Halo, teman-teman! Setelah sebelumnya kita belajar untuk membuat tabel dalam database melalui artikel ini, sekarang kita akan belajar query database untuk mulai memasukkan data-data ke dalam tabel yang sudah kita buat nih!

Sebelum kita memulai pembelajaran kali ini, mari kita ingat kembali tabel database yang sudah kita buat. Di artikel sebelumnya, kita sudah membuat DatabaseMahasiswa yang berisikan tabel ‘Mahasiswa’. Nah, di tabel ‘Mahasiswa’ ini, kita bisa menjumpai 3 buah atribut, yakni NIM, NamaLengkap, dan Jurusan. Kurang lebih, ilustrasi tabel ‘Mahasiswa’ yang kita buat sebelumnya adalah sebagai berikut:

Nah, sama seperti ilustrasi di atas, tabel ‘Mahasiswa’ yang sudah kita buat sebelumnya masih tidak memiliki data apapun. Meskipun begitu, kita sudah menetapkan ketentuan untuk masing-masing atributnya, ‘kan? Ketentuan-ketentuan yang dimaksud adalah seperti tipe data apa yang bisa diterima oleh masing-masing atribut, berapa panjang karakter yang bisa kita masukkan, dan sebagainya. Ketentuan-ketentuan tersebut sudah kita tetapkan saat kita membuat tabel ‘Mahasiswa’ itu ya, teman-teman. Apabila kamu tidak mengingatnya, berikut adalah ketentuan-ketentuan untuk atribut yang sudah kita tetapkan sebelumnya:

Setelah mengingat bentuk tabel serta ketentuan masing-masing atribut, kini kita sudah siap untuk belajar query database yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel tersebut deh! Yuk, kita simak tahap-tahap query-nya di bawah ini!

Cara Insert Data dengan SQL

Query yang kita gunakan untuk meng-input data ke dalam tabel tentunya akan berbeda ya dengan query yang kita gunakan untuk membuat tabel. Akan tetapi, ternyata query untuk memasukkan data ke dalam tabel tidak hanya ada 1 loh! Untuk memasukkan data ke dalam tabel database, ada 2 opsi query yang bisa kamu gunakan. Meskipun begitu, secara keseluruhan, kedua query untuk memasukkan data ini tidak jauh berbeda kok, teman-teman. Format query dari keduanya adalah sebagai berikut:

Belajar query database untuk input data

Query untuk memasukkan data ke dalam tabel ini memiliki alternatif karena fungsinya pun berbeda. Opsi query yang pertama bisa kamu gunakan ketika data-data yang kamu miliki sudah lengkap sesuai atribut yang ada. Bila kita melihat dari contoh kemarin, untuk menggunakan opsi query yang pertama, kamu harus memiliki NIM, NamaLengkap, dan Jurusan dari mahasiswa yang ingin kamu masukkan datanya.

Sementara itu, opsi query yang kedua bisa kamu gunakan apabila ada beberapa data yang tidak terisi. Misalnya, kamu hanya memiliki NIM dan NamaLengkap dari mahasiswa tersebut tanpa mengetahui Jurusannya. Jika keadaannya seperti demikian, kamu bisa menggunakan opsi query yang kedua. Akan tetapi, karena kita sudah mengatur bahwa ketiga atribut dari tabel ‘Mahasiswa’ ini tidak boleh dikosongkan, maka untuk memasukkan data ke dalam tabel ‘Mahasiswa’ ini kita perlu menggunakan opsi query yang pertama ya, teman-teman.

Nah, setelah mengetahui perbedaannya, sekarang waktunya bagi kita untuk belajar query database untuk memasukkan data ke dalam tabel deh! Yuk, kita ikuti panduannya di bawah ini!

