Firmware Adalah: Pengertian Hingga Perbedaannya dengan Software

Firmware Adalah Pengertian Hingga Perbedaannya dengan Software

Firmware adalah program yang membuat hardware (perangkat keras) bisa berfungsi seperti seharusnya. Walau sama-sama merupakan program, firmware berbeda dari software.

Anda mungkin tidak menyadari bahwa sebenarnya ada beragam hardware di sekitar Anda yang dilengkapi firmware. Contoh smart TV, console game dan printer. Beragam perangkat ini dapat berfungsi dikarenakan adanya firmware.

Lalu pertanyaannya adalah apakah sebenarnya firmware itu dan mengapa program ini sangat penting untuk perangkat elektronik? Anda akan mendapatkan jawabannya pada pembahasan kali ini. Mulai dari pengertian, fungsi, contoh, hingga perbedaannya dengan software.

Apakah Firmware Itu?

Firmware merupakan program yang ditanam pada hardware (perangkat keras) dengan fungsi untuk memungkinkan agar hardware dan software untuk bisa berkomunikasi secara optimal.

Apa itu Firmware

Dapat dikatakan, firmware adalah otak dari masing-masing hardware. Tanpa adanya firmware, performa hardware mungkin tak akan maksimal dan bahkan dapat mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsinya.

Berikutnya, di manakah firmware ini tersimpan? Untuk sistem hardware modern seperti smartphone, laptop atau komputer server, firmware tersimpan secara permanen pada ROM atau Read Only Memory. Hal ini sebagai pencegahan agar tak terjadi firmware secara tidak sengaja dihapus oleh para pengguna.

Walau tak dapat dihilangkan, Anda tetap dapat mengganti firmware. Proses mengganti firmware ini disebut sebagai update firmware. Fungsi update firmware yaitu untuk peningkatan kinerja hardware serta melindungi perangkat dari berbagai ancaman malware atau virus.

Baca Juga:  Manfaat Data Mining yang Menguntungkan Bisnis

Mungkin Anda masih kesulitan untuk membedakan firmware dan software. Ikuti terus pembahasan selanjutnya.

Perbedaan antara Firmware dan Software

Perangkat lunak atau software berperan dalam membantu para pengguna untuk memberikan instruksi pada perangkat keras atau hardware. Sementara firmware berguna untuk menjaga agar hardware bekerja sesuai instruksi dari software.

Perbedaan antara Firmware dan Software

Selain fungsi, ada beberapa perbedaan firmware dan software lainnya yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Penggunaan

Firmware umumnya dijumpai pada hardware seperti smartphone, printer, router dan sebagainya. Sedangkan software kerap digunakan sebagai perangkat lunak, misal sistem operasi, program aplikasi atau game.

2. Aksesibilitas

Firmware didesain agar tak dapat diubah atau dihapus oleh para pengguna. Sementara software bisa dihapus, diubah ataupun ditambahkan dengan bebas sesuai kebutuhan para pengguna.

3. Update

Umumnya firmware diupdate oleh pihak produsen hardware agar meningkatkan kemampuan perangkat. Sementara software diupdate oleh developer sistem operasi atau aplikasi untuk menghilangkan bug ataupun meningkatkan beberapa fiturnya.

4. Source Code

Source code yang terdapat pada firmware umumnya tertutup atau tak dapat diakses dengan bebas, baik oleh para pengguna atau developer perangkat lunak. Sementara source code pada software cenderung lebih terbuka agar pihak lain bisa memodifikasinya.

Fungsi dari Firmware

Secara umum, firmware berfungsi untuk memastikan hardware dapat bekerja sesuai dengan fungsinya. Tak hanya itu, ada beberapa fungsi firmware lainnya antara lain:

1. Memungkinkan Software dan Hardware Bekerja Bersama

Fungsi pertama dari firmware yaitu menghubungkan antara software dan hardware, serta memastikan keduanya bisa berkomunikasi dengan baik pada suatu perangkat komputer.

Contoh, pada perangkat yang menggunakan sistem operasi Linux, di mana firmware yang ada di dalamnya didesain supaya hardware dapat bekerja dengan selaras, apa pun distro Linux yang dipakai.

2. Mengelola dan Mengontrol Hardware

Fungsi kedua dari firmware adalah mengelola dan mengontrol masing-masing hardware seperti processor, hard drive, RAM ataupun peripheral lainnya. Dengan demikian, masing-masing hardware bisa secara efektif terkoordinasi.

Contoh pada smartphone, adanya firmware dapat mengendalikan fungsi layar, kamera dan speaker agar para pengguna bisa menikmati seluruh kemampuan yang ditawarkan oleh smartphone itu sendiri.

