Belajar Fungsi Analisa Statistik

fungsi statistik
fungsi statistik

Microsoft Excel memang menjadi salah satu program yang biasa dipergunakan dalam melakukan analisis statistik. Jadi sudah pasti ada banyak sekali fungsi yang bisa digunakan pada Excel untuk analisis statistik dari beberapa data atau kelompok data. Yang bukan termasuk fungsi statistik di bawah ini adalah hal yang perlu kalian pahami dengan baik bila menggunakan Excel.

Pengertian Fungsi Analisa Statistik

Analisa statistik itu memang hal yang penting dilakukan terutama untuk negara atau pemerintahan, supaya bisa terus berkembang setiap tahunnya. Penentuan kebijakan dan lain sebagainya sangat dipengaruhi oleh hasil analisa statistik dari data-data yang sudah diperoleh sebagai pengalaman. Bila kalian menggunakan Excel, maka ada banyak sekali fungsi statistik yang bisa kalian pergunakan dengan sangat mudah.

Tujuan dari sendiri memang untuk bisa mendapatkan gambaran data yang sudah dikumpulkan sebelumnya dan kemudian dilakukan analisa. Hasil analisis tersebut akan bisa dipergunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu yang sedang dihadapi. Analisis statistik ini harus dilakukan baik itu oleh pemerintahan atau perusahaan untuk bisa terus mengalami perkembangan.

Beberapa Fungsi Analisa Statistik Dalam Excel

fungsi statistik

Microsoft Excel memang menjadi salah satu program yang bisa membantu kita mengolah data dan menganalisa fungsi statistik berbagai data. Jadi fungsi statistik adalah fungsi yang paling utama pada Excel dan ada banyak sekali pilihan fungsi yang bisa kalian pilih sesuai kebutuhan.

Berikut ini kami akan coba jelaskan beberapa fungsi yang mungkin paling sering digunakan sebagai fungsi statistik beragam data atau kelompok data. Namun kalian juga harus mengetahui yang bukan termasuk fungsi statistik di bawah ini adalah.

1. Average

Fungsi pertama yakni ada Average yang merupakan fungsi untuk menghitung nilai rata-rata dari kelompok data atau beberapa kelompok data. Jadi fungsi Average ini akan bisa menghitung nilai rata-rata dari data yang ada pada suatu rentang sel yang dipilih. Kalian hanya tinggal tuliskan saja rumus Average tersebut dan tuliskan rentang sel yang akan kalian cari nilai rata-ratanya.

Baca Juga:  Mengenal Rumus Choose pada Microsoft Excel

Ada beberapa kondisi juga yang membuat kalian harus menyesuaikan rumus Average, yakni adalah nilai rata-rata dari data tertentu. Jadi ada kondisi atau persyaratan untuk suatu data bisa masuk untuk bisa dihitung nilai rata-ratanya. Bila kondisinya seperti itu maka kalian perlu mempergunakan Averageif.

Kalian tinggal tuliskan saja kriteria dari data yang akan dihitung nilai rata-ratanya dari sekelompok data yang kalian pilih. Tuliskan juga rentang sel dari data yang ingin kalian analisis untuk mencari nilai rata-ratanya di Microsoft Excel.

2. Min-Max

Fungsi yang kedua yang juga biasa dipergunakan dalam analisis statistik itu adalah Min dengan rumus fungsi MIN. MIN ini digunakan untuk mengembalikan nilai yang terkecil dari sekumpulan data yang akan dilakukan analisis. Data tersebut bisa berupa angka, nama, atau referensi yang berisi angka-angka juga.

Fungsi Max atau biasa ditulis dengan rumus MAX yang digunakan untuk mengembalikan nilai terbesar dari sekumpulan data. Secara konsep hampir sama saja dengan fungsi MIN, tapi memang data yang terbesar yang akan dikembalikan. Dalam rumusnya input number1 itu sangat diperlukan, dan number berikutnya itu opsional.

3. Count

Fungsi yang berikutnya yakni COUNT yang biasa dipakai untuk mengetahui jumlah data yang ada pada sekelompok data. Jadi fungsi ini akan menghitung jumlah cell yang berisi data, tanpa memperhatikan nilai atau data yang ada dalam cell tersebut. Jadi hanya bisa dipakai untuk menghitung jumlah cell yang berisi data saja.

