Rumus Choose Excel: Fungsi, Sintaks, dan Contoh Lengkap

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Contents hide

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

Microsoft Excel merupakan aplikasi lembar kerja yang tersedia untuk Windows, macOS, iOS, iPadOS, dan Android. Aplikasi ini membantu pengguna mengolah data dan melakukan perhitungan dengan berbagai rumus. Untuk perhitungan, misalnya, ada SUM, AVERAGE, dan COUNT. Excel juga menyediakan rumus untuk memilih nilai dari beberapa pilihan, yaitu CHOOSE.

Jika ingin memperdalam penggunaan rumus Excel, Coding Studio menyediakan kelas online “Menguasai fundamental Excel”. Materinya membahas dasar penggunaan Excel dalam bahasa Indonesia dengan bimbingan pengajar.

Fungsi Rumus Choose Pada Excel

Rumus CHOOSE pada Excel termasuk kategori Lookup and Reference. Fungsinya mengambil satu nilai dari daftar berdasarkan nomor indeks. Jadi, indeks menentukan urutan pilihan yang dikembalikan, bukan nomor baris atau kolom dalam tabel.

Fungsi Rumus Choose Pada Excel

CHOOSE sekilas mirip dengan INDEX karena keduanya dapat menghasilkan nilai berdasarkan posisi. Bedanya, INDEX mengambil nilai pada perpotongan baris atau kolom di suatu rentang, sedangkan CHOOSE memilih argumen pertama, kedua, atau berikutnya dari daftar yang ditulis dalam rumus.

Cara Menggunakan Rumus Choose Pada Excel

Sintaks rumus CHOOSE adalah =CHOOSE(nomor_indeks; nilai1; [nilai2]; …). Pada Excel dengan pengaturan regional yang menggunakan koma sebagai pemisah argumen, ganti titik koma dengan koma. Nomor indeks harus berupa angka yang menentukan nilai mana dalam daftar yang dikembalikan.

Cara Menggunakan Rumus Choose Pada Excel
  • Nomor indeks: angka urutan pilihan yang akan dikembalikan. Angka 1 memilih nilai pertama, angka 2 memilih nilai kedua, dan seterusnya.
  • Nilai1, nilai2, dan seterusnya: daftar nilai yang dapat dipilih. Nilai dapat berupa teks, angka, referensi sel, atau rumus.
  • Nilai setelah nilai pertama bersifat opsional, tetapi indeks yang digunakan harus menunjuk ke posisi yang tersedia. CHOOSE dapat menerima sampai 254 nilai pilihan.

Contoh Menggunakan Rumus Choose

Misalkan sebuah tim ingin memberi label tahap pemeriksaan pada laporan kerja. Masukkan pilihan status pada argumen CHOOSE, lalu gunakan indeks untuk menentukan status yang ditampilkan. Contoh berikut menggunakan pemisah titik koma. Jika Excel Anda menggunakan koma, ubah pemisahnya sesuai pengaturan.

=CHOOSE(3;”Draft”;”Ditinjau”;”Disetujui”)

Hasilnya adalah “Disetujui” karena indeks 3 memilih nilai ketiga dalam daftar. Dalam contoh lain, nomor indeks dapat disimpan di sel F2 dan daftar pilihan berupa isi sel C3 sampai C7. Rumusnya menjadi =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Saat F2 berisi 3, Excel mengembalikan isi C5.

