Apa itu Software Engineering? Pengertian, Tujuan, Tugas dan Contohnya

Software engineering adalah proses pengembangan piranti lunak yang dilakukan dengan metode yang lebih sistematis. Apakah Anda berminat untuk mempelajari software engineering? Pahami lebih dulu tentang apa itu software engineering dari mulai pengertian, tujuan, tugas, metode dan contohnya secara lengkap.

Pengertian Software Engineering

Software engineering adalah sebuah metode penerapan prinsip-prinsip keteknikan yang dipakai dalam proses pembuatan perangkat lunak. Menjadi salah satu cabang ilmu computer yang digunakan untuk mengetahui sesuatu yang salah dalam penggunaan perangkat lunak. Selain itu, juga untuk mendukung pemanfaatan perangkat lunak sehingga bisa bekerja sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

Pengertian Software Engineering

Tujuan Penggunaan Software Engineering

Apa saja hal utama yang menjadi tujuan Software Engineering? Setidaknya ada beberapa hal yang menjadi tujuan utama, diantaranya sebagai berikut:

  • Untuk memaksimalkan operasional software dengan menggunakan perangkat komputasi yang lebih efektif dan efisien
  • Software bisa digunakan untuk menetapkan kriteria pengujian dan melakukan evaluasi perangkat lunak sesuai dengan kriteria standar yang ditetapkan
  • Memungkinkan penggunaan software untuk operasional sistem sesuai dengan kebutuhan user atau pengguna
  • Menjadikan functional unit untuk memiliki kemampuan dua atau lebih saat melakukan pemrosesan data secara bersamaan
Tugas dari Software Engineering

Tugas dari Software Engineering

Menjadi bagian yang tak terpisahkan dari produk sebuah bisnis merupakan tugas software engineering. Apa saja tugasnya?

Membuat perangkat lunak yang ramah dan user friendly

Setiap pengguna pastinya ingin menggunakan sebuah perangkat piranti lunak yang user friendly, tetap memiliki tampilan yang menarik namun lebih mudah untuk digunakan. Dengan menggunakan rekayasa perangkat lunak maka bisa menjadikan sebuah software mudah untuk dipakai oleh lebih banyak pengguna.

Perawatan pada sistem perangkat lunak

Tugas selanjutnya software engineering adalah untuk melakukan maintenance atau perawatan pada sistem perangkat lunak yang digunakan. Terutama jika sistem yang sudah digunakan mengalami banyak gangguan atau kendala. Sehingga bisa diatasi dengan tepat dan cepat untuk penggunaan yang lebih optimal.

Baca Juga:  Hreflang: Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya

Untuk membuat software yang lebih inovatif

User atau pengguna menginginkan perangkat lunak yang lebih inovatif dengan fitur, fungsi dan spesifikasi sesuai kebutuhannya. Dengan adanya rekayasa perangkat lunak maka software bisa diupayakan untuk dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

Itulah beberapa tugas yang dimiliki profesi software engineering, secara keseluruhan memiliki tugas untuk mempelajari lebih mendalam tentang seluruh program, sistem dan perangkat lunak yang digunakan dalam perusahaan.

Anda harus bisa menguasai beberapa dasar Software Engineering terlebih dahulu sebelum mulai mempelajarinya. Misalnya untuk menguasai bahasa pemrograman, menguasai serta memahami perkembangan alat yang digunakan dalam rekayasa perangkat lunak, menguasai kerangka kerja, memahami struktur data dan algoritma serta menguasai kemampuan berkomunikasi yang baik.

Mengingat di dalam kinerja rekayasa perangkat lunak, skill untuk berkomunikasi sangat dibutuhkan terutama jika Anda bekerja di dalam sebuah tim yang kompleks SDM-nya.

