Carousel Adalah? Definisi, Jenis Dan Tips Membuat Carousel

Carousel Adalah Definisi, Jenis Dan Tips Membuat Carousel

Traffic sosial mediamu rendah? Carousel adalah solusi tepat untuk meningkatkan engagement user sosial media. Dalam artikel ini akan dibahas secara lebih lengkap mengenai apa itu carousel, fungsi, jenis hingga tips menggunakan carousel. Simak penjelasannya di bawah ini ya! 

Apa Itu Carousel?

Apakah istilah carousel terdengar sedikit asing di telinga Anda? Carousel adalah fitur periklanan yang mana memungkinkan setiap pengguna sosial media atau marketer menempatkan beberapa konten dalam satu kali posting. Cara ini tentu banyak diminati oleh pemilik sosial media sehingga tidak membutuhkan banyak feeds untuk semua iklan yang akan dipasarkan.

Apa itu Carousel

Carousel ini cukup populer pada pengguna Instagram yang merupakan penyedia konten visual. Dengan adanya konten carousel ini pada lama Instagram akan memungkinkan audiens untuk mengscroll dan berinteraksi dengan konten tersebut baik dengan memberi like atau comment.

Fungsi Penggunaan Carousel Dalam Bisnis Online

Berikut beberapa fungsi carousel yang bisa Anda rasakan apalagi jika memiliki bisnis online yang sedang Anda kelola adalah:

Fungsi Penggunaan Carousel

Meningkatkan Engagement

Telah banyak riset bahwa penggunaan carousel adalah langkah yang tepat untuk bisnis di dunia maya karena mampu meningkatkan bisnis hingga 1,92%. Engagement dengan pelanggan akan semakin memperkuat tumbuh kembang bisnis yang Anda kelola. 

Media Promosi Event

Carousel akan membuat konten promosi akan semakin menarik dari bentuk yang ditawarkan. Semakin meningkatnya daya tarik audiens akan semakin memudahkan Anda melakukan promosi termasuk pada saat ada event komunitas tertentu.

Baca Juga:  Compiler: Pengertian, Fungsi, Jenis, Manfaat dan Contohnya

Media Promosi Produk Baru

Berisi maksimal 10 slide postingan, carousel akan semakin memudahkan penggunanya untuk mempromosikan produk baru dalam sekali klik. Dalam promosi ini bisa dilakukan dengan menggunakan gambar atau video sehingga akan semakin menambah daya tarik dari konten yang Anda bagikan.

Mempublikasi Konten Tutorial Secara Singkat

Slide carousel bisa dijadikan sebagai cara dalam membagikan sebuah tutorial. Konten tutorial akan terasa bosan apabila dibuat dengan pesan test dan terlihat cukup monoton. Dengan adanya carousel ini maka akan menjadi cara baru dalam membuat konten tutorial cukup menarik untuk dibaca.

Menampilkan Testimoni Audiens

Carousel adalah sarana promosi yang paling efektif. Carousel memungkinkan Anda untuk memposting testimoni dari pelanggan dalam satu kali post sehingga calon pelanggan baru akan semakin dikuatkan untuk membeli produk setelah membaca testimoni tersebut.

Jenis Konten Carousel

Jenis Konten Carousel Yang Perlu Dipahami

Jenis Konten Carousel dibagi menjadi 2, pembagian ini didasarkan pada fungsi dari carousel itu sendiri adalah:

Carousel Post

Carousel post merupakan konten dari carousel yang dipasang dalam bentuk postingan baik berupa gambar atau pun video. Carousel ini biasanya digunakan untuk beberapa sosial media seperti Instagram dan juga linkedln.

Dibandingkan dengan carousel linkedln, Instagram merupakan media sosial yang menyediakan format carousel yang bisa digunakan pada setiap postingan pemiliknya. Instagram memberikan pilihan slide konten maksimal 10 slide yang mana bisa berupa gambar, video atau gabungan dari kedua konten tersebut.

Instagram berfokus pada konten visual yang menarik dalam format JPG dan PNG, sedangkan untuk linkedln berfokus pada konten dengan format PDF, PPT dan juga DOC. Carousel linkedln bermanfaat untuk dapat mengshare mengenai informasi diri, perkembangan karir hingga insight bisnis.

