Kotlin adalah bahasa pemrograman modern, secara resmi didukung oleh Google. Kemudian Anda dapat memakainya bersama Android Studio.

Para developer banyak yang berminat dengan bahasa pemrograman yang satu ini. Terutama yang mempunyai minat besar menjadi developer Android. Kemudian memakai compiler LLVM, sehingga para pengguna dapat mengkompilasi dalam kode JavaScript.


Kotlin Adalah Bahasa Pemrograman Modern, Kenapa Harus Mempelajarinya?

Tim yang berada di balik pengembangan bahasa pemrograman ini adalah JetBrains. Dia juga menjadi pengembang dari tools pemrograman lain, misalnya saja IDE. Saat ini Google telah mengadopsi nya dan mengembangkan aplikasi tersebut melalui Android Studio.

Penamaan Kotlin diambil dari nama sebuah pulau yang mirip dengan markas Jetbrains. Yakni di Saint Petersburg, Russia.  Awalnya rilis bulan Februari 2016 versi 1.0, kemudian hingga kini sudah mencapai versi 1.30.70.

Dalam pembuatan bahasa Android, menjadikannya bahasa kelas utama. Untuk pengembangan aplikasi Android, menjadi nomor satu. Sehingga hal tersebut menjadi alasan utama betapa penting mempelajarinya.

Bahasa pemrograman yang satu ini sangat modern dan powerfull. Dengan demikian sangat cocok bagi para developer untuk membuat aplikasi Android.

Perkembangan teknologi Android yang pesat membuat developer harus terus maju. Untuk itu dapat memanfaatkan Kotlin yang berkesinambungan berdampingan dengan Android. Inilah alasan kenapa harus belajar Kotlin.


1. Open Source

Kelebihan dari bahasa pemrograman yang satu ini adalah open sources bebas, jadi Anda dapat menggunakannya secara gratis. Selain itu, pengguna dapat melihat proses modifikasi dan pengembangan. Bahkan bisa berkontribusi di dalamnya.

Kotlin adalah bahasa pemrograman dan sebagai pengembangan aplikasi Android. Selain itu berguna untuk membangun aplikasi server dan web. Lebih hebatnya lagi, saat ini developer bisa mengemangkannya di berbagai  platform, baik itu iOS atau Mac OS.


2. Perusahaan Banyak Memakainya

Kotlin adalah salah satu kebutuhan utama para developer Android yang ingin memahami bahasa supaya terus melejit. Banyak perusahaan besar yang kini mulai mengimplementasikannya di project Java sebelumnya. Semakin banyak perusahaan yang mengikuti langkah-langkah besar seperti ini.

Dengan kata lain, banyak startup ataupun perusahaan yang memakainya. Dengan demikian, peluang kebutuhan developer Kotlin semakin tinggi. Sebagai contoh perusahaan besar yang menggunakannya adalah Pinterest, Gojek, Slack Trello, Evernote, dan masih banyak lagi.


3. Terintegrasi dengan Android Studio

Kotlin adalah berbasis Android Studio awalnya, dikembangkan oleh JetBrains. Kemudian terintegrasi dengan perfect di dalam Android Studio. Karena telah dikembangkan oleh satu perusahaan yang sama.

Kini dengan versi 3.0, pengguna dapat langsung memakainya tanpa perlu memasang plugin tambahan. Berbeda dengan Android Studio vers 2.3. Masih harus memakai plugin tambahan agar dapat memakainya.


4. Lebih Ringan dari Java

Bahasa pemrograman ini memiliki banyak konsep. Antara lain terdapat functional operation on collection, sealed classes data classes, lambda, extension function, dan konsep modern yang lain. Kemudian mengemas dengan rapi berbagai konsepnya, sehingga bisa langsung memakainya.

Apabila membandingkannya dengan Java, maka Anda harus mengkondisikan supaya project Android bisa menggunakan Java 8. Kemudian menambahkan beberapa konsep modern tadi.

Pada bahasa pemrograman modern ini terdapat pengurangan jumlah kode boilerplate secara drastis. Jadi, bagi Anda yang sering merasa pusing akibat simbol yang rumit pada bahasa pemrograman, hal tersebut tidak berlaku pada Kotlin. Sebab Kotlin adalah bahasa pemrograman yang ringkas dan sederhana.

