Apa Itu Certification Authority (CA): Pengertian, Fungsi dan Jenisnya

Apa Itu Certification Authority (CA) Pengertian, Fungsi dan Jenisnya

Berbicara mengenai dunia digital, Anda dan setiap orang tentu ingin jaminan keamanan informasi dan data yang Anda miliki selalu terjaga dengan baik. Certification Authority adalah jawaban dan solusi yang sangat tepat karena dinilai dapat menjaga keamanan Anda di saat Anda melakukan berbagai hal seperti komunikasi dan transaksi di dalam dunia digital.

Secara harfiah, Certification Authority (CA) merupakan salah satu elemen yang memiliki peranan cukup penting dan krusial dalam menjaga keamanan pengguna di dunia digital. Dalam artikel berikut akan dikupas secara tuntas mengenai pengertian, fungsi, jenis, cara kerja, contoh, hingga tips dalam memilih Certificate Authority yang perlu Anda pahami dengan seksama.

Pengertian dari Certification Authority

Berdasarkan pengertiannya, Certification Authority (CA) merupakan sebuah perusahaan yang bertugas dalam menerbitkan dan memvalidasi sertifikat digital dalam suatu situs web maupun entitas digital lainnya. Secara tidak langsung, sertifikat digital ini membantu mengotentifikasi berbagai entitas digital seperti contohnya situs web agar aman ketika ditelusuri.

Pengertian dari Certification Authority

Fungsi-fungsi Penting dari Certification Authority

Pada dasarnya, keberadaan dari Certification Authority memiliki fungsi-fungsi yang cukup penting dalam dunia digital. Sederet fungsi Certificate Authority yang perlu Anda ketahui akan dibahas langsung berikut ini.

1. Mengotentifikasi entitas digital

Fungsi utama yang pertama dari Certification Authority ialah mengotentifikasi entitas digital dengan cara melakukan pengesahan identitas pada entitas digital yang ada sepeti situs web. Proses otentifikasi yang dilakukan guna memastikan jika situs web yang hendak Anda akses aman dari potensi dan ancaman serangan siber.

Baca Juga:  Brand Positioning Adalah: Pengertian, Manfaat, Jenis dan Strateginya

2. Mengeluarkan sertifikat digital

Selain melakukan otentifikasi, Certification Authority juga bertugas mengeluarkan dan menerbitkan sertifikat digital. Sertifikat digital ini sendiri meliputi segala jenis informasi tentang situs web hingga kunci publik yang dimiliki oleh situs web tersebut. Umumnya sertifikat digital ini digunakan ketika sedang dilakukan proses otentifikasi.

3. Mengelola sertifikat digital yang dikeluarkan

Di lain sisi, fungsi berikutnya dari Certification Authority adalah mengatur dan mengelola sertifikat digital yang telah dikeluarkan. Hal ini meliputi perpanjangan, pembaharuan hingga pencabutan sertifikat digital yang masa pakainya telah habis atau sudah kedaluarsa.

4. Menjaga kunci publik supaya tetap aman

Agar terhindar dari berbagai hal yang tidak diinginkan seperti ancaman penyalahgunaan dan sebagainya, Certification Authority juga berkewajiban dalam menjaga supaya kunci terjamin keamanannya. Untuk itu, hanya entitas digital yang memiliki sertifikat digital yang dapat mengakses ke dalam kunci tersebut.

Jenis-jenis dari Certification Authority

Ada beberapa macam dan jenis Certificate Authority yang ada hingga saat ini. Jenis-jenis dari Certification Authority tersebut dapat Anda simak melalui penjelasan di bawah ini.

Jenis-jenis dari Certification Authority

1. Public Certification Authority

Sesuai namanya Certification Authority yang satu ini merupakan unit yang menyediakan sertifikat untuk publik atau umum. Certification publik sendiri meliputi berbagai jenis unit seperti DigiCert, VeriSign, Let’s Encrypt, GlobalSign dan berbagai jenis unit lainnya yang bisa digunakan oleh umum.

2. Enterprise Certification Authority

Untuk jenis dari Certification Authority yang satu ini umumnya digunakan oleh organisasi maupun perusahaan-perusahaan. Dalam sebuah perusahaan, Certification Authority biasanya digunakan untuk mengelola dan mengatur sertifikat digital dalam aplikasi, jaringan maupun komunikasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

3. Self-Signed Certification Authority

Self-Signed Certification Authority atau Certification Authority Mandiri merupakan unit yang digunakan oleh individu maupun kelompok untuk keperluan yang bersifat privat dan internal. Pada umumnya Self-Signed Certification Authority adalah entitas yang memungkinkan pengguna menerbitkan sertifikat digital dengan menggunakan namanya sendiri.

Cara Kerja dari Certification Authority

Cara Kerja dari Certification Authority

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui pada cara kerja Certificate Authority seperti yang dijelaskan berikut.

Baca Juga:  Apa Itu White Hat SEO? Pengertian, Manfaat dan Contohnya

1. Mengajukan permintaan sertifikat digital

Pertama-tama situs web akan meminta sertifikat digital pada Certification Authority dan akan segera diproses secara online tak lama setelah permintaan diajukan.

2. Pemeriksaan dan validasi

Setelah permintaan diajukan, langkah berikutnya adalah tahap pemeriksaan dan validasi. Hal ini guna memastikan bahwa permintaan yang diajukan valid dan sah.

3. Tahap pembuatan dan penandatanganan sertifikat digital

Setelah lolos tahap pemeriksaan dan validasi, maka akan berlanjut ke tahap pembuatan sertifikat digital yang di dalamnya terdapat serangkaian informasi yang berkaitan dengan entitas digital. Setelah dibuat sertifikat digital akan segera dilakukan penandatanganan.

4. Penerbitan sertifikat digital

Terakhir, sertifikat digital akan diterbitkan dan Anda dapat denga naman melakukan komunikasi maupun transaksi secara digital.

Contoh dari Certification Authority

Terdapat beberapa contoh Certificate Authority yang kerap digunakan, salah satunya demi menjamin keamanan sebuah situs web. Jika Anda mengakses sebuah situs web yang memiliki lambang gembok dengan warna hijau, artinya situs tersebut menjamin keamanan informasi pribadi yang Anda miliki.

Tips dalam Memilih Certification Authority

Untuk mendapatkan Certification Authority terbaik, ada beberapa tips memilih Certificate Autrhority yang bisa Anda pelajari sebagai berikut.

1. Memiliki reputasi yang baik

Usahakan jika Certification Authority yang Anda pilih memiliki reputasi yang baik dan unggul sehingga Anda puas saat menggunakan Certification Authority tersebut.

2. Lakukan perbandingan harga

Di samping itu, Anda juga bisa melakukan perbandingan di antara beberapa Certification Authority yang Anda pilih. Hal ini memungkinkan Anda mendapatkan Certification Authority dengan harga dan kualitas yang sesuai.

Melalui pembahasan di atas, dapat disimpulkan jika Certification Authority adalah salah satu elemen penting yang menjaga informasi dan data Anda di dunia digital. Untuk Anda yang ingin lebih memahami tentang dunia IT, Anda bisa langsung mengikuti kursus IT di Coding Studio.

Related Articles