Model Bisnis B2B: Pengertian, Contoh dan Strateginya

Dalam dunia bisnis khususnya bidang pemasaran, dikenal model bisnis yang disebut dengan B2B marketing. B2B adalah singkatan dari business-to-business yang menjadi sebuah model pemasaran dan penjualan yang dilakukan dengan menawarkan produk pada perusahaan, bukan pada masyarakat selaku konsumen secara umum. Apa itu B2B meliputi ke semua jenis bisnis yang menghasilkan jasa atau produk untuk ditawarkan ke perusahaan lainnya. 

Pengertian Model Bisnis B2B dan Contohnya

Pengertian dari model bisnis B2B adalah sebuah metode pemasaran yang dilakukan dalam sebuah kegiatan transaksi bisnis yang di dalamnya melibatkan dua perusahaan atau lebih. 

Pengertian Model Bisnis B2B

Model bisnis B2B biasanya terjadi karena adanya permintaan, ketika satu perusahaan tertentu memberikan penawaran bahan baku untuk digunakan dalam satu proses produksi pada perusahaan lainnya. Model bisnis ini banyak diterapkan di berbagai kerja sama bisnis antar perusahaan seperti pada industry property, otomotif, pemeliharaan dan lain sebagainya. 

Secara umum Cara Kerja B2B memiliki 4 langkah yang harus dicermati dengan baik. Meliputi langkah :

  • Perusahaan yang ingin melakukan kerja sama dan membeli produk dari perusahaan lain dalam jumlah besar serta secara berkala akan mengirimkan permintaan terlebih dahulu. 
  • Setelah permintaan masuk ke perusahaan penyedia barang atau jasa, baru kemudian diberikan penawaran yang menjadi tahapan awal dari negosiasi dalam kegiatan model bisnis B2B
  • Perusahaan yang mengirimkan permintaan dan perusahaan penyedia barang atau jasa akan melakukan negosiasi untuk menentukan penawaran terbaik dalam kerja sama yang akan dilakukan. Jika sudah ditemui kesepakatan, barulah selanjutnya akan membuat perjanjian kontrak kerja atau kerja sama yang resmi. 
  • Kedua perusahaan yang bekerja sama akan melakukan kerja sama sesuai dengan yang tercantum di dalam kontrak kerja. Dimana perusahaan penyedia barang atau jasa akan mengirimkan suplai barang atau jasa pada perusahaan rekanan yang dibayarkan sesuai dengan harga, jumlah dan waktu sesuai yang disepakati di kontrak kerja. 
Baca Juga:  Apa itu Social Proof? Pengertian, Prinsip dan Cara Penerapannya
Cara Kerja Model Bisnis B2B

Contoh kegiatan transaksi bisnis yang menggunakan metode B2B adalah sebagai berikut :

1. Bisnis penjualan layanan atau jasa

Beberapa contoh b2b yang menjual bisnis berbasis layanan untuk bisnisnya adalah :

  • Bisnis jasa agen pemasaran real estate
  • Bisnis layanan pelatihan karyawan
  • Bisnis penyedia jasa penterjemah
  • Bisnis jasa konsultasi

2. Bisnis penjualan produk

Jenis bisnis yang kedua yang juga menggunakan metode B2B adalah jenis bisnis yang menjual produk secara fisik pada bisnis lainnya. Dalam jenis bisnis ini, b2b artinya yang dilayani adalah perusahaan bukan masyarakat umum sebagai konsumen. 

Beberapa contoh bisnis yang menjual produk dan memiliki permintaan tinggi diantaranya adalah :

  • Bisnis pasokan bahan mentah untuk industry
  • Bisnis dalam industry fashion
  • Bisnis dalam industry makanan dan kebutuhan pokok

3. Bisnis penyedia perangkat lunak

Jenis bisnis yang memiliki produk perangkat lunak yang bisa digunakan pada berbagai jenis perusahaan untuk memberikan keamanan dan kemudahan dalam pekerjaan karyawannya. Terutama di era serba digital seperti saat ini, dimana hampir semua lini kehidupan menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan dan aktivitasnya. 

Contoh B2B untuk bisnis perangkat lunak adalah :

  • Bisnis penyedia layanan cloud ke perusahaan
  • Bisnis penyedia perangkat lunak bidang akuntansi
  • Bisnis penyedia layanan untuk sistem penagihan pada perusahaan rekanan
  • Bisnis penyedia layanan sistem keamanan perusahaan

Strategi Model Bisnis B2B, Kelebihan dan Kekurangannya

Mengingat target bisnisnya adalah perusahaan, bukan individu sebagai konsumen secara umum maka tentunya cara atau strategi yang digunakan pun haruslah efektif. Ada beberapa Strategi B2b untuk menerapkan model bisnis B2B sehingga bisa memberikan hasil sesuai yang diharapkan. Yaitu :

a. Kenali target bisnis

Strategi yang pertama dalam model B2B adalah dengan mengenali target bisnis dengan sebaik-baiknya sehingga Anda bisa membuat rencana untuk menyasar target pasar yang lebih spesifik. Anda bisa membuat sebuah daftar customer secara personal yang berfungsi untuk menentukan item terkait target pasar dan hal khusus lainnya. Anda juga bisa mencatat data psikografis dan demografis sehingga bisa mengetahui dengan baik seperti apa harapan dan sifat yang diharapkan oleh konsumen. 

