Pascal: Pengertian, Fitur, Tipe, Kelebihan dan Kekurangannya

Pascal Pengertian, Fitur, Tipe, Kelebihan dan Kekurangannya

Jika berbicara mengenai bahasa pemrograman, Pascal adalah salah satu contoh yang kerap digunakan oleh para programmer. Bahasa pemrograman merupakan instruksi maupun perintah yang digunakan untuk memerintahkan komputer. Program Pascal yang sederhana bisa Anda temukan dengan mudah. 

Pascal termasuk bahasa pemrograman yang menggunakan bahasa yang dapat dipahami oleh manusia dan penggunaan bahasa pemrogramannya juga terstruktur. Bahasa pemrograman ini kerap digunakan olah pelajar algoritma dan juga pemrograman pemula di bidang akademis. Nah, di bawah ini merupakan penjelasan selengkapnya mengenai Pascal, seperti pengertian, fitur bahasa yang digunakan dan lainnya. 

Pengertian Pascal 

Pascal adalah bahasa pemrograman komputer yang mana cara penulisannya seperti penulisan algoritma struktur Bahasa Inggris. Pascal memiliki karakteristik struktur dan tersusun dari blog yang dikenal dengan subprogram. Blok ini ukurannya kecil dan akan digunakan untuk membuat blog dengan ukuran lebih besar. 

Pengertian Pascal

Pascal menerapkan prosedur programming yang bisa dinilai sebagai bahasa pemrograman yang cukup baik. Itulah sebabnya Pascal bisa menjadi pilihan bagi Anda yang sedang belajar tentang konsep programming. 

Sejarah Pascal 

Pascal merupakan bahasa pemrograman prosedural yang telah dirancang di tahun 1968 dan diterbitkan di tahun 1970 atau 2 tahun setelahnya. Bahasa pemrograman ini diterbitkan oleh Niklaus Wirth dan kemudian diberi nama tersebut untuk menghormati seorang matematikawan dan filsuf Perancis Blaise Pascal. 

Baca Juga:  Web Service Adalah: Fungsi, Manfaat, Cara Kerja, dan Contohnya

Pascal dapat berjalan di sejumlah platform, seperti Mac OS Windows dan sejumlah versi Linux atau UNIX. Pascal menawarkan sejumlah tipe data dan fiturnya. Setelah Anda memahami apa itu Pascal, saatnya membahasa mengenai fitur bahasa pemrograman Pascal yang paling umum. 

Fitur Bahasa Pascal 

Fitur Bahasa Pascal

Pascal memiliki sejumlah fitur agar bahasa pemrograman tersebut cocok untuk media belajar bagi programmer pemula atau membuat aplikasi komersil. Inilah beberapa fitur Pascal yang perlu Anda pahami:

Tipe Data Bentukan

Pada sistem Pascal, programmer bisa membuat tipe data yang mempunyai bentuk yang didefinisikan sendiri 

Tipe Data Bawaan 

Pascal memiliki tipe data standar dan biasanya dipakai pada sistem bahasa pemrograman komputer yang lain, seperti integer, real, Character dan Boolean. 

Aturan Tipe Data yang Lebih Ketat 

Pascal membatasi penggunaan tipe data yang sangat ketat sehingga pengguna hanya dapat menggunakan variabel untuk satu tipe data dan juga variabel tersebut telah dideklarasi dahulu. 

Memiliki Sejumlah Struktur Data 

Fitur Pascal adalah mempunyai sejumlah struktur data, seperti set, record, array dan set. 

Mendukung Struktural Programming 

Pascal juga mendukung struktural programming untuk mendukung sub program dari fungsi serta prosedur. 

Mendukung Pemrograman Objek 

Pascal telah mendukung pemrograman yang berbasis objek, khususnya untuk compiler di versi terakhir. 

Sederhana dan Ekspresif 

Kebanyakan Pascal memakai perintah menggunakan Bahasa Inggris sederhana. Hal ini memungkinkan program tersebut jadi lebih mudah dipahami. 

Tipe Data Pascal 

Tipe data bahasa Pascal dibagi menjadi 2 kategori, yaitu tipe data sederhana dan juga tipe data terstruktur. Jenis tipe data sederhana biasanya dipakai untuk membuat program dengan tipe data, seperti real, integer, boolean dan lainnya. Sedangkan tipe data terstruktur terdiri atas, record, array, set dan file. 

Contoh Tipe Data Sederhana 

Contoh tipe data sederhana pada bahasa pemrograman Pascal adalah:

1. Bilangan Riil 

Bilangan riil adalah jenis bilangan pecahan yang biasanya ditulis dengan bentuk sederhana maupun bentuk saintifik. Jenis bilangan ini juga dipakai untuk menyimpan bilangan rill atau angka dengan koma.

