CRUD PHP: Pengertian, Fungsi dan Tutorial Membuatnya

CRUD PHP

Di era yang semakin maju ini, teknologi sangat berkembang pesat contohnya yaitu adanya perkembangan pada dunia bahasa pemrograman. Bagi Anda yang memiliki pekerjaan yang berkaitan dengan database, CRUD PHP mungkin sudah tidak asing lagi Anda dengar. Ya, istilah yang satu ini memang sudah sangat familiar di kalangan developer khususnya kalangan back end developer.

CRUD PHP

CRUD ini memang banyak digunakan dalam membangun sebuah program yang memiliki sifat dinamis. Nah untuk bahasa pemrograman yang populer dan sering digunakan pada fungsi yang satu ini di antaranya PHP dan MySQL. Pada artikel ini akan dibahas mengenai penjelasan CRUD baik itu pengertiannya, fungsi, hingga cara membuatnya dengan PHP maupun MySQL.

Pengertian CRUD PHP?

Apa itu CRUD? Sebagian dari Anda mungkin masih bertanya-tanya tentang istilah yang satu ini khususnya bagi Anda yang tidak pernah mempelajari IT lebih mendalam. Jadi ternyata CRUD ini merupakan sebuah singkatan dari fungsi CRUD itu sendiri yaitu Create, Read, Update, Delete. Fungsi dari CRUD ini sendiri secara garis besar yaitu proses yang mempunyai keterkaitan dalam transaksi maupun pengambilan data dari dan ke database.

CRUD juga dikatakan dapat digunakan untuk identifikasi semua fungsi utama dalam database relasional dan aplikasi yang dipakai untuk mengelolanya yaitu seperti Microsoft SQL server, Oracle Database, MySQL dan lainnya.

CRUD PHP

Bagi para developer itu sendiri, CRUD merupakan sebuah dasar yang harus dipelajari ketika akan melakukan pengelolaan data khususnya jika menggunakan PHP atau MySQL database. Jadi dapat disebutkan juga bahwa CRUD menjadi sebuah jalur yang terhubung dan menyatu dengan bahasa pemrograman PHP juga MySQL.

Berdasarkan akronimnya tadi dapat disebutkan bahwa kegunaan dari CRUD yaitu membaca, menyisipkan, memanipulasi, mengedit ataupun menghapus data tabel. Jadi disimpulkan bahwa peran dari CRUD ini memang sangat krusial sekali bukan?

Baca Juga:  Web Service Adalah: Fungsi, Manfaat, Cara Kerja, dan Contohnya

Ya, hal tersebut karena CRUD erat kaitannya dengan sistem informasi perusahaan loh. Secara lebih jelas, fungsi dari CRUD PHP itu sendiri akan dibahas di bawah ini.

Fungsi CRUD PHP

1. Create

Create artinya adalah membuat, ya fungsi pertama dari CRUD adalah untuk menciptakan catatan maupun rekaman baru dalam database yang bisa dilakukan oleh pengguna. Perlu diketahui juga bahwa fungsi create ini juga dikenal dengan sebutan insert jika digunakan pada aplikasi database relasional SQL.

Unsur-unsur yang terdapat pada fungsi pertama ini yaitu ada catatan dan atribut di mana catatan menunjukkan sebuah baris dan atribut merupakan kolom yang digunakan. Jadi create di sini adalah pengguna bisa membuat sebuah baris atau row baru yang bisa diisi dengan data sesuai dengan atribut yang ada. Nah namun perlu diketahui juga bahwa dalam pengisian atribut baru ke tabel yang dimaksud tadi hanya bisa dilakukan oleh administrator saja ya.

2. Read

Fungsi selanjutnya yaitu read, jika diartikan read adalah membaca. Nah namun dalam hal ini fungsi read CRUD PHP adalah mengambil data dari sebuah database. Proses pengambilan ini dapat dilakukan jika Anda sudah melakukan sign ini atau maksudnya masuk pada sebuah situs tertentu.

Jadi ketika Anda sign in dan masuk ke situs tersebut tentunya Anda akan membaca data kan? Nah proses read inilah mulai berlangsung kemudian melakukan verifikasi terhadap akun yang telah Anda masukkan.

