7+ Framework Python Paling Populer yang Sering Digunakan Developer

7+ Framework Python Paling Populer yang Sering Digunakan Developer

Python banyak dikenal sebagai nama suatu bahasa pemrograman yang sederhana dan sangat sesuai digunakan di berbagai macam aplikasi maupun website. Penggunaan Python ini akan memudahkan Anda berkat dukungan framework Python. Project yang Anda miliki bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah karena banyaknya library yang tersedia di dalamnya.

Anda perlu tahu bahwa ada banyak Python framework yang bisa Anda pilih di internet, tapi mana sajakah yang akan cocok untuk project Anda? Supaya Anda bisa mendapatkan informasi dan gambaran dalam memilih framework terbaik, silahkan Anda simak ulasan di bawah ini sampai selesai.

Mengenal Framework Python

Sebelum kita melangkah lebih jauh dan memberikan daftar pilihan yang Anda butuhkan, akan lebih baik jika Anda bisa mempelajari lebih dulu tentang apa itu Python framework. Python framework adalah sekumpulan modul atau paket berisi bahasa pemrograman Python. Dalam framework tersebut Anda bisa menemukan library kode Python, jenis perangkat lunak Python, API (Application Programming Interfaces), dan banyak elemen lainnya.

Semua itu adalah penunjang yang akan membantu developer dalam merampungkan project menggunakan system coding Python yang sesuai. Hal lain yang bisa Anda dapatkan adalah efisiensi waktu berkat adanya pengelolaan kode yang dilakukan secara sederhana dan selalu konsisten. Maka tidak heran jika hasil akhir dari project Anda memiliki kualitas tinggi berkat penggunaan framework ini.

Tipe Python Framework

Setelah Anda membaca dan memahami penjelasan singkat mengenai framework Python, kini kita akan membahas beberapa tipe Python framework yang perlu Anda ketahui.

Tipe Python Framework

1. Micro Framework

Ini adalah jenis framework sederhana, mudah digunakan dan cukup ringan. Hal ini karena framework ini tidak memberikan fitur atau fungsi tambahan lain. Misalnya tidak tersedianya form validasi, database layer dan juga libraries yang banyak seperti framework lain.

Baca Juga:  Data Integration Adalah: Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Tujuannya adalah supaya bisa lebih meningkatkan fleksibilitas para developer yang ingin punya control lebih bebas terhadap perangkat lunak yang dikembangkan dan menambah jumlah libraries yang disediakan oleh pihak ketiga sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Ini bisa menjadi alasan yang bagus untuk micro framework menjadi pilihan dalam pengembangan project sederhana dan minimalis.

2. Asynchronous Framework

Merupakan jenis Python framework yang digunakan untuk pemrograman menggunakan library jaringan asinkron yang memungkinkan para pengembang bisa mengatasi jumlah maksimum koneksi secara bersamaan yang bisa diatasi oleh server, atau istilahnya concurrent connections dengan intensitas tinggi.

3. Full-Stack Framework

Framework yang satu ini memberikan dukungan penuh untuk pengembangan proyek front-end dan back-end sekaligus. Full-Stack framework memberikan fungsionalitas yang komplit dan bisa digunakan untuk desain interface pengguna grafis atau UI, serta layanan basis back-end layaknya manajemen database, libraries, dan protokol keamanan. 

Framework ini memang banyak digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak yang kompleks.

Rekomendasi Python Framework Populer

Selanjutnya kita akan membahas beberapa rekomendasi Python framework yang paling popular dan banyak digunakan oleh developer dari berbagai kelas:

Rekomendasi Python Framework Populer

Flask

Flask dikenal memiliki template untuk script yang siap pakai. Desain modular yang dimilikinya membuat framework ini mudah menyesuaikan diri dengan berbagai proses pengembangan. Dengan hal itu, Flask adalah salah satu framework Python yang mampu memberi fasilitas pada para developer dalam mengembangkan proyek aplikasi atau perangkat lunak website dengan cepat dan simple.

Fitur yang tersedia pada Flask antara lain Built-in development server, Integrated support pengetesan unit, Debugger yang kilat, RESTFful request dispatching sesuai dengan WSGI 1.0. Semua itu adalah pendukung terbaik dalam meningkatkan kualitas website.