Baca Juga:  Teknik Uji Homogenitas Dalam Suatu Penelitian

3. Menjaga Keamanan Perangkat

Berikutnya firmware juga bisa membantu menjaga keamanan perangkat yaitu dengan mencegah akses dari pihak yang tak berwenang, mengenkripsi data, ataupun memperbaiki celah kerentanan pada perangkat.

Sebagai pengguna, Anda juga harus melindungi perangkat terhadap ancaman berbahaya. Contoh dengan install antivirus terbaik, menjaga kerahasiaan password perangkat, hingga membatasi akses dari pihak lain.

4. Memastikan Kompatibilitas Sistem Operasi atau Platform

Fungsi berikutnya dari firmware adalah memastikan hardware dapat digunakan pada sistem operasi atau platform yang berbeda. Dalam hal ini, firmware harus bisa menyesuaikan dengan karakteristik setiap OS.

Contohnya dapat Anda jumpai pada printer. Firmware yang ada di dalamnya harus bisa bekerja pada berbagai OS seperti Windows, Linux atau MacOS. Anda pun tetap bisa mencetak dokumen dengan menggunakan jenis OS apa pun.

Jenis-jenis Firmware

Ada beberapa jenis firmware yang tersedia sekarang ini, berikut pembahasannya:

Jenis Firmware

1. Firmware Perangkat Keras

Hardware firmware atau firmware perangkat keras merupakan komponen yang memiliki fungsi dalam mengendalikan fungsi dasar hardware itu sendiri. Umumnya hardware firmware berupa chip yang ditanam pada inti hardware.

2. Firmware Perangkat Lunak

Firmware perangkat lunak atau software firmware merupakan perangkat yang berfungsi untuk mengendalikan semua fungsi software. Jenis firmware ini dapat Anda jumpai pada alat elektronik dengan ukuran kecil seperti speaker portable atau kamera digital.

3. Firmware Jaringan

Sesuai dengan namanya, firmware ini memiliki fungsi untuk mengatur perangkat jaringan seperti router, VPS dan firewall dalam beroperasi. Fungsi ini mulai dari mengontrol akses server, mengatur protokol jaringan, sampai mendiagnosis masalah pada jaringan.

4. Basic Input Output Software (BIOS)

BIOS merupakan firmware khusus yang ada pada motherboard komputer. Jenis firmware ini bertanggung jawab dalam mengendalikan fungsi-fungsi dasar komputer, antara lain booting operating system dan pengaturan hardware.

5. Unified Extensible Firmware Interface (UEFI)

UEFI merupakan firmware penyempurna BIOS. Fungsinya hampir sama dengan BIOS. Perbedaannya, UEFI dapat melakukan booting dari disk dengan ukuran lebih dari 2TB dan mendukung Graphical User Interface (GUI).

Baca Juga:  PaaS (Platform as a Service): Pengertian, Jenis dan Kelebihannya

Contoh dari Firmware di Beragam Perangkat

Anda bisa menemukan banyak contoh firmware di beragam perangkat, di antaranya:

1. Perangkat Elektronik

Beberapa contoh pada perangkat elektronik di antaranya:

  • Firmware smart TV
  • Firmware kamera digital
  • Firmware server fisik
  • Firmware perangkat IoT

2. Perangkat Telekomunikasi

Berikut beberapa contoh pada perangkat telekomunikasi:

  • Firmware smartphone
  • Firmware router Wi-Fi
  • Firmware switch jaringan

3. Kendaraan

Selanjutnya beberapa contoh pada kendaraan:

  • Firmware pada kontrol mesin mobil
  • Firmware pada kontrol rem mobil
  • Firmware pada sistem hiburan mobil

4. Alat-alat Medis

Beberapa contoh pada alat-alat medis: 

  • Firmware pengukur glukosa darah
  • Firmware CT scan
  • Firmware alat pacu jantung

Nah, Anda sudah memahami apa itu firmware bukan? Firmware adalah komponen penting pada setiap perangkat elektronik supaya hardware bisa bekerja dengan optimal. Seperti halnya perangkat lunak yang lain, firmware perlu pembaruan rutin untuk meningkatkan keamanan, meningkatkan kinerja perangkat keras dan memperbaiki bug.

Demikian pembahasan tentang firmware, di mana firmware adalah program yang sangat penting agar hardware dapat berfungsi optimal. Untuk Anda yang ingin belajar menguasai programming, membuat database, web ataupun game maka bisa segera bergabung dengan kursus IT online di Coding Studio.

Related Articles