Belajar Sinematografi untuk Video Marketing: Pengertian, Teknik dan Contohnya

Belajar Sinematografi untuk Video Marketing Pengertian, Teknik dan Contohnya

Sinematografi adalah ilmu yang berkaitan erat dengan proses pengambilan gambar bergerak. Dengan mempelajari ilmu ini nantinya bisa mengetahui teknik pengambilan gambar yang benar dan bisa membuat ide cerita menarik dalam bentuk video. 

Pelaku usaha yang ingin membuat video marketing sangat disarankan untuk mempelajari ilmu ini agar bisa membuat video marketing yang bagus. Semua informasi penting mengenai ilmu ini bisa langsung dipelajari dengan membaca ulasan berikut.

Elemen Sinematografi Video Marketing

Setelah mengetahui pengertian sinematografi selanjutnya harus mengetahui elemen sinematografi yang bisa dilihat ulasannya berikut ini.

Elemen Sinematografi Video Marketing

Pergerakan kamera

Pergerakan kamera merupakan elemen terpenting dalam sinematografi karena bisa meningkatkan emosi penonton saat melihat sebuah adegan. Pergerakan kamera akan dilakukan dengan sangat baik agar bisa memperoleh berbagai macam perspektif adegan. Hal yang terpenting dalam elemen ini adalah bagaimana caranya menjaga kamera agar tetap statis.

Penempatan kamera

Apa itu sinematografi? Merupakan sebuah ilmu yang memiliki banyak elemen dan salah satunya penempatan kamera. Penempatan posisi kamera juga tidak boleh dilakukan sembarangan harus menggunakan teknik yang tepat karena bisa mempengaruhi hasil rekaman kamera dan juga hasil keseluruhan adegan yang direkam. Elemen ini bisa menunjukkan dampak emosional yang bisa menyampaikan perilaku karakter dalam video.

Pencahayaan 

Elemen pencahayaan juga menjadi elemen yang terpenting karena elemen ini akan mempengaruhi apa yang nantinya dilihat penonton pada layar kaca. Selain itu, juga bisa menentukan kualitas sebuah adegan yang ditangkap oleh kamera.

Komposisi shot

Elemen dalam Sinematografi ini merupakan teknik mengatur adegan di dalam frame kamera. Shot atau pengambilan ada kaitannya dengan pengaturan visual sehingga pesan yang ada di dalam video bisa langsung tersampaikan ke penonton.

Baca Juga:  Pitch Deck: Pengertian, Manfaat, Tujuan dan Contohnya

Fokus kamera

Elemen ini berkaitan dengan kamera yang digunakan untuk mengambil video tepatnya pada permainan fokus kamera. Saat mengambil video harus bisa memainkan fokus kamera agar bisa menonjolkan beberapa aspek cerita yang ada dalam video.

Ukuran shot

Ukuran shot menentukan seberapa besar ukuran sebuah adegan yang akan terlihat di layar. Ada beberapa teknik yang bisa digunakan untuk mengubah ukuran adegan seperti teknik close up yang bisa menunjukkan detail sebuah objek.

Teknik Sinematografi Untuk Steady Camera

Teknik Sinematografi Untuk Steady Camera

Pengambilan video marketing menggunakan steady camera bisa menggunakan beberapa teknik sinematografi. Teknik tersebut bisa dilihat secara lengkap berikut ini.

Extreme Long Shot

Teknik ini seringnya digunakan saat ingin menunjukkan sebuah gambar awal yang berisikan lokasi pada sebuah adegan. Dengan menggunakan teknik ini bisa membuat gambar yang direkam terlihat lebih kecil dan lebih jauh karena dimensi yang ditangkap bersifat lebar. Biasanya pembuat video marketing akan memanfaatkan teknik ini agar audiens mengetahui di mana lokasi cerita.

Very Long Shot

Sinematografi adalah ilmu pengambilan gambar yang bisa menggunakan teknik very long shot. Biasanya teknik ini digunakan karena ingin menonjolkan satu buah objek utama agar penonton mengetahui siapa yang menjadi tokoh utama dalam video marketing.

Long shot

Teknik ini merupakan sebuah teknik yang bisa membuat mata penonton mengetahui secara keseluruhan objek-objek maupun set lokasi yang ada di video. Biasanya teknik long shot digunakan saat mengambil opening shot yang diwakilkan oleh objek atau gambar seutuhnya. Kalau ingin bisa menggunakan teknik pengambilan gambar seperti ini bisa ikut pelatihan digital marketing dan IT yang diadakan Coding Studio.

Close Up

Teknik yang terakhir ini merupakan teknik yang sangat populer dan paling sering digunakan. Karena teknik ini bisa dimanfaatkan untuk mengambil adegan tertentu yang memperlihatkan reaksi seseorang atau ekspresi seseorang saat melihat objek tertentu.

Ciri-Ciri dan Contoh Sinematografi

Supaya bisa membuat video marketing yang bagus maka perlu mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri sinematografi agar tidak mengalami kesalahan dalam pembuatan video. Ciri-ciri ilmu ini bisa langsung dilihat secara lengkap berikut ini.

Baca Juga:  Cara Optimasi JavaScript untuk SEO Agar Lebih Baik

Mempunyai trifungsi video

Fungsi video pada dasarnya adalah memberi hiburan, penerangan dan juga pendidikan. Jadi, penonton yang melihat video pasti akan terhibur dengan video yang ditonton dan akan bisa mendapatkan ilmu bermanfaat dari video tersebut. Penonton juga bisa mengerti apa yang disampaikan dalam video. Contoh sinematografi yang sudah memiliki fungsi seperti itu adalah video iklan sekolah.

Konstruktif 

Video yang bersifat konstruktif maksudnya adalah video tersebut berisikan perilaku positif dilakukan pemain video yang dapat diikuti oleh penonton video. Kalau memang ada beberapa perilaku yang tidak positif pasti pemain video akan memberikan himbauan agar tidak melakukan perilaku tersebut.

Artistik dan Logis

Ciri terakhir sinematografi adalah bersifat artistik karena yang namanya video termasuk dalam hasil seni. Selain harus bernilai seni yang tinggi ternyata video juga harus logis, maksudnya adalah isi video tersebut harus bisa diterima secara nalar dan bisa dibuktikan secara nyata.

Tips Belajar Sinematografi Untuk Pemula 

Tips Belajar Sinematografi Untuk Pemula 

Pemula yang ingin belajar sinematografi maka perlu mempersiapkan peralatan yang akan digunakan untuk mengambil video terlebih dahulu. Contoh peralatan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah kamera yang kualitasnya bagus. Setelah memiliki kamera barulah mempelajari teknik-teknik dalam sinematografi agar mengetahui bagaimana cara mengambil video yang baik dan benar.

Baca Juga : Viral Marketing Adalah? Pengertian, Strategi, Kelebihan dan Kekurangannya

Setelah memahami semua teknik yang ada barulah mempraktikkan teknik tersebut untuk mengambil video marketing. Jika ternyata video yang diambil tidak terlalu bagus maka perlu mencoba teknik lain supaya kualitas gambar lebih bagus lagi. Kunci belajar ilmu sinematografi adalah mau terus belajar dan mencari referensi dari berbagai sumber.

Related Articles