Bila kalian ingin menghitung jumlah data yang tersedia dengan adanya kriteria tertentu, maka kalian bisa gunakan fungsi COUNTIF. Fungsi ini menuntut kalian untuk memasukkan kriteria yang menjadi dasar masuknya data yang akan dihitung. Jadi bisa dipakai untuk mengetahui jumlah data yang memenuhi kriterianya saja, jadi di sini isi datanya pun sudah diperhatikan.

4. SUM

Fungsi statistik Excel yang paling banyak digunakan dalam analisis statistik itu yakni SUM yang merupakan fungsi untuk menghitung jumlah nilai. Jadi di sini SUM itu akan menghitung jumlah dari data yang akan kalian analisa dengan sangat cepat, isi dari data yang akan dihitung. Jadi bila ada sekelompok data dengan nilai tertentu, maka SUM akan menjumlahkan semua data tersebut.

Baca Juga:  Jenis Teks Laporan Hasil Observasi dan Ciri-cirinya

Penjumlahan data dengan kriteria tertentu pun bisa dilakukan dengan menggunakan fungsi SUMIF juga. Kalian tinggal masukkan saja kriteria data, maka yang dijumlahkan hanya data yang memenuhi kriterianya saja.

5. Median

Median merupakan salah satu fungsi di Excel untuk statistik yang dipakai untuk menghitung nilai tengah atau angka tengah dari serangkaian data. Bila jumlah datanya genap, maka akan dihitung rata-rata dua angka yang ada di tengah data. Dalam rumusnya tentunya kalian harus input range cell dari data yang akan kalian analisa.

6. Mode

Fungsi MODE juga banyak digunakan untuk mencari nilai atau data yang paling sering muncul atau keluar dalam sekelompok data. Fungsi ini mengukur tendensi sentral dari sekelompok data dalam distribusi statistik.

7. Frequency

Fungsi Frequency ini digunakan untuk melihat seberapa sering nilai atau data muncul dalam rentang data yang diuji. Frequency ini mengembalikan Array, maka dalam rumusnya pun harus input Array juga. Biasanya fungsi Frequency ini digunakan untuk menghitung jumlah skor ujian dalam rentang skor yang ada pada data.

8. Large Small

Ada juga fungsi Large yang bisa melihat nilai paling besar dari sekumpulan data yang akan digunakan. Kalian bisa menggunakan fungsi ini untuk memilih nilai berdasarkan nilai relatifnya seperti misalnya mengembalikan skor tertinggi, kedua dan ketiga.

Lalu fungsi Small yang bisa melihat nilai paling kecil dari sekumpulan data yang akan dianalisis. Gunakan fungsi ini untuk kalian mengembalikan nilai dengan posisi relatif tertentu dalam sebuah kumpulan data.

Yang Bukan Fungsi Statistik Dalam Excel

fungsi statistik

Bila kalian melihat beberapa pilihan fungsi dalam soal mengenai Excel, maka dibawah ini yang bukan termasuk fungsi statistik adalah IF. Rumus IF ini sebenarnya cukup sering digunakan, tapi sebenarnya ini merupakan salah satu rumus yang bukan untuk statistik. Penggunaan rumus ini pun terbilang cukup rumit, karena memang mempergunakan kriteria tertentu dalam penggunaan rumusnya.

Fungsi IF yang bukan termasuk fungsi statistik di bawah ini adalah memang biasa dipergunakan untuk memilih data tertentu yang sesuai dengan kriteria yang sudah dipilih atau ditentukan. Jadi nantinya hasil dari IF ini adalah data yang sesuai dengan kriteria saja, namun hanya menampilkan data tersebut saja. Jadi bila rumus IF berdiri sendiri, maka fungsi tersebut bukan merupakan fungsi yang berhubungan dengan statistik atau analisa data.

Baca Juga:  Menggunakan Fungsi COUNTIF: Pengertian dan Cara Membuatnya

Tapi rumus IF ini sendiri bisa bergabung dengan rumus lain seperti SUM atau AVERAGE, dan lain sebagainya. Bila sudah bergabung itu sudah masuk sebagai fungsi untuk analisa statistik, karena sudah ada perhitungan dan pengolahan data di dalamnya. Jadi bila ada soal yang bukan termasuk fungsi statistik di bawah ini adalah IF untuk fungsi Excel.

Tertarik mengikuti kursus Microsoft Excel, cek promonya di Coding Studio

Related Articles