Django

Tersedianya fitur unggulan seperti URL routing, kompatibilitas user, localization, autentikasi user, pemulihan dan penyimpanan data yang terbaik dan peningkatan keamanan yang signifikan membuat Django menjadi Python framework yang paking banyak digunakan.

Tidak hanya sampai disitu, tersedia banyak libraries default yang cocok dengan berbagai macam database. Misalnya SQLite, MySQL, Oracle, dan PostgreSQL, Anda tinggal pilih yang sesuai untuk Anda.

Baca Juga:  Cara Belajar Coding untuk Pemula

Dash Python Framework

Framework ini banyak digunakan oleh data scientist untuk membangun aplikasi atau web dengan fungsi analitis, bahkan tanpa skill pengembangan web tingkat tinggi.

Keunggulan yang dimiliki oleh Dash antara lain dukungan plugin, LDAP integration, kustomisasi yang baik, URL Routing, UI sederhana sebagai pengikat control UI, seperti halnya grafik, dropdown, slider, dan masih banyak lagi.

Tornado

Tornado merupakan framework yang memiliki library asinkron. Tornado memungkinkan developer untuk menjalankan puluhan ribu koneksi berkat penggunaan I/O jaringan non-blocking yang dimilikinya.

Karena itulah WebSockets adalah pasangan yang cocok dengan Tornado yang bisa menyediakan koneksi jangka panjang yang dibutuhkan oleh para pengguna saat menggunakan aplikasi. Jika melihat keterangan tersebut, artinya Tornado adalah framework Python yang sangat sesuai untuk mengembangkan aplikasi yang memerlukan klien dengan jumlah yang besar.

Tornado juga didukung dengan fitur bawaan seperti authentication, localization, template website, signed cookies dan masih banyak lagi. Jika ada fungsionalitas atau fitur yang tidak bisa dilakukan melalui Tornado, developer bisa menggunakan fitur lain dari framework Python berbeda.

Bottle

Python framework Bottle merupakan web mikro dengan basis Web Server Gateaway Interface atau WSGI yang compatible digunakan untuk membuat API, mudah digunakan dan juga sangat cepat.

Bottle juga menyediakan plugin yang sesuai untuk banyak database serta fitur untuk optimalisasi tingkat kecepatan untuk melakukan pengujian. Ini akan mendukung web developer dalam membangun aplikasi dengan kinerja yang tinggi.

Ada banyak template dari pihak ketiga yang bisa dipilih serta server WSGI/HTTP, dan parameter URL yang mendukung rute pengiriman permintaan.

Falcon

Sebuah kerangka kerja untuk web Python yang membangun aplikasi back-end dan layanan mikro dengan skala besar yang didukung dengan CPhyron 3.5+ serta PyPy 3.5+, juga WSGI, ASGI, serta WebSocket sehingga pengembang bisa mengembangkan aplikasi secara real-time dan kebutuhan data cepat.

Web2Py

Web2Py merupakan Full-Stack framework untuk mendukung proses pengembangan web secara cepat dan membuat prosedur lebih sederhana dengan database SQL, server web, serta online UI. Ini memungkinkan Anda untuk revisi, menyebar, dan kelola aplikasi website lewat browser.

Baca Juga:  Fungsi Counta Excel: Rumus dan Cara Pakai

Pyramid

Pyramid bisa melakukan proses pemetaan URL menggunakan konfigurasi rute lewat pengiriman URL. Itulah mengapa framework ini banyak digunakan untuk routing dan identifikasi. Pyramid juga memiliki fitur pembuatan struktur HTML dan fitur validasi.

Selain itu, template yang memuat detail asset dan dokumentasi secara lengkap membuat proses pengembangan aplikasi website jadi lebih tertata.

Anda perlu tahu juga jika framework ini digunakan oleh Dropbox, Mozilla, Yelp, juga SurveyMonkey. Itu semua merupakan nama perusahaan yang besar.

Itulah ulasan mengenai pengertian framework Python, pengertian Python, jenis dan juga rekomendasi Python framework terbaik yang bisa Anda jadikan pilihan. Semoga dengan adanya ulasan ini akan membantu Anda dalam menentukan pilihan framework manakah yang paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan Anda. Tertarik untuk mengikuti kursus programming untuk meniti karir yang lebih cerah? Yuk belajar di Coding Studio sekarang juga!

Related Articles