Metode yang Digunakan dalam Software Engineering

Metode yang Digunakan dalam Software Engineering

Dalam kinerja rekayasa perangkat lunak digunakan setidaknya 5 metode yang dimanfaatkan untuk mendapatkan perangkat lunak atau aplikasi yang berkualitas. Metode Software Engineer tersebut adalah:

  • Spiral
  • RAD
  • Sekuensial linier
  • Prototype
  • 4GT

Elemen dari Software Engineering

Di dalam kinerja rekayasa perangkat lunak, diketahui ada 3 elemen Software Engineering yang menjadi kunci berhasilnya proses tersebut. Apa saja?

Peralatan atau Tools

Elemen penting yang pertama adalah peralatan atau tools yang harus dipersiapkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil pengembangan yang terbaik. 

Prosedur Kerja

Untuk membuat sebuah perangkat lunak, pengembang akan melakukan tahapan atau prosedur khusus yang harus dilalui dengan sistematis. 

Metode

Memilih metode yang tepat juga menjadi elemen penting dari pengembangan perangkat lunak. 

Di dalam proses pengembangan perangkat lunak, terdapat beberapa model pengembangan Software Engineering, yaitu:

  1. Model Waterfall (Sekuensial Linier) yang menggunakan metode tradisional yang dilakukan dengan sistematis, linear dan berurutan.
  1. Model Prototype yang menggunakan metode untuk membuat program dengan cepat dan bertahap dengan sebuah pendekatan.
  1. Model Agile yang didesain untuk melengkapi model Waterfall yang dinilai kurang fleksibel dengan menggunakan metode yang lebih terstruktur, terorganisir dan kolaboratif.
  1. Model Scrum, turunan dari model Agile menggunakan metode membagi pengembangan menjadi tujuan yang lebih kecil sehingga bisa diselesaikan dengan cepat.
  1. Model DevOps, yaitu model pengembangan yang menggunakan metode yang menggabungkan proses pengembangan dan operasi.
Baca Juga:  Staging Adalah: Pengertian, Manfaat, Tujuan dan Tahapannya

Setelah menyimak beberapa penjelasan tentang rekayasa perangkat lunak, kini saatnya mengetahui apa saja contoh Software Engineer yang terdapat di dunia bisnis. Diantaranya adalah:

  • GIS Software atau Geographic Information Systems. Adalah sebuah perangkat lunak yang dibuat untuk mendesain, mendistribusikan dan menampilkan berbagai informasi yang akan direpresentasikan secara geografis. 
  • Additive Manufacturing Software Information, yaitu sebuah perangkat lunak yang sering dipakai untuk membuat representasi digital dalam pembuatan aditif.
  • Aplikasi android, yaitu perangkat lunak berwujud aplikasi yang diinstal di perangkat android yang biasa Anda gunakan sehari-hari.

Jika Anda ingin mempelajari lebih dalam tentang software engineering bisa mencoba untuk daftar kursus IT online di Coding Studio. Ada banyak materi menarik sekaligus metode terstruktur sekaligus proses pembelajaran yang mudah untuk dipahami yang pastinya akan membuat Anda lebih mudah belajar Software Engineering.

Dalam proses pembelajaran Coding Studio semua peserta akan memperoleh keterampilan profesional praktis dalam jangka waktu singkat sehingga lebih efektif, efisien dan fleksibel. Kursus bisa diikuti secara online dari mana saja untuk memudahkan peserta bisa meningkatkan keahlian yang dibutuhkannya dengan kurikulum yang menyeluruh dan studi kasus sehingga bisa mendukung praktik kerja di dunia nyata.

Tersedia juga program bootcamp Software Engineer yang bisa membantu Anda untuk belajar lebih mendalam tentang bidang rekayasa perangkat lunak. Coding Studio dirancang untuk menyiapkan generasi berbakat di pasar industri, khususnya untuk bidang bisnis digital. Software Engineering adalah bidang ilmu yang penting untuk dipelajari pada bisnis digital masa kini, yuk daftar sekarang juga.