Software security merupakan hal penting yang diperlukan untuk membangun sistem software yang dapat dipercaya. Ini menjadi teknik yang diterapkan untuk melindungi software dari serangan berbahaya dan risiko peretas lainnya. Sehingga, software terus berfungsi dengan benar di bawah potensi risiko tersebut.

Mengembangkan software yang aman, berfokus pada tahap awal software development life cycle (SDLC) dan kode yang mendasari aplikasi tertentu. Dengan tujuan untuk mengidentifikasi kekurangan dan cacat sedini mungkin. Selain itu, keamanan ini diperlukan untuk menyediakan integrity, authentication, dan availability. Hal ini dikarenakan sistem software yang dengan mudah diserang untuk mencuri informasi, memantau konten, melihat kerentanan, dan sejenisnya.

Jenis dari software security sering kali disusun berdasarkan potensi serangan siber berbahaya. Di mana, software security berupaya untuk melindungi dan membuat solusi untuk kerentanan yang bukan merupakan hasil dari serangan berbahaya tetapi tetap berbahaya. Berikut beberapa jenis dari software security:

1. Firewall

software-security
Photo by mapel.id/firewall

Firewall adalah perangkat keamanan berupa hardware atau software komputer. Ini dapat membantu melindungi jaringan dengan bertindak sebagai perantara antara jaringan internal berdasarkan aturan keamanan yang telah ditentukan. Selain itu, ini memonitor upaya untuk mendapatkan akses ke sistem operasi. Biasanya membuat penghalang antara jaringan tepercaya dan jaringan tidak tepercaya, seperti internet. Firewall dapat memberikan tingkat perlindungan yang berbeda. Kuncinya adalah menentukan seberapa besar perlindungan yang kamu butuhkan. Firewall penting karena memiliki pengaruh besar pada teknik keamanan modern dan masih digunakan secara luas. Di mana, ini telah menjadi dasar keamanan dalam model client-server. Sebagian besar perangkat menggunakan firewall atau alat terkait erat untuk memeriksa lalu lintas dan mengurangi ancaman.

2. Antivirus

software-security
Photo by kjpargeter on freepik

Antivirus adalah sejenis software yang digunakan untuk mencegah, memindai, mendeteksi, dan menghapus virus dari komputer. Setelah diinstal, sebagian besar perangkat lunak antivirus berjalan secara otomatis di latar belakang untuk memberikan perlindungan waktu nyata terhadap serangan virus. Antivirus tidak hanya bekerja untuk mencegah kode berbahaya yang menyerang komputer dengan mengenali serangan sebelum dimulai. Tetapi, juga dirancang untuk menghentikan serangan yang sedang berlangsung dan tidak dapat dicegah. Selain itu, untuk memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh serangan tersebut setelah serangan mereda. Jika serangan berhasil melewati firewall, antivirus berguna karena mengatasi masalah keamanan. Virus komputer baru muncul setiap hari, jadi antivirus harus terus diperbarui agar tetap efektif.

3. Antispyware

software-security
Photo by netsechub.com/antispyware

Anti-spyware adalah jenis perangkat lunak yang dirancang untuk mendeteksi dan menghapus program spyware yang tidak diinginkan. Spyware adalah jenis malware yang diinstal pada komputer tanpa sepengetahuan pengguna untuk mengumpulkan informasi tentang mereka. Tujuan dari antispyware adalah untuk mencegah software yang tidak sah mencuri informasi yang ada di komputer. Hal ini dikarenakan spyware tidak perlu mencoba merusak file data atau sistem operasi. Spyware tidak memicu tindakan software antivirus. Namun, antispyware dapat mengenali tindakan tertentu yang dilakukan spyware dengan memantau komunikasi antara komputer dan penerima pesan eksternal. Ketika terjadi komunikasi yang tidak diotorisasi oleh pengguna, antispyware dapat memberi tahu pengguna dan memblokir komunikasi lebih lanjut.

Kemudian, ada beberapa keuntungan untuk mengoptimalkan software security di seluruh SDLC:

  • Peningkatan kinerja software
  • Mengurangi risiko bisnis dengan keamanan bisnis yang lebih baik
  • Mengurangi biaya untuk deteksi dan perbaikan cacat software
  • Kepatuhan berkelanjutan terhadap peraturan yang mengatur keamanan
  • Meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan
  • Dll.

Jika suatu bisnis ingin sistemnya bekerja selama bertahun-tahun tanpa kegagalan atau pelanggaran keamanan, penting untuk bekerja dengan Software Developer profesional. Di mana, ia dapat merancang, mengembangkan, dan memelihara software dengan inovasi keamanan terbaru. Tertarik untuk mendapatkan insights terkait teknologi? Yuk, follow Instagram @codingstudio.id dan stay tuned terus di blog Coding Studio!