Customer Segmentation: Pengertian, Jenis, Tujuan dan Contohnya

Customer Segmentation Pengertian, Jenis, Tujuan dan Contohnya

Customer segment adalah metode yang digunakan dalam dunia bisnis untuk membagi basis konsumen menjadi kelompok yang lebih kecil berdasarkan karakteristik tertentu. Segmentasi pelanggan merupakan bagian penting dalam strategi marketing.

Jika Anda pemilik bisnis atau seorang digital marketer, menerapkan segmentasi pelanggan adalah penting agar dapat menentukan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Nah, biar lebih tahu bagaimana segmentasi pelanggan diterapkan, simak penjelasannya berikut.

Pengertian Customer Segment

Apa itu customer segment? Istilah ini dapat diterjemahkan sebagai segmen pelanggan atau kelompok pelanggan. Dalam dunia marketing, customer segment adalah kelompok pelanggan yang memiliki kesamaan perilaku, kebutuhan, keinginan, atau karakteristik tertentu.

Pengertian Customer Segment

Segmentasi pelanggan adalah teknik pengorganisasian pelanggan menjadi kelompok tertentu yang dapat diidentifikasi berdasarkan karakteristik unik yang serupa.

Misalnya berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, preferensi, kebiasaan pembeli, dan masih banyak lagi. Ini dapat diterapkan untuk membantu perusahaan menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk setiap segmen pelanggannya.

Jenis-jenis Customer Segment

Dalam membagi segmen pelanggan, Anda perlu mengelompokkannya secara lebih spesifik. Anda bisa menggunakan beberapa jenis customer segment berikut untuk memahami siapa saja yang menjadi target pasar. 

1. Demographics Segmentation

Segmentasi berdasarkan demografis pelanggan, seperti faktor usia, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, ras, agama, kebangsaan, dan penghasilan. 

2. Behavioral Segmentation 

Kemudian, segmentasi pelanggan berdasarkan kebiasaan. Contohnya kebiasaan belanja online, kebiasaan menggunakan fitur atau produk, kebiasaan mencari manfaat, tindakan yang diambil setelah klik CTA, dan lain-lain. 

Baca Juga:  Apa Itu Proxy? Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

3. Geographics Segmentation

Segmentasi pelanggan berdasarkan lokasi atau geografis, bisa meliputi negara, provinsi, kabupaten, pedesaan, perkotaan, iklim, dan kepadatan penduduk. 

4. Psychographic Segmentation

Pengelompokan pelanggan ini berdasarkan karakteristik mental dan emosional. Meliputi kepribadian, sikap, gaya hidup, keyakinan, dan minat. 

5. Technographic Segmentation

Teknik pembagian pelanggan berdasarkan teknologi yang digunakan, contohnya pengguna handphone, Android, iPhone, aplikasi, desktop, dan lain-lain. 

Tujuan Customer Segment

Tujuan Customer Segment

Segmentasi pelanggan yang paling umum menggunakan data demografis dan geografis pelanggan. Adapun tujuan customer segment yaitu memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien untuk setiap segmen. 

Penerapan segmen pelanggan dengan lebih spesifik akan membantu bisnis Anda untuk dapat mengembangkan produk yang lebih tepat sasaran. 

Tujuan lainnya dari customer segment adalah menentukan sumber daya pemasaran yang efektif sehingga strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan tidak sia-sia. 

Peran Penting Customer Segment

Dengan segmentasi pelanggan memungkinkan pelaku bisnis untuk menyesuaikan strategi pemasaran dengan lebih baik. Ada beberapa alasan pentingnya customer segment, antara lain:

  1. Mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan produk atau layanan
  1. Memilih saluran pemasaran yang tepat untuk setiap segmen
  1. Membangun hubungan dengan pelanggan yang lebih baik
  1. Perusahaan dapat fokus pada pelanggan yang paling potensial
  1. Meningkatkan layanan pelanggan
  1. Mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi pemasaran yang lebih sesuai 
Cara Menentukan Customer Segment

Cara Menentukan Customer Segment

Segmentasi pelanggan memudahkan Anda menyiapkan strategi pemasaran yang tepat. Berikut cara menentukan customer segment yang bisa Anda ikuti. 

