Apa Itu Marketing Mix: Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Strateginya

Marketing mix adalah sebuah konsep bauran pemasaran yang pertama kali diperkenalkan Neil Borden, seorang profesor Harvard pada tahun 1948. Konsep pemasaran ini disederhanakan dengan berorientasi pada product, place, promotion, dan price.

Kemudian, berkembang lagi dengan menambahkan elemen people, process, dan physical evidence. Agar tidak bingung tentang apa itu marketing mix, simak langsung penjelasan lengkapnya berikut.

Pengertian Marketing Mix

Pengertian marketing mix yaitu strategi pemasaran yang menggabungkan beberapa komponen atau elemen secara terpadu untuk bisa mengonversi calon konsumen secara lebih efektif. Dengan memahami konsep ini dengan baik, Anda bisa melakukan pemasaran dengan tepat sasaran.

Pengertian Marketing Mix

Bahkan strategi ini dapat membantu Anda membangun brand top-of-mind yang menjadi pilihan banyak orang di target pasar Anda.

Neil Borden (1964) menyusun bauran pemasaran yang terdiri dari 12 elemen. Kemudian, konsep tersebut disederhanakan oleh Jerome McCarthy (1968) yang populer dengan empat aspek pokok. Terdiri dari product, place, price, dan promotion yang dikenal sebagai marketing mix 4P.

Model baru muncul dengan mengembangkan marketing mix sebelumnya dari 4P menjadi 7P. Menambahkan elemen people atau participant, physical evidence, dan process.

Manfaat Marketing Mix

Penerapan bauran pemasaran dapat memberikan banyak keuntungan. Berikut beberapa manfaat marketing mix yang dapat Anda peroleh.

  1. Memungkinkan perusahaan untuk dapat memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen dengan lebih baik
  1. Membantu perusahaan mengelola elemen-elemen pemasaran secara terpadu
  1. Memungkinkan perusahaan mengembangkan produk atau jasa yang relevan bagi konsumen
  1. Membantu perusahaan dalam menentukan harga yang kompetitif sekaligus menguntungkan
  1. Membantu perusahaan merencanakan dan melaksanakan strategi pemasaran yang efektif
Baca Juga:  Largest Contentful Paint: Pengertian dan Cara Optimasinya

Fungsi Marketing Mix

Marketing mix adalah salah satu kunci kesuksesan dari sebuah marketing. Ada beberapa fungsi marketing mix yang dapat dijalankan perusahaan, antara lain:

Fungsi Marketing Mix
  1. Fungsi distribusi fisik
  1. Fungsi pertukaran
  1. Fungsi perantara

Tujuan Marketing Mix

Adapun tujuan marketing mix meliputi pemasaran langsung, periklanan, dan promosi penjualan. Berikut penjelasannya.

1. Direct marketing (pemasaran langsung)

Marketing mix menjadi sistem pemasaran interaktif yang dapat diterapkan pada satu atau lebih media iklan.

2. Advertising (periklanan)

Tujuan lainnya adalah memberikan informasi mengenai produk atau jasa kepada target konsumen agar penjualan dapat meningkat.

3. Sales Promotion (promosi penjualan)

Marketing mix bertujuan untuk marketing intensif yang dapat mendorong pembelian suatu barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan.

Konsep Marketing Mix

Marketing mix umumnya dilakukan dengan menerapkan konsep 4P atau 7P. Namun, konsep marketing mix yang disusun pertama kali oleh Borden terdiri atas 12 aspek yaitu:

  • Product planning
  • Pricing
  • Branding 
  • Channel of distribution
  • Personal selling
  • Advertising
  • Promotions
  • Packaging
  • Display
  • Servicing
  • Physical handling
  • Fact finding and analysis 

Komponen Marketing Mix

Ada banyak elemen atau komponen yang dilibatkan dalam menjalankan marketing mix. Beberapa komponen marketing mix antara lain:

  1. Place (tempat)
  1. Product (produk)
  1. Promotion (promosi)
  1. Price (harga)
  1. People atau Participants (orang yang terlibat)
  1. Process (proses)
  1. Physical Evidence (tampilan fisik)
Strategi Marketing Mix