Baca Juga:  Fungsi Counta Excel: Rumus dan Cara Pakai

2. Bilangan Integer  

Bilangan integer adalah jenis bilangan bulat atau angka tanpa koma yang mempunyai shortint, tipe data byte, word, integer dan longint. Bilangan integer berguna membatasi alokasi memori yang diinginkan di suatu program. 

3. Boolean

Boolean adalah tipe data bahasa Pascal untuk true false. Istilah ini sangat umum digunakan dan juga termasuk jenis data logika dengan memuat 2 kemungkinan nilai, yaitu true (benar) dan false (salah). 

Di Turbo Pascal pada Windows memiliki 3 tipe data, seperti WordBool, Boolean dan LongBool. Setiap tipe data tersebut mempunyai ukuran tempat 1 bytes, LongBool 3 bytes dan WordBool 2 bytes. 

4. Char

Char merupakan tipe data Pascal sederhana yang menyimpan karakter yang diketik pada keyboard. Totalnya ada 266 macam dan ada di dalam tabel American Standard Code for Information Inchange atau disingkat ASCII. Penulisan data ini juga harus disertai menggunakan tanda kutip tunggal. 

5. Enumerated

Enumerated juga termasuk tipe data Pascal sederhana yang dipakai untuk menyimpan sejumlah konstanta yang ditentukan oleh si penggunanya. 

Contoh Tipe Data Terstruktur 

Contoh tipe data terstruktur pada bahasa pemrograman Pascal adalah:

1. Record 

Tipe data record biasanya dipakai untuk menyimpan sejumlah nilai yang mempunyai tipe data berbeda serta diakses memakai nama field. 

2. Array 

Tipe data array merupakan tipe data yang terdiri atas kumpulan tipe data lainnya yang masih satu tipe. Anggota tipe data ini bisanya dikenal dengan elemen dan di Pascal, jumlah elemen array seharusnya telah ditentukan terlebih dahulu. 

3. File 

File merupakan tipe data dipakai untuk mengakses file dan Anda juga bisa membaca file maupun menulis sesuatu ke file tersebut. 

4. Set 

Tipe data set merupakan tipe data yang terdiri dari suatu himpunan tipe data yang lain, seperti himpunan angka 2 sampai 10 atau lainnya. Tipe data ini biasanya dipakai untuk membuat operasi himpunan, seperti irisan, gabungan atau selisih. 

5. String 

String merupakan tipe data pada Pascal yang dapat menampung banyak karakter, seperti contohnya kata maupun kalimat. Tipe data satu ini juga kerap dimasukkan ke dalam array. 

Baca Juga:  Apa itu SQL injection? Pengertian, Tujuan, Cara Kerja dan Cara Mengatasinya

Nah, itulah beberapa contoh tipe data bahasa pemrograman Pascal yang harus Anda pahami. 

Kelebihan dan Kekurangan Pascal

Kelebihan dan Kekurangan Pascal

Kelebihan bahasa pemrograman Pascal yaitu:

1. Sederhana dan Ekspansif 

Pascal termasuk salah satu bahasa pemrograman yang sederhana serta ekspansif atau bisa mendekati bahasa manusia pada umumnya. 

2. Lebih Terstruktur

Pascal juga lebih terstruktur sebab mempunyai sintaks yang memungkinkan dapat memecahkan penulisan program jadi fungsi kecil dan bisa dipakai berulang. 

3. Strongly Typed 

Seorang programmer perlu menentukan tipe data di suatu variabel. Nah, variabel tersebut bisa dipakai untuk menyimpan tipe data dengan format yang berbeda. 

Kekurangan bahasa pemrograman Pascal yaitu:

1. Tidak Fleksibel 

Salah satu kekurangan dari bahasa pemrograman Pascal adalah kurang fleksibel. Hal ini karena mempunyai banyak kekurangan yang diperlukan untuk membuat sebuah aplikasi besar. 

2. Belum Mendukung Sistem Pemrograman yang Ditujukan untuk Objek 

Pascal juga belum mendukung sistem pemrograman yang ditujukan untuk objek sehingga masih terbatas. 

3. Sintaks Bertele-tele 

Kekurangan Pascal yang lainnya adalah sintaks yang ada di Pascal terlalu bertele-tele.

4. Tidak Cocok untuk Aplikasi Bisnis 

Kekurangan Pascal yang terakhir adalah belum cocok untuk aplikasi bisnis sebab di versi awal dukungan database masih terbatas. 

Nah, jadi Pascal adalah bahasa pemrograman yang kerap dimanfaatkan saat mempelajari algoritma dan pemrograman di bidang akademis. 

Bagi Anda yang ingin belajar bahasa pemrograman bisa kursus programming dengan pengajar yang berpengalaman dan memperoleh sertifikat melalui Coding Studio.

Related Articles