Apa itu Cloudflare? Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangan

Apa itu Cloudflare? Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangan 

Cloudflare adalah layanan jaringan yang dapat bertindak sebagai reverse proxy di antara website dan pengunjung. Saat domain dikonfigurasi menggunakan proxy Cloudflare, permintaan pengunjung dapat melewati jaringan Cloudflare sebelum diteruskan ke server asal. Bergantung pada pengaturan, Cloudflare dapat membantu menyajikan konten dari lokasi yang lebih dekat serta menambahkan lapisan keamanan.

Jadi, apa itu Cloudflare dalam bahasa Indonesia? Cloudflare adalah layanan perantara untuk lalu lintas website yang menyediakan fungsi seperti CDN, DNS, dan perlindungan keamanan. Layanan ini tidak otomatis mempercepat semua halaman atau menggantikan server hosting. Hasilnya bergantung pada jenis konten, konfigurasi DNS, serta pengaturan cache dan keamanan.

Berikut fungsi dan hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan Cloudflare.

Fitur Utama Yang Dimiliki Cloudflare

Cloudflare menyediakan fitur untuk mengelola lalu lintas website. Fitur yang tersedia dan cara kerjanya dapat berbeda sesuai konfigurasi domain serta layanan yang digunakan.

Fitur Utama Yang Dimiliki Cloudflare

Mirroring

Cloudflare dapat menyimpan salinan konten tertentu di jaringan CDN agar konten tersebut bisa disajikan dari lokasi yang lebih dekat dengan pengunjung. Ini bukan berarti seluruh website otomatis disalin atau setiap permintaan dilayani dari CDN. Konten yang dapat disimpan bergantung pada aturan cache dan jenis respons dari server asal.

Caching

Cache dapat mengurangi permintaan berulang ke server asal untuk konten yang memenuhi aturan cache. Pada website yang banyak menyajikan berkas statis, seperti gambar atau CSS, hal ini dapat mengurangi beban server dan penggunaan bandwidth. Konten dinamis tidak selalu disimpan otomatis, sehingga pengaturan cache perlu disesuaikan agar pengunjung tidak melihat versi halaman yang sudah lama.

Analytics

Dasbor Cloudflare menampilkan data aktivitas yang membantu pemilik website meninjau permintaan dan peristiwa keamanan. Data yang tersedia bergantung pada produk dan paket yang digunakan. Saat menyelidiki lonjakan trafik, pengelola dapat membandingkan permintaan yang mencapai jaringan Cloudflare dengan permintaan yang diteruskan ke server asal.

Railgun

Railgun pernah diperkenalkan sebagai teknologi untuk mengoptimalkan pengiriman konten dinamis. Jangan menganggapnya sebagai fitur standar yang tersedia pada setiap akun atau konfigurasi. Periksa dasbor dan dokumentasi Cloudflare untuk memastikan ketersediaan serta dukungannya sebelum memasukkan fitur ini ke dalam rancangan website.

Firewall

Cloudflare menyediakan kontrol keamanan untuk membantu menyaring lalu lintas yang menuju website. Aturan firewall dapat digunakan untuk menangani pola permintaan tertentu, termasuk membatasi akses berdasarkan alamat IP atau negara jika opsi tersebut tersedia. Pengaturan ini membantu mengurangi paparan terhadap sebagian trafik berbahaya, tetapi tidak menjamin website bebas dari serangan. Pelajari juga fungsi firewall sebelum menetapkan aturan yang memengaruhi pengunjung.

Fungsi Utama Cloudflare

Fungsi Cloudflare bergantung pada fitur yang diaktifkan. Dalam pengelolaan website, layanan ini umumnya digunakan untuk:

  • Menganalisis trafik dan meninjau permintaan yang terindikasi berbahaya.
  • Mengirim konten yang memenuhi aturan cache melalui jaringan CDN.
  • Menyaring sebagian permintaan sebelum mencapai server asal.
  • Mengurangi permintaan berulang ke server untuk konten yang tersimpan di cache.
  • Mengelola DNS domain melalui dasbor Cloudflare.

Jika pengaturan proxy aktif pada catatan DNS, trafik website dapat melewati Cloudflare. Namun, catatan DNS dengan mode DNS saja tidak melewatkan trafik web melalui proxy Cloudflare. Perbedaan ini penting saat mendiagnosis masalah akses atau memastikan permintaan diproses sesuai aturan keamanan.

