Teknik Cross Selling: Pengertian, Manfaat dan Cara Kerjanya

Teknik Cross Selling Pengertian, Manfaat dan Cara Kerjanya

Cross selling adalah hal yang umum dilakukan pada bidang bisnis dimana cross selling atau penjualan silang mendorong pelanggan untuk membeli produk apa pun yang berhubungan dengan produk utamanya. Penjualan seperti ini menggunakan teknik tersirat yang dilakukan perusahaan untuk pelanggan yang sudah ada.  

Apa Itu Cross Selling?

Seiring dengan persaingan bisnis yang semakin ketat, menuntut perusahaan agar kreatif dalam melakukan kegiatan marketing. Salah satu teknik marketing yang efisien dan sederhana adalah cross selling

Apa Itu Cross Selling

Cross selling adalah strategi dalam melakukan penjualan dengan menawarkan produk tambahan. Produk tambahan yang dijual, tentunya berhubungan dengan produk utama yang dijual. 

Tujuan dari teknik penjualan ini adalah meyakinkan pelanggan untuk mengeluarkan uang lebih banyak dengan membeli produk tambahan yang relevan dengan produk utama. Dapat disimpulkan bawah cross selling merupakan konsep yang mencakup penjualan, pemesanan dan pelayanan terhadap pelanggan. 

Manfaat Cross Selling

Apa Saja Manfaat dari Cross Selling

Adapun manfaat cross selling yang akan diperoleh adalah sebagai berikut. 

Meningkatkan Penjualan

Cross selling menjadi metode yang digunakan perusahaan untuk meningkatkan penjualan. Biasanya, pihak perusahaan akan memotivasi pelanggan untuk membeli lebih banyak produk termasuk produk pelengkap yang lainnya. 

Mengurangi Biaya Penjualan

Kegiatan marketing tidak jarang membutuhkan biaya yang besar. Melalui cross selling, perusahaan mampu menekan biaya pengeluaran dalam meningkatkan jumlah penjualan. Hal ini disebabkan, cross selling mendorong pelanggan untuk membeli produk lebih banyak. 

Membantu Promosi Produk

Cross selling adalah alat promosi yang paling efisien. Dalam proses ini, pelanggan akan memahami produk lebih dalam dan bahkan mengenal produk yang belum pernah ditemukan. Cara ini menjadi langkah promosi paling ekonomis dan sederhana yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan bisnis. 

Baca Juga:  Content Creator: Pengertian, Jenis dan Skillnya

Membangun Hubungan Baik dengan Pelanggan

Melalui penjualan silang, pelanggan dapat memperoleh data secara relevan. Dengan begitu, dapat membangun hubungan baik dengan pelanggan. Informasi yang digali pada pelanggan dapat dikumpulkan dan membantu bisnis dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. 

Cara menentukan cross selling bergantung pada metode yang dilakukan dan ketepatan target yang dituju. Untuk itu, pastikan Anda memahami metode dalam melakukan cross selling

Apa Saja Metode Dari Cross Selling?

Cara melakukan cross selling pada dasarnya cukup mudah. Agar mencapai tujuan yang diinginkan, metode cross selling yang perlu dipahami adalah:  

  • Tawarkan layanan tambahan yang relevan dengan produk utama dengan menggali kebutuhan nasabah. 
  • Penjualan bundel dalam cross selling adalah kunci dalam meningkatkan penjualan secara efektif. 
  • Memberikan saran berdasarkan data akurat dari referensi Anda yang diberikan pada pelanggan. 
  • Promosikan diskon yang berlaku untuk menarik jumlah pelanggan. Diskon menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan dan bahkan cenderung membuat nasabah membeli lebih dari satu produk. 
  • Memberikan pengetahuan kepada pelanggan terkait manfaat dari produk yang ditawarkan atau referensi yang tepat dari produk yang dibutuhkan oleh pelanggan. 

Bagaimana Strategi Penjualan Silang/Cross Selling?

Berikut ini adalah beberapa strategi cross selling yang dapat dilakukan. 

Berikan Diskon dalam Pembelian Banyak

Strategi paling utama dalam melakukan cross selling adalah memberikan diskon. Hampir sebagian besar pelanggan menyukai diskon sehingga secara naluriah tertarik untuk membeli produk yang dijual. 

Jika Anda penjual online shop, Anda dapat memberikan diskon berupa gratis ongkir untuk minimal pembelian tertentu. Dengan begitu, pelanggan akan menambah produk agar tercapai diskon gratis ongkir. 

Mengetahui Profil Pelanggan secara Akurat

Mencari informasi secara akurat mengenai profil pelanggan akan semakin memudahkan Anda dalam melakukan cross selling. Dengan memahami profil pelanggan, Anda dapat menawarkan produk yang tepat dan memiliki kesempatan besar menarik pelanggan. 

Pertimbangkan Harga Jual

Untuk melakukan cross selling, Anda dapat mempertimbangkan harga jual yang ditawarkan. Dengan harga jual yang menarik maka pelanggan akan dengan senang hati membeli produk tambahan. 

Baca Juga:  Integrated Digital Marketing Adalah: Pengertian dan Strateginya

Manfaatkan User Generated Content (UGC)

UGC kerap kali dijadikan sebagai alat dalam membangun kepercayaan dengan pelanggan. Ulasan atau tanggapan dari pelanggan menjadi salah satu UGC. Pelanggan baru akan lebih percaya dengan ulasan dari pelanggan sebelumnya dibandingkan dengan brand ambassador

Tawarkan Produk Rekomendasi Pribadi

Menawarkan produk dengan rekomendasi pribadi merupakan cara konvensional dalam melakukan cross selling. Anda dapat memberikan rekomendasi secara langsung di depan pelanggan sesuai referensi Anda. Untuk itu, dibutuhkan komunikasi yang baik dengan pelanggan untuk mencapai tujuan cross selling

Cara kerja cross selling akan memberikan hasil yang maksimal jika menggunakan strategi yang sudah dipertimbangkan dengan matang. Selain itu, dibutuhkan juga kemampuan dalam menjual produk sehingga menarik pelanggan untuk membelinya. 

Apa Perbedaan Up Selling dan Cross Seling

Apa Perbedaan Up Selling dan Cross Seling? 

Setelah mengetahui apa itu cross selling, tentunya Anda bisa membedakannya dengan up selling. Kedua istilah ini berkaitan dengan meningkatkan omzet penjualan. Berikut ini akan dijelaskan beberapa perbedaan up selling dan cross selling

Fungsi Layanan

Dilihat dari fungsi layanan, cross selling berkaitan dengan meningkatkan omzet penjualan dengan menawarkan produk tambahan. Sedangkan up selling berkaitan meningkatkan penjualan dengan meningkatkan versi dari produk aslinya. 

Fokus Penawaran

Cross selling adalah menawarkan produk tambahan yang berkaitan erat penjualan utamanya. Sedangkan untuk up selling, membujuk pelanggan untuk membeli produk serupa namun memiliki spesifikasi atau fitur terbaru. 

Motif

Motif cross selling yaitu untuk meyakinkan pelanggan untuk membelanjakan uangnya lebih banyak selama proses pembelian. Sedangkan up selling menawarkan pelanggan untuk membeli versi upgrade produk yang dijual sebelumnya. 

Melalui situs Coding Studio, kemampuan cross selling Anda akan semakin meningkat. Apalagi Anda akan diajarkan secara langsung melalui contoh cross selling yang tepat oleh mentor berkualitas.

Related Articles