Di dalam suatu perusahaan, salah satu bagian penting yang berfungsi untuk mendukung efektivitas dan efisiensi perusahaan adalah database dari perusahaan tersebut. Dengan adanya data-data dalam database perusahaan, segala kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan, mulai dari produksi hingga pengembangan, dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Oleh karena itu, tidak heran apabila keahlian di bidang database merupakan salah satu keahlian penting yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan.

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk mempelajari database, kamu bisa mulai dengan memahami istilah database yang akan kita bahas di artikel kali ini nih! Dengan memahami istilah database di artikel ini, pastinya kamu akan lebih mudah dalam melanjutkan pembelajaran kamu ke depannya. Kira-kira, ada istilah database apa saja ya yang harus diketahui oleh pemula?

1.      Table

Table merupakan kumpulan elemen dengan struktur seperti tabel pada umumnya, yakni terdiri atas baris dan kolom. Dalam dunia database, Table sering juga disebut sebagai Relation. Sementara itu, kolomnya disebut dengan Attribute dan barisnya disebut dengan Tuple.

Attribute atau kolom dalam Table digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik yang ada di dalamnya. Contohnya, apabila kita memiliki suatu Table ‘Mahasiswa’, maka Attribute yang mungkin kita temui di tabel itu adalah NIM, Nama Lengkap, Jurusan, dan sebagainya.

Tuple atau baris dalam Table merepresentasikan sebuah set data yang berhubungan dengan Attribute. Contohnya, di dalam tabel ‘Mahasiswa’ tadi, di Tuple atau baris pertama akan ada data-data dari seorang mahasiswa bernama Andi. Di baris pertama ini, kita bisa menemukan NIM, Nama Lengkap, Jurusan, dan data-data lainnya milik Andi. Di baris kedua, kita mungkin menemukan data dari mahasiswa lainnya, misalnya Budi. Begitu pula seterusnya.

2.      Data Definition Language (DDL)

Di dalam dunia database, ada dua jenis perintah yang pada umumnya wajib diketahui oleh pemula. Jenis perintah yang pertama adalah Data Definition Language atau DDL. DDL merupakan kumpulan perintah untuk menggambarkan desain dari database secara menyeluruh. Untuk menggambarkan desain database ini, DDL memiliki fungsi-fungsi untuk membuat, mengubah, maupun menghapus struktur data (tabel) yang ada pada database.

Beberapa perintah yang termasuk ke dalam DDL adalah:

  • Create, yang merupakan kata kunci untuk membuat tabel baru,
  • Alter, yang merupakan kata kunci untuk mengubah atau memodifikasi tabel, seperti menambahkan Attribute baru pada tabel, dan
  • Drop, yang merupakan kata kunci untuk menghapus sebuah tabel.

Tidak hanya digunakan untuk memodifikasi tabel, kata kunci di atas bisa kamu gunakan juga untuk fungsi-fungsi lainnya, seperti memodifikasi fungsi, prosedur, dan sebagainya.

3.      Data Manipulation Language (DML)

Jenis perintah kedua yang umumnya harus diketahui pemula adalah Data Manipulation Language atau DML. DML merupakan kumpulan perintah operasi dasar untuk memanipulasi data dalam database yang sebelumnya sudah dibuat dengan DDL. Operasi manipulasi yang dimaksud di sini seperti memilih, memasukkan, menghapus, serta memperbarui data yang ada di dalam database tersebut.

Beberapa perintah yang termasuk ke dalam DML adalah:

  • Select, yakni kata kunci untuk menampilkan data yang diambil untuk menampilkan data yang diambil dari suatu database, baik dari satu tabel maupun lebih,
  • Insert, yakni kata kunci untuk menambah data baru ke dalam tabel,
  • Update, yakni kata kunci untuk mengubah data yang sebelumnya sudah ada di dalam tabel,
  • Delete, yakni kata kunci untuk menghapus data dari dalam tabel.

4.      Query

Query erupakan syntax atau perintah yang digunakan untuk berinteraksi dengan data pada sistem database. Ibaratnya, query merupakan ‘bahasa pemrograman’ yang akan kamu gunakan dalam dunia database. Data Definition Language dan Data Manipulation Language di atas juga termasuk ke dalam query loh!

Layaknya bahasa pemrograman, bahasa query juga ada beragam jenisnya nih, teman-teman. Berikut ini adalah beberapa bahasa query yang populer:

  • SQL, yakni Structured Query Language. Bahasa query yang satu ini bisa dibilang merupakan bahasa utama yang digunakan untuk pengelolaan database. Beberapa Database Management System (DBMS) yang menggunakan bahasa SQL ini adalah Oracle, Microsoft SQL Server, dan PostgreSQL.
SQL, salah satu istilah database yang harus diketahui pemula
  • NoSQL, yakni Not Only SQL. Sesuai dengan namanya, NoSQL merupakan bahasa yang tidak menggunakan perintah SQL untuk berinteraksi dengan database yang ada. Pada umumnya, NoSQL digunakan pada aplikasi web real-time.
NOSQL, salah satu istilah database yang harus diketahui pemula

Jika dilihat dari jenisnya, NoSQL bisa dibilang memiliki lebih banyak jenis database yang beragam. Salah satu contohnya adalah jenis-jenis database NoSQL berikut yang dibagi berdasarkan cara penyimpanan datanya:

  • Key-Value based, yaitu database yang disimpan dalam bentuk pasangan kunci dan isi,
  • Document based, yaitu database yang disimpan dalam bentuk dokumen,
  • Column based, yaitu database yang disimpan dalam bentuk kolom,
  • Graph based, yaitu database yang disimpan dalam bentuk graf yang terdiri atas node dan edge.

Itulah beberapa istilah database yang akan sangat membantu kamu untuk memulai perjalanan kamu dalam mendalami dunia database! Istilah apa saja yang sudah kamu ketahui sebelumnya? Atau mungkin kamu sudah mengetahui seluruh istilah database di atas?

Nah, jika kamu memang sudah menguasai istilah-istilah database di atas, kamu bisa mulai melakukan riset untuk menentukan jenis database apa yang ingin kamu pelajari selanjutnya, teman-teman. Contohnya, apakah kamu ingin lebih mendalami SQL atau NoSQL, software apa yang ingin kamu kuasai, dan sebagainya. Semoga informasi yang kamu dapatkan melalui artikel kali ini bisa sedikit membantu kamu dalam menjelajahi dunia database lebih jauh lagi ya, teman-teman! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!