Untuk memahami konsep jaringan dan pengelolaan website lebih lanjut, Anda dapat mengikuti kursus IT online dari Coding Studio. Materi dan pembelajaran dapat membantu membangun dasar pemahaman sesuai kebutuhan belajar.

Kelebihan dan juga Kekurangan Cloudflare

Kelebihan dan juga Kekurangan Cloudflare

Cloudflare dapat membantu mengelola pengiriman konten dan keamanan website, tetapi dampaknya bergantung pada cara layanan dikonfigurasi. Pertimbangkan manfaatnya bersama kemungkinan masalah operasional sebelum mengaktifkannya pada domain.

Kelebihan Cloudflare

Beberapa manfaat Cloudflare yang dapat dirasakan dalam pengelolaan website antara lain:

  • Proxy Cloudflare dapat menyembunyikan alamat IP server asal dari pengunjung umum. Ini bukan pengganti pengamanan server, terutama jika alamat IP asal masih dapat ditemukan melalui konfigurasi lain.
  • Cache dapat menyajikan konten tertentu tanpa selalu meminta salinan baru dari server asal.
  • Pengelola domain dapat membuat dan mengatur catatan DNS melalui dasbor Cloudflare.
  • Cloudflare menyediakan opsi layanan dengan fitur dan ketentuan berbeda. Pilihan yang sesuai bergantung pada kebutuhan website.
  • Aturan keamanan dapat membantu mengurangi sebagian trafik berbahaya, termasuk pola serangan DDoS.
  • Jika konten tersedia di cache, sebagian pengunjung mungkin tetap dapat menerima konten tersebut saat server asal mengalami gangguan. Ini tidak membuat seluruh website tetap berfungsi ketika server asal tidak tersedia.
  • Aturan akses tertentu dapat membantu membatasi permintaan dari sumber yang tidak diinginkan.

Kekurangan Cloudflare

Konfigurasi DNS, SSL/TLS, atau cache yang tidak sesuai dapat menyebabkan gangguan akses. Pada kasus tertentu, masalah di antara Cloudflare dan server asal juga dapat membuat website tidak terbuka meskipun layanan hosting masih berjalan. Untuk mencari penyebabnya, periksa status server asal serta konfigurasi dan log permintaan di Cloudflare.

Mode “Under Attack” dapat menampilkan pemeriksaan keamanan tambahan kepada pengunjung. Pemeriksaan ini mungkin mengganggu sebagian pengguna atau layanan otomatis yang sah, sehingga sebaiknya digunakan sesuai kondisi dan dipantau setelah diaktifkan. Aturan keamanan yang terlalu luas juga dapat memengaruhi bot mesin pencari atau integrasi website. Untuk memahami jenis serangannya, baca penjelasan tentang DDoS.

Cara Membuat Akun Cloudflare 

Cara Membuat Akun Cloudflare 

Antarmuka dasbor dapat berubah, tetapi proses umumnya dimulai dengan membuat akun dan menambahkan domain. Sebelum mengganti nameserver, pastikan catatan DNS penting sudah terdeteksi dan sesuai dengan layanan website.

Akses Website Cloudflare

Buka situs Cloudflare melalui browser, lalu buat akun dengan alamat email dan kata sandi. Ikuti petunjuk pendaftaran yang tampil di halaman. Nama dan posisi menu dapat berubah, jadi gunakan alur yang tersedia di dasbor saat Anda mendaftar.

Memasukkan Domain 

Setelah masuk, tambahkan domain yang ingin dikelola. Cloudflare akan meminta atau memindai catatan DNS yang ditemukan. Periksa hasilnya, terutama catatan untuk website dan email, lalu pastikan catatan yang diperlukan sudah benar sebelum melanjutkan.

Memilih Plan dan Melakukan Verifikasi 

Pilih opsi layanan sesuai kebutuhan. Selanjutnya, Cloudflare akan memberikan nameserver untuk domain tersebut. Ubah nameserver di penyedia domain, lalu tunggu hingga perubahan DNS terdeteksi. Waktu propagasi dapat berbeda, sehingga periksa status domain di dasbor dan uji akses website setelah aktif.