Analisis Segmen Pelanggan Secara Langsung

Ini bisa dilakukan dengan mengidentifikasi basis pelanggan yang Anda miliki. Data pelanggan yang sudah pernah membeli produk atau menggunakan layanan Anda dapat dimanfaatkan untuk segmentasi pelanggan. 

  1. Survei pelanggan
  1. Survei pasca pembelian
  1. Survei kepuasan produk
  1. Feedback pelanggan

Analisis Segmen Pelanggan Secara Tidak Langsung

Analisis customer segment adalah cara menentukan segmentasi pelanggan. Anda dapat melakukan riset dan analisis terhadap beberapa hal penting berikut. 

  1. Upaya pemasaran Anda 
  1. Strategi yang dilakukan kompetitor
  1. Perubahan permintaan pelanggan
  1. Biaya untuk mencapai segmen

Cara Membuat Customer Segment

Jika Anda ingin mengelompokkan pelanggan, dapat mengikuti cara membuat customer segment berikut. 

Baca Juga:  Tools Digital Marketing yang Perlu Dikuasai

1. Identifikasi pelanggan

Identifikasi pelanggan seperti jenis kelamin, usia, minat, lokasi, dan dari mana mereka mendapatkan informasi produk Anda. 

2. Bagi menjadi beberapa kelompok

Silakan bagi berdasarkan jenis segmentasi pelanggan yang ingin Anda gunakan. Temukan ciri-ciri umum dalam setiap kelompok agar didapatkan kesamaan yang paling mendekati. 

3. Ciptakan persona pelanggan

Kemudian, pelajari detail informasi pelanggan seperti latar belakang, riwayat pekerjaan, keluarga, informasi geografis dan lain-lain. 

4. Mempelajari kebutuhan pelanggan

Ketahui apa yang menjadi masalah dan kebutuhan pelanggan. Anda mungkin bisa menggunakan survei untuk mendapatkan informasi tersebut. 

5. Menghubungkan produk atau layanan dengan kebutuhan pelanggan

Selanjutnya, Anda harus bisa memberikan produk atau layanan yang dapat menjadi solusi untuk kebutuhan pelanggan yang dikumpulkan. 

6. Evaluasi dan prioritaskan segmen teratas

Dengan semua data pelanggan yang sudah Anda miliki, cobalah untuk membuat prioritas mana pelanggan yang paling potensial. Lalu, fokus pada segmen pelanggan tersebut. 

7. Mengembangkan strategi pemasaran sesuai segmen

Sesuai tujuan awalnya, Anda dapat menentukan strategi yang paling efektif untuk setiap segmen pelanggan yang dimiliki. 

8. Evaluasi efektivitas strategi pemasaran

Evaluasi apakah strategi pemasaran yang digunakan sukses untuk setiap segmen atau masih ada yang perlu diperbaiki. 

Contoh Customer Segment

Sebagai contoh customer segment untuk industri kecantikan, perusahaan membagi kelompok pelanggan mereka menjadi dua yaitu remaja usia 10-17 tahun dan perempuan di atas usia 30 tahun. 

Segmen pelanggan usia remaja, untuk produk-produk yang ringan. Sedangkan untuk segmen pelanggan di atas 30 tahun untuk produk-produk anti aging.

Itulah pembahasan lengkap mengenai segmen pelanggan. Jadi, customer segment adalah segmen atau kelompok pelanggan yang sudah diklasifikasikan berdasarkan kesamaan karakteristik tertentu. Menentukan segmen pelanggan merupakan hal penting dalam dunia marketing.

Anda bisa mempelajari lebih banyak hal seputar digital marketing, hanya di Coding Studio. Daftar kelas pelatihan Digital Marketing dan siapkan diri untuk karier cemerlang Anda di dunia IT.

Related Articles