Fungsi If, Else, If Elif Else, dan Nested If pada Python

Pengambilan keputusan terhadap suatu kondisi adalah hal yang lumrah terjadi di kehidupan. Tanpa adanya pengambilan keputusan, setiap orang pastinya akan kesulitan dalam memecahkan masalah. Begitu pula dengan Python, memecahkan masalah sudah menjadi bagian yang penting sekali dalam bahasa pemrograman yang satu ini.

Apakah kamu penasaran bagaimana cara untuk mengambil sebuah keputusan melalui Python? Jika kamu penasaran, maka kamu datang ke tempat yang tepat untuk belajar. Tanpa kamu sadari, kamu sudah mengetahui salah satu cara pengambilan keputusan melalui Python, lho! Masih belum paham? Yuk, simak apa saja cara pengambilan keputusan melalui fungsi if, else, if elif else, dan nested if pada Python!

1. Fungsi If

Berdasarkan contoh di atas, dapat kamu lihat bahwa pernyataan print(“kamu datang ke tempat yang tepat untuk belajar”) akan dikeluarkan sebagai output atas kondisi yang dimiliki program tersebut. Kondisi yang dimaksud oleh contoh adalah penasaran dan tidak penasaran. Dalam fungsi if, kondisi yang dapat kamu berikan ke dalam program bisa lebih dari satu kondisi. Ketika fungsi if ini dieksekusi, program akan cek semua kondisi yang diberikan. Apabila ada kondisi yang sesuai, program memberikan output pernyataan dari kondisi tersebut. Sebaliknya jika tidak sesuai, program akan mengabaikan pernyataan dengan kondisi yang tidak sesuai.

2. Fungsi Else

fungsi python

Dalam mengambil keputusan pastinya kamu sering kali menyiapkan rencana cadangan sebagai alternatif. Rencana cadangan ini akan dilakukan apabila semua kondisi awal tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Python pun juga sama, fungsi else dapat kamu gunakan sebagai kondisi alternatif ketika semua kondisi awal tidak ada yang sesuai. Namun, fungsi else tidak bisa berdiri sendiri dan hanya dapat kamu gunakan ketika ada fungsi if.

Coba kamu perhatikan contoh di atas. Pernyataan print(“kata kunci tidak ditemukan!”) akan dikeluarkan sebagai output. Hal ini terjadi karena program tidak menemukan kondisi yang sesuai dan memilih untuk menjalankan pernyataan dengan kondisi alternatif.

3. Fungsi If Elif Else

fungsi python

Jika kondisi yang kamu berikan semakin banyak terhadap suatu masalah, maka output yang dikeluarkan oleh program akan semakin baik. Agar bisa membantu kamu, diciptakanlah fungsi yang bernama elif. Fungsi elif dapat dijadikan kondisi tambahan ketika kondisi yang kamu berikan sebelumnya tidak sesuai. Berbeda dengan fungsi else, fungsi elif akan dicek terlebih dahulu oleh program. 

Mungkin kamu sedang bertanya-tanya alasan pentingnya penggunaan fungsi elif dibandingkan dengan fungsi if yang banyak. Namun, tahukah kamu? Ternyata output yang dikeluarkan dari fungsi elif dengan fungsi if yang banyak bisa berbeda, lho! Coba kamu perhatikan contoh yang ada di atas. Ketika mencari sebuah karakter dalam sebuah kata dengan menggunakan fungsi if yang banyak, pernyataan yang dikeluarkan bisa lebih dari satu. Lain halnya ketika menggunakan fungsi elif, hanya ada satu pernyataan yang dikeluarkan untuk satu masalah.

4. Fungsi Nested If

fungsi python

Memang bisa menggunakan fungsi if di dalam fungsi if, elif, dan else? Jawabannya adalah tentu saja bisa! Penggunaan fungsi nested if sering kali ditujukan untuk pembuatan kondisi yang lebih detail. Berdasarkan pada contoh di atas, kondisi tambahan akan dicek oleh program setelah kondisi sebelumnya sudah sesuai. Apabila kondisi nested if dan kondisi sebelumnya sudah sesuai, program akan mengeluarkan output seperti biasa.

Nah, itulah cara-cara pengambilan keputusan melalui fungsi if, else, if elif else, dan nested if pada Python. Jika kamu ingin membuat sebuah program yang kompleks, maka kamu harus mempertimbangkan untuk menggunakan fungsi-fungsi ini. Hal ini harus kamu pertimbangkan karena program yang kompleks akan membutuhkan kondisi-kondisi untuk mengolah perintah yang diberikan oleh penggunanya. Apabila topik ini membuatmu tertarik, jangan lupa untuk selalu update dengan blog coding studio ya!