Skripsi Kualitatif, Inilah Pengertian dan Contoh-contohnya

skripsi kualitatif

Bagi seorang mahasiswa, skripsi tentunya bukanlah hal yang baru karena skripsi merupakan sebuah syarat yang harus terpenuhi agar mahasiswa tersebut bisa lulus. Tahukah Anda, ternyata penelitian atau penulisan skripsi ini terdiri dari dua jenis loh yaitu skripsi kuantitatif dan skripsi kualitatif. Tahukah Anda perbedaan keduanya?

Skripsi kuantitatif merupakan karya tulis ilmiah yang ditulis berdasarkan penelitian kuantitatif, di mana penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan teori yang digunakan sebagai bahan penjelas kemudian akan berakhir dengan sebuah teori juga.

Sedangkan jenis skripsi yang kedua yaitu kualitatif merupakan sebuah karya tulis ilmiah yang disusun berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk memahami sebuah fenomena yang ada tentang apa yang sudah dialami. Nah untuk lebih lanjutnya simak informasi di bawah ini.

Apa Itu Penelitian Kualitatif?

skripsi kualitatif

Seperti yang telah disebutkan tadi, penelitian kualitatif merupakan sebuah penelitian yang didasarkan untuk memahami sebuah fenomena terkait pengalaman yang dialami oleh subjek penelitian yaitu Anda sendiri baik itu membahas perilaku, persepsi, tindakan atau motivasi yang dikemas dalam bentuk ilmiah dan tentunya dengan memanfaatkan metode ilmiah yaitu skripsi, termasuk skripsi kualitatif.

Adapun tujuan dari penelitian kualitatif itu sendiri yaitu untuk menjelaskan fenomena tersebut lebih jelas dengan cara melakukan pengumpulan data sedalam-dalamnya.

Kriteria yang perlu Anda ketahui untuk mengetahui apakah penelitian atau skripsi tersebut sudah tepat atau belum dapat dilihat dari semakin dalam atau semakin teliti dan tergalinya sebuah data yang didapat maka kualitas dari penelitian atau hasil skripsi Anda akan dilihat sangat baik.

Baca Juga:  Trademark Adalah: Pengertian, Manfaat, Jenis dan Contohnya

Informasi selanjutnya jika dibandingkan dengan skripsi kuantitatif, pada penelitian kualitatif ini tidak memperhatikan jumlah responden atau dalam hal ini adalah objek penelitian. Hal tersebut karena pada skripsi kualitatif ini yang dilihat adalah kedalaman data bukanlah kuantitas atau jumlah dari data tersebut.

Selanjutnya di bawah ini akan dibahas beberapa poin yang perlu Anda pahami jika akan melakukan penelitian atau menulis skripsi yang sifatnya kualitatif.

– Penelitian ini tidak berfokus pada pengukuran variabel

Seperti yang disebutkan tadi, penelitian kualitatif tidak memperhatikan jumlah datanya. Hal yang dilihat hanya pada kualitas dari data yang diperoleh. Oleh karena itu penelitian ini tidak berfokus pada pengukuran variabel.

Jadi jika dibandingkan dengan penelitian yang kuantitatif, penelitian tidak akan fokus pada angka-angka pada hasil penelitiannya.

– Biasanya penelitian tidak dilakukan pengujian

Poin selanjutnya karena tidak fokus pada angka di hasil penelitiannya sehingga pada penelitian ini tidak akan dilakukan pengujian yang menggunakan metode statistik. Jika pada skripsi umumnya yang Anda kenal atau ketahui adalah skripsi dengan hasil penelitian yang berupa angka-angka yang sebelumnya dilakukan pengujian namun dalam hal ini skripsi yang kualitatif tidak dilakukan pengujian.

– Sifatnya elaborasi

Poin selanjutnya yaitu sifatnya elaborasi, jadi peneliti diperbolehkan untuk menggali sebuah informasi yang lebih mendalam terhadap objek yang diteliti. Jadi yang dimaksud elaborasi ini, peneliti akan diberi kesempatan dalam mengembangkan ide, gagasan ataupun mengekspresikan konsep pada objek yang diteliti.

– Tidak bergantung pada sebuah pengukuran numerik.

Selanjutnya hasil data yang dibahas tidak bergantung pada sebuah pengukuran numerik. Jadi tanpa diperoleh data yang bentuknya numerik, sebuah penelitian tentu bisa dibahas karena yang dibahas adalah hal-hal seperti perilaku, tindakan atau gagasan berdasarkan apa yang dialami subjek penelitian.