Strategi Marketing Mix

Pada intinya marketing mix dilakukan untuk memaksimalkan hasil konversi dari pemasaran yang dilakukan. Strategi marketing mix yang dapat dilakukan antara lain:

1. Marketing mix 4P

Jerome McCarthy mengemukakan strategi dari marketing mix adalah orientasi 4 elemen yang meliputi:

  • Place 
  • Product
  • Promotion
  • Price 

2. Marketing mix jasa

Untuk marketing mix jasa, Booms dan Bitner memperkenalkan Marketing mix 7P yang terdiri dari beberapa elemen berikut.

  • Place
  • Product
  • Promotion
  • Price
  • Participant
  • Process
  • Physical evidence

3. Marketing mix dalam holistic marketing

Selain marketing mix 4P dan 7P, ada konsep lain yang dikemukakan oleh Philip Kotler dan Kevin Lane Keller. Konsep ini disebut-sebut sebagai evolusi pemasaran yang meliputi:

  • People
  • Process
  • Programs (mencakup product, price, promotion, dan place)
  • Performance 
Baca Juga:  Product Knowledge Adalah? Pengertian, Manfaat, Jenis dan Cara Meningkatkannya

Analisis Marketing Mix

Dalam membuat strategi pemasaran tentu perlu analisis yang matang. Berikut analisis marketing mix yang bisa dilakukan sebelum menggunakan konsep marketing ini.

Product

Anda harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dalam menentukan sebuah produk. 

  1. Apa masalah yang dihadapi konsumen?
  1. Solusi apa yang bisa Anda tawarkan?
  1. Bagaimana konsumen menggunakan produk Anda?
  1. Apa keunikan produk Anda?

Price

Sebagai gambaran PT Sinar Utama akan memproduksi tas dengan biaya keseluruhan Rp 3.750.000.000. Ini untuk memproduksi 50.000 tas (production volume). Sedangkan biaya produksi per unit adalah Rp 49.000.

Jika di analisa, maka break even price Sinar Utama Tas:

(3.750.000.000 / 50.000) + 49.000 = 124.000

Place

Anda juga perlu membuat analisis tempat yang strategis untuk menjalankan usaha. Anda bisa mempertimbangkan dua hal berikut.

  1. Membuat website toko online sebagai tempat berjualan utama
  1. Membuka toko fisik di lokasi strategis

Promotion

Melakukan promosi di Instagram dan YouTube. Bisa juga bekerja sama dengan influencer untuk menjangkau konsumen.

Physical Evidence

Mempersiapkan kemasan yang menarik, merchandise, logo, dan bukti fisik lainnya untuk menjelaskan produk tersebut adalah Sinar Utama tas.

People

Membuka lowongan kerja untuk desainer tas, tim produksi, pemasaran, customer service, HR, hingga tim keuangan.

Process

Membuat SOP pembuatan tas agar kualitas yang dihasilkan sama sehingga konsumen akan mendapatkan pengalaman yang baik dengan produk tersebut.

Contoh Marketing Mix

Setelah mengetahui ada banyak manfaat dari marketing mix. Anda bisa menerapkannya seperti contoh marketing mix berikut.

  1. Menentukan produk yang diperlukan banyak orang
  1. Menentukan harga produk
  1. Menentukan lokasi berjualan
  1. Membuat strategi untuk promosi
  1. Mengemas produk dengan baik
  1. Merekrut SDM yang berkualitas
  1. Membuat SOP perusahaan

Keberadaan marketing mix dapat menjadi model dasar bagi suatu bisnis dalam memasarkan produknya. Anda juga bisa belajar dunia pemasaran khususnya digital marketing di Coding Studio. Tingkatkan skill dan persiapkan diri Anda menjadi seorang digital marketer.

Itulah pembahasan mengenai marketing mix. Jadi, dapat dipahami bahwa marketing mix adalah salah satu strategi pemasaran yang menggabungkan beberapa elemen untuk menciptakan strategi pemasaran yang efektif dan menguntungkan.