Contextual Advertising: Pengertian, Cara Kerja dan Contohnya

Contextual Advertising Pengertian, Cara Kerja dan Contohnya

Pemasaran digital telah menjadi pondasi yang tidak terhindarkan bagi bisnis modern. Di tengah lautan informasi yang terus berkembang di internet, mencapai audiens yang tepat dengan pesan yang relevan adalah kunci keberhasilan. Contextual advertising adalah salah satu di antara beragam strategi pemasaran yang ada dan semakin mendapat perhatian. 

Mengenai contextual marketing, mari kita bahas mengenai strategi pemasaran ini lebih dalam agar bisa memahaminya. 

Apa Itu Contextual Marketing?

Contextual advertising adalah strategi pemasaran digital yang memanfaatkan konteks atau konten yang sedang diakses oleh pengguna untuk menampilkan iklan yang relevan. Dengan memahami konten yang sedang dilihat atau perilaku pengguna, iklan dapat disajikan secara lebih tepat dan efektif.  

Apa Itu Contextual Marketing

Misalnya, jika seseorang sedang membaca artikel tentang perjalanan, iklan untuk agen perjalanan atau promo tiket pesawat mungkin ditampilkan. Hal ini memungkinkan pengiklan untuk menjangkau audiens yang lebih terarah dan meningkatkan kemungkinan respons positif dari pengguna. 

Mengapa Contextual Marketing Penting?

Berikut ini beberapa poin mengenai pentingnya contextual marketing: 

1. Relevansi Tinggi

Contextual advertising memungkinkan pengiklan untuk menargetkan pengguna menggunakan pesan yang relevan dengan minat atau kebutuhan mereka saat itu. Hal ini meningkatkan kemungkinan bahwa pengguna akan merespons iklan, karena sesuai dengan konteksnya. 

2. Peningkatan Retensi

Dengan menyajikan iklan yang sesuai dengan konten yang sedang dilihat oleh pengguna, contextual advertising dapat membantu membangun hubungan yang lebih kuat antara merek dan audiens. Dengan begitu dapat meningkatkan retensi pengguna dan memperpanjang durasi interaksi mereka dengan merek. 

Baca Juga:  Cumulative Layout Shift: Pengertian dan Cara Optimasinya

3. Efisiensi Biaya

Dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional, contextual advertising adalah strategi pemasaran yang sering kali lebih efisien dari segi biaya karena lebih terarah. Pengiklan dapat menghindari pemborosan sumber daya dengan menargetkan iklan mereka hanya kepada mereka yang memiliki minat atau kebutuhan yang relevan. 

4. Peningkatan Konversi

Konten yang relevan dan tepat waktu cenderung menghasilkan tingkat konversi yang lebih tinggi. Dengan menampilkan iklan kepada pengguna yang sedang dalam konteks yang tepat, peluang untuk mengonversi mereka menjadi pelanggan atau klien meningkat secara signifikan. 

Cara Kerja Contextual Advertising

Agar lebih memahami contextual advertising, berikut ini poin-poin mengenai cara kerjanya: 

Cara Kerja Contextual Advertising

1. Analisis Konten

Platform contextual advertising menggunakan algoritma yang canggih untuk menganalisis konten halaman web atau aplikasi di mana iklan akan ditampilkan. Mereka mencari kata kunci, topik, dan konteks lainnya yang relevan dengan minat pengguna. 

2. Profil Pengguna

Selain menganalisis konten, platform tersebut juga membangun profil pengguna berdasarkan riwayat penelusuran, perilaku online dan preferensi mereka. Informasi ini digunakan untuk menyesuaikan iklan dengan minat dan kebutuhan individu. 

3. Penentuan Penawaran

Setelah konten dan profil pengguna dianalisis, platform contextual advertising menentukan iklan mana yang paling cocok untuk ditampilkan kepada pengguna tertentu. Proses ini melibatkan perhitungan yang kompleks untuk memastikan relevansi dan efektivitas maksimal. 

4. Penayangan Iklan

Setelah iklan ditentukan, mereka ditampilkan kepada pengguna yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh platform. Ini bisa berupa iklan teks, gambar, atau video yang muncul di halaman web, aplikasi seluler, atau platform lainnya. 

Cara Menggunakan Contextual Advertising

Berikut ini cara dalam menggunakan contextual advertising

1. Identifikasi Target Audiens

Langkah pertama dalam menggunakan contextual advertising adalah mengidentifikasi siapa target audiens Anda dan apa yang mereka cari atau minati secara online. 

2. Pilih Platform

Pilih platform contextual advertising yang sesuai dengan audiens target Anda dan tujuan pemasaran Anda. Beberapa platform populer termasuk Google Ads, Facebook Ads, dan platform iklan kontekstual lainnya. 

Baca Juga:  Apa itu Social Proof? Pengertian, Prinsip dan Cara Penerapannya

3. Buat Kampanye

Buat kampanye iklan yang relevan dengan konten yang sedang dilihat oleh pengguna. Gunakan kata kunci yang tepat dan buat pesan yang menarik dan sesuai dengan konteks. 

4. Analisis dan Optimalisasi

Pantau kinerja kampanye Anda secara teratur dan lakukan optimalisasi berdasarkan data yang Anda kumpulkan. Uji berbagai strategi dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas iklan Anda. 

Contoh Contextual Advertising

Ada beberapa contoh dari contextual advertising yang mudah ditemukan dalam keseharian, seperti: 

1. Pencarian Google

Ketika seseorang mencari “tempat liburan eksotis”, iklan dari agen perjalanan atau hotel eksotis mungkin muncul di hasil pencarian Google. 

2. Media Sosial

Jika seseorang sering mengikuti akun makanan sehat di media sosial, mereka mungkin melihat iklan untuk produk makanan organik atau buku resep makanan sehat. 

3. Portal Berita

Ketika seseorang membaca artikel tentang teknologi terbaru, iklan untuk produk atau layanan teknologi mungkin ditampilkan di samping atau di antara konten berita. 

4. Aplikasi Seluler

Saat seseorang menggunakan aplikasi belanja online, mereka mungkin melihat iklan untuk produk yang relevan dengan kategori barang yang mereka telusuri. 

5. Platform Video

Ketika seseorang menonton video tutorial makeup di YouTube, iklan untuk merek kosmetik atau produk perawatan kulit mungkin ditampilkan sebelum atau selama video. 

6. Email

Dalam sebuah newsletter tentang perjalanan, iklan untuk penyewaan mobil atau pemesanan hotel mungkin dimasukkan di antara konten. 

7. Game Online

Saat seseorang bermain game online, mereka mungkin melihat iklan untuk aplikasi game lain atau produk terkait hobi mereka. Dengan memanfaatkan kekuatan contextual advertising, bisnis dapat meningkatkan visibilitas mereka secara online, menjangkau audiens yang tepat, dan meningkatkan konversi.

Agar lebih memahami lebih dalam mengenai digital marketing, ikuti kelas Coding Studio sekarang juga. Contextual advertising adalah strategi pemasaran penting yang bisa Anda pelajari dengan mengikuti kelas tersebut.

Related Articles