Selain itu fungsi read ini juga dapat dikatakan memiliki fungsi yang hampir sama dengan search di mana Anda bisa mengambil record tertentu kemudian membacanya. Jadi seorang pengguna bisa mencari record yang diinginkan jika menuliskan keyword yang dimaksud atau melakukan filter data berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

3. Update

Fungsi yang ketika yaitu update, jadi CRUD PHP ini bisa digunakan untuk memodifikasi maupun mengubah record yang telah ada pada database. Nah dalam memodifikasi record ini hal perlu Anda lakukan sebelumnya adalah mengubah informasi yang ada pada berbagai bidang. Jadi pada fungsi ini, Anda harus menentukan tabel atau kolom mana yang akan digunakan sebagai target untuk diperbarui.

Baca Juga:  Apa itu Moodle? Pengertian, Sejarah, Kelebihan dan Kekurangannya

Nah dalam update ini Anda juga harus menghubungkan antara nilai ataupun baris yang terkait baru setelah itu database akan memberikan respon terhadap pembaruan data yang sudah dilakukan.

4. Delete

Fungsi CRUD yang terakhir yaitu delete, pada fungsi ini Anda bisa menghapus record database yang sudah tidak diperlukan lagi. Pada CRUD PHP MySQLi, fungsi delete akan mengizinkan para pengguna menghapus record lebih dari satu pada suatu database. Beberapa aplikasi database juga bisa memberikan pilihan bagi pengguna untuk melakukan penghapusan baik itu hard delete ataukah soft delete.

Adapun yang dimaksud hard delete adalah menghapus secara permanen sedangkan soft delete memungkinkan Anda tidak untuk menghapus namun memperbarui row tanpa menghilangkan data.

Itulah beberapa fungsi dari CRUD PHP, selanjutnya Anda mungkin cukup penasaran keterkaitan CRUD PHP MySQL. Informasi selanjutnya yang akan dibahas adalah cara membuat CRUD PHP dan MySQLi.

– Buat database.sql

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah membuat database.sql terlebih dahulu. Selanjutnya database tersebut Anda impor ke database.sql dengan menggunakan phpMyAdmin. Perlu diketahui juga bahwa unsur atau isi dari tabel yang bisa diisi pada pengguna yaitu di antaranya ada ID, nama, email dan juga nomor HP.

– Buat file config.PHP

Selanjutnya Anda bisa membuat file config.PHP di mana file ini berfungsi untuk menyimpan informasi yang berkaitan dengan database host, username ataupun password. Biasanya beberapa server lokal akan bekerja sesuai dengan detail yang diberikan namun Anda bisa mengubahnya sesuai dengan detail dari host ataupun database milik Anda.

Selanjutnya dalam menghubungkan PHP dengan MySQL ini Anda dapat menggunakan fungsi MySQL_connect() yang menggunakan alamat server sebagai parameter yang utama lalu user database parameter kedua dan password user database ketiga dan keempatnya adalah nama database. Lalu untuk password itu sendiri bisa diisi sesuai dengan yang telah Anda buat pada server namun jika Anda tidak menggunakan password maka bisa Anda isikan dengan string kosong.

CRUD PHP

– Buat file index.PHP

Kemudian Anda bisa membuat file index.PHP, pada file ini Anda bisa melihat semua daftar pengguna dengan menggunakan MySQL select query.

Baca Juga:  Apa Itu Responsive Design Website? Pengertian, Manfaat dan Cara Kerjanya

– Buat file add.PHP

Selanjutnya file add.PHP yang dibuat memiliki fungsi untuk menambah pengguna yang baru.

– Buat file edit.PHP

Sesuai dengan judul dari filenya, edit.PHP digunakan dalam urusan mengedit ataupun mengupdate data pengguna.

– Buat file delete.PHP

Langkah selanjutnya yang merupakan langkah terakhir adalah membuat file delete.PHP di mana file ini digunakan untuk menghapus atau mendelete pengguna mana pun yang Anda pilih hanya dengan cara mengklik link delete saja.

Itulah beberapa informasi tentang CRUD PHP, kini setelah mengetahuinya mungkin Anda jadi semakin tertarik dengan bahasa pemrograman.

Jadi jika Anda tertarik melakukannya, Anda bisa mempelajarinya secara lebih mendalam. Anda juga bisa mengikuti kursus CRUD yang telah disediakan Coding Studio, cek promonya sekarang.

Related Articles