  1. Buatlah dua tabel dengan format seperti contoh berikut.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.

e7 0JF3kXF3iFJEQUKiv48W0Q0AzBeDwXK3n8t8BceA4b99E2adJ HTkUDywn0jBvt6ceDLtITUfr0qIp7kN555rYkSuug6o4K8d54Y9l0uqj4pZG7voR8oEbOeGwn
  1. Di sel F3, tulis rumus =CHOOSE(F2;C3;C4;C5;C6;C7). Sel F2 berisi nomor indeks, sedangkan sel C3 sampai C7 berisi pilihan nilai.
TfBJNGMj8vjavsmO17wAo9nJUXrzu3MVG6drdxPcmsacgrKzD uu52sq aPNB7sgP9 SBHgyzn0NTetWcZWX1pBOY3ZPM8Dy7eoAo
  1. Jika F2 diisi angka 3, hasil di F3 adalah nilai pilihan ketiga, yaitu isi sel C5. Ubah indeks untuk menampilkan pilihan lain.
FyiUAXnzsqimGatrM5scH1BgCBFgc7bfZcgMeMscpqxRvV0QbMo
  1. Saat rumus disalin ke kolom sebelahnya, referensi relatif dapat bergeser. Misalnya, C3 dapat berubah menjadi D3 sehingga pilihan yang diambil tidak lagi berasal dari kolom C.
Q Gfq7ygBE85TNlB0Xp4y0KE3PnKMVc5qd0knW8p68B9dZTlLZ3i1uSv N4DHj 9wTslD1coK5LrOWIWi42WniahwoezCwoy6RVWvS54vlwwk4i2yNNryj2fmfjLD1TelJ7J269Hh

Untuk mempertahankan kolom pilihan saat menyalin rumus secara horizontal, tambahkan tanda dolar sebelum huruf kolom. Misalnya, ubah rumus menjadi =CHOOSE(F2;$C3;$C4;$C5;$C6;$C7). Referensi kolom C akan tetap, sementara nomor baris masih dapat berubah saat rumus disalin ke baris lain.

  1. Periksa referensi setelah menyalin rumus. Tanda dolar pada $C3 mengunci kolom, bukan baris.
tJZnsJaqf5MdfRFc7mJmls8srIxUuAEWgaGNtPZYFcIaTM1xz4lNhQl6QneFmPlMLULgT6GX29cvpfpt8GAq0poooePalqdyoYFZf RBSJp1T2pxNuLPY1 P6 DAiQcl 0bg1MJALhNcrmOgKQFhWw

Dengan referensi tersebut, penyalinan ke kolom lain tidak menggeser pilihan dari kolom C. Namun, referensi F2 tetap relatif, sehingga bergeser ke G2 jika rumus disalin ke kanan. Ini berguna bila setiap kolom memiliki indeks pilihan masing-masing.

Hal Yang Perlu Diketahui Saat menggunakan Rumus “CHOOSE”

Periksa indeks dan daftar nilainya saat hasil rumus tidak sesuai. Beberapa kondisi berikut dapat memunculkan error atau hasil yang tidak terduga:

  1. Nomor indeks harus bernilai 1 atau lebih dan tidak boleh melebihi jumlah nilai yang tersedia. Indeks 0, angka negatif, atau angka yang lebih besar dari jumlah pilihan akan menghasilkan #VALUE!.
  2. Jika sel yang digunakan sebagai nomor indeks kosong, Excel memperlakukannya sebagai 0. Karena itu, rumus akan menghasilkan #VALUE!.
  3. Jika nilai yang dipilih berupa referensi ke sel kosong, hasilnya dapat tampil sebagai 0. Periksa isi sel sumber bila hasil tersebut tidak diharapkan.
  4. Nomor indeks harus berupa angka. Teks yang tidak dapat dikenali sebagai angka dapat menyebabkan #VALUE!.
  5. Indeks desimal dipotong menjadi bilangan bulat. Contohnya, indeks 3,7 memilih nilai pada urutan 3, bukan urutan 4.
  6. Jika nomor indeks berupa array, CHOOSE mengevaluasi setiap angka indeks dan dapat mengembalikan beberapa hasil. Pastikan nilai yang tersedia sesuai dengan rentang indeks yang digunakan.

CHOOSE membantu saat pilihan terbatas dan urutannya sudah ditentukan, misalnya untuk menampilkan label berdasarkan kode status. Sebelum memakai hasilnya untuk laporan, pastikan setiap nomor indeks mengarah ke pilihan yang benar.

Jika muncul #VALUE!, periksa apakah indeks kosong atau berada di luar jumlah pilihan. Setelah itu, cek pemisah argumen yang digunakan Excel serta referensi sel pada rumus.

Untuk mempelajari rumus lain dan penggunaan Microsoft Excel, Anda dapat mengunjungi Coding Studio. Tersedia kelas online di bidang Excel dan keterampilan IT lain, dengan materi berbahasa Indonesia serta waktu belajar yang fleksibel.