Executive Summary: Pengertian, Manfaat dan Cara Membuatnya

Executive summary adalah hal penting yang Anda harus perhatikan ketika membangun bisnis. Istilah tersebut merujuk pada ringkasan eksekutif yang menjadi bagian dari business plan. Ringkasan ini bisa menjadi bahan untuk menarik minat dari investor untuk pengembangan bisnis Anda.

Apa Itu Executive Summary?

Istilah executive summary merujuk pada ringkasan penting dari sebuah dokumen business plan. Ringkasan ini penting untuk meyakinkan para calon investor. Namun executive summary juga bisa menjelaskan tentang studi kasus, hasil survey sampai dengan rencana proyek.

Apa Itu Executive summary

Tujuan Executive Summary

Tujuan pembuatan executive summary adalah lebih fokus pada pihak-pihak tertarget yang membaca business plan dapat mengetahui bagaimana gambaran bisnis Anda. Meskipun singkat namun mampu menjelaskan inti bisnis itu sendiri.

Biasanya dalam ringkasan ini terdapat informasi-informasi mengenai strategi bisnis, produk, target pasar, dan rencana anggaran yang dibuat secara singkat. Namun Anda harus membuatnya secara menarik agar minat para investor semakin tinggi. Sebab, investor pasti ingin memahami aliran uang modal secara detail.

Persaingan bisnis antar kompetitor cenderung ketat, sehingga Anda harus membuat ringkasan eksekutif secara menarik. Sehingga peluang Anda dalam menjelaskan bisnis secara detail pada investor semakin meningkat.

Manfaat Executive Summary

Memahami executive summary merupakan ringkasan yang menunjukkan poin penting untuk menarik investor rasanya belum cukup. Anda juga harus mengetahui manfaat dari executive summary yang penting untuk menunjang bisnis.

Manfaat Executive Summary

Menarik Investor

Investor tentu saja memiliki ketertarikan terhadap prospek keuntungan dan potensi pertumbuhan bisnis yang tinggi. Pastikan executive summary mampu menyajikan berbagai data yang menampilkan bagaimana ketepatan target pasar, prospek pasar, dan rencana pemasaran paling efektif. 

Baca Juga:  7 Rekomendasi Pekerjaan Online di Rumah

Selain itu, sajikan pula data keuangan yang menampilkan bisnis Anda sudah memiliki modal dan bisa menghasilkan keuntungan.

Gambaran Umum Bisnis

Gambaran umum di sini berupa informasi dasar, misalnya sejarah bisnis, deskripsi bisnis, dan posisinya dalam industri saat ini. Hal ini mampu menggambarkan pandangan secara keseluruhan mengenai bisnis. Selain itu, memahami konteks rencana bisnis yang bisa dijelaskan secara mendalam.

Bisnis Lebih Profesional

Menyajikan ringkasan eksekutif secara profesional artinya Anda sudah menyajikan informasi yang dibutuhkan menggunakan desain yang rapih dan baik. Hal ini bisa Anda lakukan dengan membuat layout menarik, font jelas, dan dokumen mudah dibaca. Anda juga bisa menggunakan grafik atau ilustrasi profesional agar bisa menambah tampilan menjadi lebih profesional.

Memudahkan Pemahaman

Jika Anda menyajikan informasi lengkap dan mudah dipahami dalam ringkasan eksekutif oleh pembaca dengan waktu singkat. Hal ini bisa Anda lakukan dengan cara menyajikan informasi penting dan esensial dari business plan tanpa detail yang tidak diperlukan.

Informasi yang tersaji harus Anda tuliskan menggunakan bahasa jelas dan mudah untuk dipahami. Hindari pula istilah teknis yang tidak terlalu populer atau jargon tertentu. Informasi yang tersaji haruslah ringkas, padat, dan jelas sehingga para pembaca bisa memahami ide dari business plan Anda.

Cara Membuat Executive Summary

Cara Membuat Executive Summary

Setelah memahami pengertian executive summary adalah poin penting untuk menarik para investor bisnis, tidak lengkap rasanya kalau tidak mengetahui bagaimana cara membuatnya. Lebih lanjut, berikut ini penjelasan tentang cara atau langkah membuat executive summary.

Membuat Statement Pembuka

Paling tidak di bagian awal, Anda harus menyajikan satu paragraf yang berfungsi memberitahukan pembaca alasan bisnis Anda menarik. Statement pembuka ini harus berfungsi sebagai hook yang mampu memantik pembaca untuk lebih jauh mendalami ringkasan eksekutif. Sehingga Anda harus menggunakan kata-kata optimistis tetapi tetap memperhatikan segi realistisnya.