Baca Juga:  Mengenal Jaringan 5G, Pengertian, Contoh, Kelebihan dan Kekurangannya

b. Gunakan media pemasaran yang tepat

Anda bisa mulai menggunakan media pemasaran yang tepat dan sesuai di era serba digital ini. Seperti misalnya untuk menggunakan website, channel penjualan yang memiliki Adwords untuk promosi hingga media sosial untuk menyajikan konten promosi dalam bisnis Anda.

Pasang iklan dengan menggunakan media yang tepat, konten yang menarik dan kata kunci yang tepat bisa menjadi kunci kesuksesan penggunaan media promosi dalam bisnis. 

c. Gunakan strategi pemasaran terbaik

Dalam model bisnis B2B Anda bisa menggunakan strategi pemasaran yang bagus seperti strategi pemasaran konten yang bisa memberikan kemudahan untuk menjangkau target bisnis. Atau bisa juga menggunakan strategi untuk memanfaatkan email yang terbukti bisa meningkatkan hubungan yang erat antara bisnis dengan target bisnis. Pemilihan konten yang tepat, manfaatkan SEO dan ketelatenan dalam menggunakan strategi pemasaran bisa menjadikan bisnis berkembang dengan pesat. 

d. Bangun komunikasi yang baik dengan perusahaan rekanan

Sangat penting untuk menjaga komunikasi yang baik antara perusahaan yang bekerja sama sehingga kerja sama yang dilakukan bisa berjalan dengan baik dan memuaskan. Diperlukan adanya upaya untuk menjalin dan menjaga komunikasi antara kedua belah pihak sehingga kerja sama bisa dilakukan dalam jangka panjang.

Proses kerja sama yang panjang dan melibatkan banyak pihak namun memberikan keuntungan besar dalam jangka waktu panjang menjadikan Anda harus menjaga dengan baik kerja sama dalam bisnis B2B. 

e. Utamakan kepuasan klien

Sangat penting untuk melakukan strategi pemasaran yang bisa mengutamakan kepuasan klien salah satunya dengan cara memenuhi semua kebutuhan yang klien harapkan. Hal itu akan menjadikan klien lebih puas dan cenderung menjadi pelanggan loyal dalam bisnis Anda.

f. Perluas jaringan bisnis

Model bisnis B2B bisa memperluas jaringan bisnisnya dengan menggunakan cara menyelenggarakan acara atau event atau dengan membuat sebuah grup. Cara tersebut diklaim lebih efektif untuk menjadikan hubungan perusahaan yang bekerja sama lebih stabil sehingga bisa terjalin kerja sama dalam waktu yang lebih lama. 

Kelebihan dari penerapan model bisnis B2B yaitu bisa memberikan pasar bisnis yang bisa dengan mudah diprediksi. Hal tersebut memberikan keuntungan dimana kerja sama bisa dilakukan dalam jangka waktu lama dengan adanya jaminan harga dan ketentuan khusus yang sudah terlebih dahulu dibicarakan dalam kerja sama. 

Baca Juga:  Digital Marketing Funnel: Pengertian, Manfaat dan Strateginya

Kelebihan yang berikutnya adalah bisnis ini memiliki tingkat loyalitas pelanggan yang lebih baik, terutama jika penyedia layanan bisa memberikan kualitas layanan yang konsisten serta handal. Bisnis B2B juga menjadi jenis bisnis yang lebih menguntungkan karena memanfaatkan kondisi pasar yang sudah matang untuk memunculkan peluang bisnis baru lainnya yang lebih menguntungkan. 

Kekurangan dari model bisnis B2B ini adalah hanya melayani kumpulan pelanggan yang lebih kecil karena hanya memiliki pembeli yang lebih sedikit dengan penjual potensial hanya pada waktu tertentu saja. Selain itu, model bisnis ini juga memiliki tantangan pemasaran yang lebih lengkap dan menyeluruh dibandingkan model pemasaran biasa.

Namun jika dikelola dengan baik maka Kelebihan dan Kekurangan B2B bisa menjadi satu penentu keberhasilan dalam menjalankan bisnis Anda. Demikian informasi singkat tentang B2B adalah sebuah model bisnis yang banyak dilakukan untuk menjamin perusahaan mendapatkan keuntungan tetap dalam jangka waktu lama.

Untuk Anda yang ingin belajar tentang bisnis dan strategi marketing online bisnis bisa mencoba mengikuti kursus IT online dari Coding Studio. Ada banyak ilmu bermanfaat lainnya yang berpeluang menjadikan Anda seorang pebisnis handal hanya dengan daftar kursus Coding Studio sekarang juga.