Kotlin akan meringkas kode, jika pada Java berjumlah 50 baris. Maka, hanya akan menghabiskan sebanyak 35 baris saja. Sedangkan pada Java kodingan banyak pengulangan kode yang sama  dan terlalu bertele-tele.

Anda dapat menggunakannya bersamaan dengan Java. Kotlin dapat memanggil kode program Java. Begitu pula sebaliknya, Kode program Java bisa memanggilnya.

Lebih menariknya lagi, Anda dapat menuliskan kode Java di kelas bahasa pemrograman terbaru. Secara otomatis terdapat konversi ke sana juga.


5. Lebih Aman dari Kesalahan Error

Untuk menghindari error, hal yang dilakukan Kotlin adalah menulis kode atau sintak. Hal ini hampir sama dengan NPE Java.

Penyebab aplikasi crash adalah exception, banyak developer yang menjadi frustasi karena hal tersebut. Untuk itu, program bebas dari NPE dan menurunkan tingkat bug yang menimbulkan aplikasi berhenti dengan tiba-tiba.

Anda dapat mengakali NPE ini memakai annotations atau blok try catch. Namun, adanya Kotlin secara otomatis akan mendapatkan pengamanan.

Kemungkinan adanya error sebelum membuat APK, akan terdeteksi oleh compiler. Hal tersebut membuat Anda langsung mengetahui sumber yang bermasalah.

Aplikasi dapat di run apabila terdapat bagian error yang tidak teratasi. Berbeda dengan Java yang tidak mempunyai pemeriksaan secara otomatis.


6. Kotlin Tidak Hanya untuk Android

Kotlin adalah bahasa pemrograman yang super hebat. Tidak hanya untuk Android saja, namun Kotlin juga bisa untuk membuat web.

Selain itu, Kotlin juga berfungsi untuk mengembangkan aplikasi server, iOS melalui Kotlin Native. Akan tetapi, saat membangun web akan memerlukan beberapa framework. Misalnya saja Ktor, Spark Javelin, Spring, dan lain sebagainya.

Selebihnya, Kotlin mempunyai sifat interoperability hingga 100% dengan Java. Kemudian bisa memakainya untuk menulis JavaScript. Dengan begitu, Anda bisa memakai basis Kotlin atau Java.


7. Mudah Dipelajari

Bahasa pemrograman yang satu ini banyak mendapat pujian dari para developer. Pasalnya banyak mempunyai banyak kesederhanaan yang menjadi idaman. Apabila para pembaca telah memakai bahasa Java untuk aplikasi Android, maka saat belajar Kotlin tidak akan banyak mengalami permasalahan.

Desain bahasa pemrograman ini telah memakai elemen dengan perbagian bagian tertentu. Tujuannya agar saat menjalankan proses ngoding lebih menyenangkan.

Banyak kecanggihan Android Studio, sehingga tidak sulit untuk mempelajarinya. Kemudian, Anda bisa membuat aplikasi hanya dengan hitungan hari.

Menarik bukan? Banyak hal-hal sederhana yang dipersembahkan Kotlin, misalnya saja berupa sintak.

Tidak seperti pada Java, namun dalam pemrograman modern telah  menyuguhkan banyak kemudahan. Misalnya saja pada Java wajib menggunakan titik koma di akhir kode. Namun berbeda halnya dengan Kotlin yang bebas dari titik koma, sehingga mudah mempelajarinya.

Bahasa pemrogramannya yang  begitu matang. Tidak lagi dalam tahap alpha atau beta. Namun sudah stable dan cocok memakainya untuk production.

Untuk proses pembuatan aplikasi Android, setiap hari terdapat pembaruan library. Namun, Anda masih bisa menggunakan library Java tanpa ada hambatan yang berarti.


Di era teknologi yang semakin canggih ini, Anda tidak boleh ketinggalan atau sampai lengah. Kemampuan Kotlin sangat penting untuk Anda kuasai. Sebab akan menjadi nilai tambah bila sudah menguasainya.

Kemampuan membangun aplikasi Android di zaman yang serba digital ini sangat diperlukan. Karena Android merupakan salah satu sistem operasi yang banyak dipakai di seluruh dunia.Kotlin adalah bahasa pemrograman yang penting untuk dipelajari. Coding Studio akan memulai pemrograman untuk menguasai fundamental Android bersamanya. Bersama Coding Studio Anda akan mengetahui dengan cepat cara membuat aplikasi Android memakai Kotlin.