Mendeskripsikan Bisnis

Di sini, Anda bisa menjelaskan mengenai detail bisnis, mulai dari segi produk dan layanan yang akan Adna tawarkan, lokasi, dan bisnis modelnya. Tujuannya cukup sederhana, yaitu agar pembaca bisa memahami bisnis yang akan dikerjakan dan dari mana perolehan keuntungannya.

Baca Juga:  Mengenal Jenis Pekerjaan yang Menghasilkan Barang

Menjelaskan Model yang Digunakan

Bagian ini lebih menjelaskan secara detail mengenai model bisnis yang sudah Anda sebutkan sebelumnya. Selain itu, Anda bisa menjelaskan pula bagaimana bisnis Anda dapat bersaing dengan para kompetitor. Jangan lupakan pula bagaimana Anda memposisikan bisnis di mata target pasar.

Informasi Finansial

Pada bagian ini, Anda tidak harus menyajikan semua catatan keuangan bisnis. Cukup tampilkan informasi pentingnya saja. Contoh executive summary pada bagian ini, misalnya Anda menampilkan jumlah penjualan tiap bulannya, modal yang dimiliki, dan keuntungan yang Anda peroleh.

Untuk melengkapi dokumen Anda, bisa juga menambahkan prediksi finansial bisnis Anda untuk periode yang selanjutnya. Prediksi ini arahnya harus positif agar meyakinkan.

Informasi finansial bisa menjadi bukti konkret yang menyatakan kalau bisnis Anda ini memiliki profit yang baik. Sehingga para investor tidak memiliki keraguan ketika melakukan investasi pada bisnis Anda.

Menjelaskan Rencana Bisnis ke Depan

Selanjutnya, Anda juga bisa meyakinkan para pembaca kalau bisnis Anda memiliki prospek cerah. Caranya bisa dengan menjelaskan mengenai rencana yang ingin bisnis Anda jalankan ke depannya.

Misalnya Anda menjelaskan bagaimana rencana bisnis Anda mengekspansi pasar dalam skala lebih luas. Hal ini bisa Anda raih melalui dukungan dari kualitas produk dan dana yang kuat.

Selain itu, Anda juga bisa menjelaskan mengapa jika berinvestasi pada bisnis Anda menjadi keputusan paling tepat. Di sini, Anda harus mampu menempatkan posisi investor adalah bagian penting untuk pertumbuhan bisnis.

Tips Membuat Executive summary

Membuat executive summary adalah hal yang bisa dibilang tidak mudah namun juga tidak terlalu sulit. Selama Anda memperhatikan poin-poin penting yang harus ada dan yang harus dihilangkan sebenarnya bisa dikatakan sudah baik. Namun untuk memaksimalkan pembuatan executive summary, sebaiknya ketahui pula tips berikut ini.

Singkat Tapi Padat

Tujuan utama dari executive summary sebenarnya adalah menyajikan informasi yang padat namun tetap ringkas. Secara ideal, Anda tidak harus menuliskan dokumen ini secara bertele-tele, lebih tepatnya langsung ke intinya.

Baca Juga:  SFTP Adalah: Pengertian dan Bedanya Dengan FTP

Pastikan Anda menuliskannya secara sederhana, namun segala maksud yang ingin Anda capai bisa tersampaikan dan mudah dipahami. Misalnya saat Anda menuliskan mengenai rencana bisnis, sebaiknya kurang filosofi dan berbagai hal yang kurang berkaitan terhadap tujuan Anda membuat ringkasan ini.

Penggunaan Bahasa

Terdapat kecenderungan pemilik bisnis berusaha untuk meyakinkan para investor melalui penggunaan bahasa teknis yang sebenarnya tidak semua orang memahaminya. Dalam hal ini, Anda harus mencermati bagaimana penggunaan bahasa yang tepat.

Cobalah untuk menghindari penggunaan istilah teknis yang hanya dipahami orang-orang tertentu. Pilihlah istilah yang sifatnya lebih umum untuk mengurangi potensi salah paham.

Pada dasarnya, executive summary adalah ringkasan eksekutif yang penting untuk menarik para investor. Hal ini membantu Anda dalam mengembangkan bisnis. Salah satu hal yang perlu Anda tekankan adalah strategi pemasaran untuk mendapatkan keuntungan.

Namun saat ini pemasaran paling efektif adalah digital marketing. Nah, bagi Anda yang ingin berkarir dalam digital marketing sebaiknya siapkan skill Anda secara mumpuni melalui kursus Coding Studio.