Apa Itu Software Developer? Pengertian, Tugas dan Skillnya

Apa Itu Software Developer Pengertian, Tugas dan Skillnya

Software developer adalah profesi yang mulai banyak diminati karena banyak lowongan-lowongan yang menyediakan posisi terkait pekerjaan tersebut. Salah satu penyebab profesi ini memiliki banyak peminat adalah karena bisa melakukan pekerjaan dari rumah atau WFH (Work from Home). Bahkan banyak yang pekerjaannya fleksibel tidak mempunyai jam masuk yang penting tugas yang diberikan kelar.

Salah satu alasan lain mengapa semakin banyak peminatnya adalah karena banyaknya perusahaan start-up yang membutuhkan programmer, itulah yang menjadi penyebab banyaknya lowongan pekerjaan tersebut.

Artikel ini akan membahas tentang apa itu software developer, tugas, skill yang dibutuhkan, serta cara menjadi software developer, bahkan artikel ini juga akan menjelaskan tentang perbedaan dari software developer dengan software engineer.

Pengertian Software Developer

Software developer merupakan profesi yang memiliki tugas untuk merancang, membuat, dan melancarkan program komputer dari nol. Pekerjaan ini menggunakan bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan seperti membuat aplikasi perangkat seluler seperti game.

Pengertian Software Developer

Software developer adalah salah satu pekerjaan yang semakin berkembang dari masa ke masa, di mana semakin berkembangnya teknologi, maka software developer akan semakin dibutuhkan.

Tugas Software Developer

Berikut adalah beberapa tugas software developer:

– Analisis kebutuhan client

Penting bagi seorang software developer untuk memahami kebutuhan sang client, karena jangan sampai Anda sudah membuat software ternyata tidak sesuai dengan keinginan client. 

– Pengembangan

Setelah mengetahui keinginan client, software developer akan memasuki tahap pengembangan dari software yang akan dibuat dengan menulis kode komputer menggunakan bahasa pemrograman tertentu.

Baca Juga:  Apa itu JavaScript? Pengertian, Fungsi Kelebihan dan Kekurangannya

– Pengujian

Setelah software berhasil dibuat maka selanjutnya yang dilakukan oleh software developer adalah menguji software tersebut apakah berhasil launching atau tidak. Setelah aplikasi berhasil diluncurkan memperbaiki bug-bug yang ada serta memperbaiki masalah yang muncul.

– Pemeliharaan

Melakukan pemeliharaan terhadap software tersebut dengan memperbarui versi, memperbaiki keamanan, dan melakukan perbaikan bila terjadi sesuatu.

– Bekerja sama

Seorang software developer wajib untuk bekerja sama dengan bagian yang lain seperti UI/UX desainer untuk mendesain tampilan software, system analyst dan tim lainnya.

Skill yang Dibutuhkan Software Developer

Adapun skill yang dibutuhkan software developer yaitu sebagai berikut:

Skill yang Dibutuhkan Software Developer

– Kemampuan untuk memecahkan masalah

Seorang software developer wajib memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah, karena pasti di dalam pengembangan suatu software pasti terdapat beberapa error yang bisa terjadi. Bahkan banyak meme-meme yang beredar seputar software developer yang mereka katakan bahwa apabila ketika pertama kali mengembangkan software tidak ada kesalahan, justru itulah kesalahannya.

– Pemrograman

Untuk menjadi software developer sudah pasti harus menguasai bahasa pemrograman, seperti Java, Python, C++, JavaScript, Ruby, atau bahasa pemrograman yang relevan.

– Struktur data dan algoritma

Penting bagi seorang software developer untuk memahami prinsip-prinsip dasar struktur data dan algoritma karena struktur data dan algoritma adalah jantung dari pemrograman. Dengan seorang software developer menguasai hal ini akan membantu dalam membuat kode menjadi lebih efisien,

– Detail-Oriented

Bahasa yang digunakan dalam pemrograman sangatlah detail, bahkan ada satu spasi lebih saja bisa menyebabkan program gagal berjalan, itulah diperlukan untuk menjadi orang yang teliti dalam menjadi software developer.

– Mampu bekerja sama

Seorang software developer harus mampu bekerja sama dengan orang lain, seperti tim UI/UX, system analyst dan bahkan client sendiri. Bagi seorang software developer yang freelance juga sangat perlu mempunyai rasa kerja sama, karena tanpa ada client, Anda tidak bisa menerima pekerjaan tersebut.

Cara Menjadi Software Developer

Berikut adalah cara untuk menjadi software developer:

Pendidikan Sekolah

Dalam sekolah Anda akan diajarkan matematika yang sangat penting dalam dunia coding. Dengan matematika Anda bisa mengembangkan keterampilan dalam merancang algoritma yang efisien untuk menyelesaikan masalah.

Baca Juga:  3 Tips Belajar Coding untuk Pemula

Pendidikan Tinggi

Pilih program studi yang sesuai dengan bidang software developer seperti ilmu komputer, Teknik perangkat lunak, atau bidang yang terkait. Cari di Google tentang program studi yang mengajarkan tentang pemrograman.

Belajar Mandiri

Anda bisa belajar menjadi software developer dengan belajar mandiri, caranya adalah belajar lewat buku, video-video tutorial di YouTube, TikTok, atau social media lainnya.

Belajar di Kursus atau Bootcamp

Anda bisa mengikuti kursus-kursus yang membuka pengajaran tentang software developer, walaupun ini berbayar, jika Anda berhasil mengikutinya maka nanti Anda akan diberikan sertifikat yang membantu membangun nilai di bidang ini walaupun Anda bukan lulusan ilmu komputer di kuliah.

Salah satu kursus yang bisa diikuti adalah di Coding Studio yang mempunyai pembelajaran tentang coding selama 3 bulan dan bahkan ada mentoring live supaya membantu Anda. Kemudian ada Career Support yang akan membantu Anda menemukan pekerjaan.

Perbedaan Software Developer dan Software Engineer

Perbedaan Software Developer dan Software Engineer

Walaupun kelihatannya mirip, ternyata software developer dan software engineer memiliki beberapa perbedaan. Berikut adalah perbedaan software developer dengan software engineer:

– Tanggung jawab

Software developer memiliki tanggung jawab dalam pembangunan software, melakukan pengujian efisiensi, pelaksanaan pemeliharaan dan keamanan software.

Software engineer memiliki tanggung jawab dalam riset, perancangan, pengembangan yang didasarkan pada kebutuhan client serta melakukan tujuh fase SDLC.

– Kualitas software

Seorang software developer bertanggung jawab untuk menghasilkan perangkat lunak yang berfungsi sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi, dengan penekanan pada implementasi yang tepat waktu.

Baca Juga: Mengenal Profesi Software Engineering dan Prospek Kerjanya

Seorang software engineer sering kali lebih terfokus pada aspek-aspek kualitas perangkat lunak, termasuk perencanaan, pengujian, dokumentasi, dan perhatian terhadap aspek keamanan dan kinerja.

Walaupun software developer adalah pekerjaan yang banyak diminati saat ini, bukan berarti semua orang bisa menjadi salah satunya. Demikian penjelasan seputar software developer.

Related Articles