Carousel Ads

Carousel ads merupakan carousel yang digunakan pada sosial media untuk menawarkan sebuah produk atau mengiklankan produk tertentu. Platform media sosial yang digunakan juga tidak berbeda jauh dengan carousel post yaitu Instagram, Facebook, linkedln dan juga Twitter.

Baca Juga:  Content Creator: Pengertian, Jenis dan Skillnya

Adanya carousel ads pada Instagram ini memungkinkan membuat iklan pada sosial media dengan memberikan deskripsi singkat atau headline pada setiap slide gambar atau video yang dipost. Untuk Linkedln, tombol CTA yang terdapat pada carousel akan mengantarkan para audiens untuk mengisi formulir tertentu. Sedangkan untuk Twitter memiliki perbedaan tersendiri dari sosial media lainnya karena hanya mampu memuat 1 caption untuk satu kali carousel ads.

Memahami perbedaan carousel pada media sosial tertentu akan membuat postingan carousel ads Anda banyak diminati oleh audiens.

Tips Membuat Carousel Menjadi Lebih Menarik

Carousel akan membuat sebuah konten menjadi lebih menarik. Berikut tips untuk membuat carousel Instagram sehingga akan semakin menjangkau secara luas target audiens yang Anda inginkan adalah:

1. Tentukan Cover Terbaik

Cover merupakan bagian utama dari sebuah konten. Seperti sampul pada buku novel, penulis akan membuat sampul tersebut semenarik mungkin dan menggambarkan secara ke seluruh mengenai konten novel yang diceritakan. Hal tersebut pun berlaku pada cover carousel yang akan Anda buat!.

Mengingat carousel adalah magnet dalam mencari traffic sebanyak-banyaknya maka harus memiliki cover yang terbaik. Pastikan Anda memiliki cover yang mewakili dari semua isi konten sehingga akan menarik audiens.

2. Input Visual Yang Menarik

Agar audiens social media Anda termasuk Instagram tertarik untuk berinteraksi, selain dari cover yang dibuat menarik, slide selanjutnya juga harus berisi visual yang menarik baik dari segi estetika atau pun dari segi isinya. Untuk menambah estetika dari konten carousel Instagram yang Anda buat, Anda dapat mengaplikasikan stiker, filter dan fitur editan lainnya.

3. Berkesinambungan Antara Slide

Dalam satu carousel terdapat maksimal 10 slide yang bisa diisi dengan visual yang menarik. Sebaiknya dari slide 1 ke slide selanjutnya memiliki sifat yang kohesif yaitu saling berkesinambungan satu sama lain. Tidak harus dengan konten visual yang sama untuk memberikan kesan berkesinambungan akan tetapi Anda juga dapat menggunakan tone yang sama pada setiap slide.

4. Tentukan Target Audiens

Menentukan konten sesuai dengan audiens akan semakin meningkatkan ketertarikan dalam mengunjungi konten Anda. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui followers yang Anda miliki mendominasi usia yang mana. Misalnya, followers Anda didominasi oleh anak muda maka konten fashion atau hiddem gem cukup diminati oleh audiens Anda.

Baca Juga:  GDPR Adalah Regulasi Perlindungan Data, Berikut Penjelasannya

4. Caption Dengan Copywriting

Memberi caption pada setiap postingan ternyata dapat meningkatkan traffic Instagram. Konten visual dengan caption yang selaras akan semakin memberi daya tarik dari carousel yang Anda buat. Kemampuan copywriting Anda disini dipertaruhkan. Buatlah caption semenarik mungkin.

5. Batasi Informasi

Informasi yang terlalu pada akan membuat jenuh para audiens. Fungsi dari carousel adalah mencapai target traffic sesuai yang diharapkan. Agar tidak membuat jenuh para audiens, gunakan informasi yang padat, jelas dan menyampaikan pesan secara langsung pada audiens.Tips carousel di atas akan semakin membuat sosial media Anda memiliki audiens yang banyak.

Traffic sosial media yang semakin tinggi akan memudahkan Anda dalam mencari penghasilan dari konten-konten yang dibuat. Untuk semakin ahli dalam membuat carousel, join dengan Coding Studio adalah solusi terbaik. Biaya belajar yang terjangkau dengan tutor berpengalaman akan menambah skill carousel Anda.

Related Articles