– Jika diperhatikan sifatnya tidak terstruktur

Dalam hal ini jika dibandingkan dengan skripsi kuantitatif, penelitian kualitatif yang ditulis pada skripsi biasnya tidak terlalu struktur. Mungkin yang dimaksudkan di sini yaitu jika pada kuantitatif semua bahasannya berkorelasi sedangkan pada kualitatif tidak terlalu korelatif.

Baca Juga:  Skala Nominal Adalah Pengukuran Data, Berikut Penjelasannya

Contohnya ketika peneliti akan membahas C, peneliti harus membahas A terlebih dahulu pada penelitian kuantitatif karena berkesinambungan. Nah namun pada kualitatif jika peneliti akan menuliskan C, peneliti tidak perlu menuliskan A terlebih dahulu. Oleh karena inilah alasan mengapa skripsi yang sifatnya kualitatif tidak terlalu terstruktur.

Apa Saja Contoh Skripsi Kualitatif?

skripsi kualitatif

Berikut ini adalah beberapa contoh judul skripsi kualitatif yang bisa Anda jadikan sebagai referensi untuk membuat tulisan skripsi.

· Gaya Belajar Mana yang Efisien untuk Anak Autis

Contoh skripsi kualitatif yang pertama adalah salah satu judul skripsi kualitatif dalam bidang Pendidikan. Bisa dilihat pada contoh di sini bahwa judul yang tertulis menunjukkan pemilihan atau penentuan gaya belajar mana yang efisien untuk digunakan pada anak yang berkebutuhan khusus.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan nantinya tentu hasil penelitian tidak terlalu membahas angka-angka namun penelitian yang dicari adalah agar tujuan pembelajaran bisa tercapai dan anak bisa memahami proses pembelajaran dengan baik maka gaya belajar tersebut yang cocok digunakan untuk mendukung proses pembelajaran.

· Dampak Literasi Komputer Pada Pendidikan

Contoh skripsi kualitatif selanjutnya dibahas dampak literasi pada sebuah pendidikan khsusnya literasi digital. Seperti yang diketahui kegiatan literasi sangat ditekankan untuk dilakukan oleh seorang peserta didik dan seiring berkembangnya waktu literasi digital ternyata juga bisa mendukung pendidikan di Indonesia.

Berdasarkan judul tersebut dapat diketahui bahwa pada penelitian ini berisi pendapat dari subyek peneliti yang akan sedikit dikaitkan dengan sebuah teori yang mendukung pendapat tersebut. Nah namun jika diperhatikan hal yang menunjukkan sifat kualitatif di sini, lagi-lagi tidak bergantung pada pengukuran numerik.

Jadi data yang bentuknya angka-angka di sini tidak terlalu dibutuhkan karena yang dibahas lebih ke apa saja dampak atau pengaruh yang didapatkan ketika peserta didik melakukan literasi digital dengan baik.

· Kebutuhan Untuk Memasukkan Teknologi ke Dalam Sistem Pendidikan

Contoh proposal skripsi kualitatif selanjutnya masih dalam bidang pendidikan yaitu apakah penting atau apakah sangat dibutuhkan memasukkan teknologi dalam proses pembelajaran di Indonesia. Hal ini tentunya sangat dibutuhkan karena mengingat perkembangan teknologi sudah dimanfaatkan di berbagai bidang. Pendidikan di Indonesia saat ini juga sedang menerapkan yang namanya pembelajaran abad 21 yang sangat berpengaruh dalam pemanfaatan teknologi.

Baca Juga:  Core Value: Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Contohnya

· Tanda-tanda Depresi dan Kecemasan Pada Pasien

Jika Anda yang berasal dari bidang kesehatan maka contoh judul skripsi kualitatif ini cocok untuk Anda pilih. Pada penelitian ini nantinya Anda akan membahas apa saja tanda-tanda yang mungkin terjadi pada pasien yang menderita depresi berdasarkan penelitian yang dilakukan.

Jadi peneliti akan memberikan informasi tanda-tanda yang bisa diketahui secara real sehingga tidak membutuhkan data berupa angka yang nyata.

· Penyampaian informasi secara berlebihan: Apakah masyarakat akan tertekan dengan banyaknya jumlah data pemilihan umum yang disampaikan?

skripsi kualitatif

Contoh selanjutnya berasal dari bidang jurusan ilmu politik, judul ini akan sangat cocok dipilih di saat ini karena sebentar lagi berlangsung masa politik. Jadi pengetahuan akan sistem pemungutan suara penting sekali diketahui berdasarkan penelitian yang dilakukan.

Itulah beberapa contoh judul skripsi kualitatif yang bisa Anda pilih sesuai dengan jurusan Anda masing-masing.

Tertarik mengikuti kurusus yang disediakan Coding Studio, cek promonya sekarang

Related Articles