1.    Mengisi Semua Atribut yang Ada

Seperti yang sudah terlihat pada gambar sebelumnya, untuk memasukkan data ke dalam tabel database, kita akan menggunakan keyword INSERT INTO dan VALUES. Akan tetapi, bisakah teman-teman menebak apa yang akan mengisi titik-titik pada gambar sebelumnya untuk opsi query yang pertama ini?

Titik-titik setelah keyword INSERT INTO merupakan titik-titik yang harus diisi dengan nama tabel yang ingin kamu isi ya, teman-teman. Karena kita akan mengisi tabel ‘Mahasiswa’, maka query-nya akan menjadi seperti di bawah ini:

A picture containing drawing Description automatically generated

Lalu, bagaimana dengan titik-titik setelah keyword VALUES? Nah, titik-titik ini adalah tempatmu untuk memasukkan data-data mahasiswa sesuai dengan urutan atribut atau kolom pada tabel ‘Mahasiswa’. Berikut adalah urutan atribut berdasarkan tabel ‘Mahasiswa’ yang sudah kita buat sebelumnya:

A picture containing drawing Description automatically generated

Sama seperti query untuk membuat tabel, data-data mahasiswa yang akan kita masukkan harus diapit dengan tanda kurung. Selain itu, karena ketiga atribut mahasiswa ini bertipe data VARCHAR, maka setiap data untuk setiap atribut juga harus diapit dengan tanda petik satu.

Mari asumsikan bahwa kita akan memasukkan data dari seorang mahasiswa bernama Andi Sucipto dari jurusan Teknik Informatika dengan NIM 1122334455. Maka, query untuk memasukkan data-data Andi ke dalam tabel ‘Mahasiswa’ akan tampak seperti di bawah ini ya, teman-teman:

Belajar query database untuk input data

2.    Mengisi Sebagian Atribut yang Ada

Nah, opsi query yang kedua ini bisa kita gunakan apabila ada salah satu atribut yang bersifat opsional atau tidak harus diisi. Atribut yang bersifat opsional ditandai dengan tidak adanya deklarasi NOT NULL ketika tabel yang menampung atribut ini dibuat.

Query yang kedua ini tetap menggunakan keyword INSERT INTO dan VALUES ya, teman-teman. Perbedaannya, apabila di query pertama tadi kita cukup menuliskan nama tabel di titik-titik setelah INSERT INTO, maka di query kali ini, kita harus menuliskan nama tabel dan -juga nama-nama atribut yang ingin kita isi datanya.

Asumsikan bahwa kita memiliki sebuah tabel X. Tabel X memiliki atribut A, B, C, dan D. Atribut A dan C merupakan atribut yang wajib diisi, sementara atribut B dan D merupakan atribut yang bersifat opsional. Apabila kita hendak memasukkan data untuk atribut A, B, dan C, maka query-nya akan terlihat seperti ini:

A picture containing clock Description automatically generated

Bagaimana dengan titik-titik setelah keyword VALUES? Sama seperti query yang pertama, titik-titik ini adalah tempat kita memasukkan data yang kita miliki. Apabila di query yang pertama kita memasukkan data sesuai urutan atribut pada tabel, maka di query kedua ini, kita harus memasukkan datanya sesuai dengan urutan atribut yang kita tuliskan setelah INSERT INTO. Oleh karena itu, query-nya akan terlihat seperti di bawah ini:

Belajar query database untuk input data

Setelah itu, ilustrasi tabel X yang sudah ditambahkan data di atas akan menjadi seperti di bawah ini:

3.      Memasukkan Banyak Data Sekaligus

Dari kedua contoh sebelumnya, kita baru memasukkan satu data ke dalam tabel terkait ‘kan, teman-teman? Bagaimana apabila kita memiliki 3 data mahasiswa yang sudah siap untuk dimasukkan ke dalam tabel ‘Mahasiswa’?

Caranya mudah sekali, teman-teman! Kamu hanya perlu menambahkan tanda koma setelah tanda kurung tutup, kemudian tambahkan tanda kurung lagi deh! Di dalam tanda kurung yang kedua ini, kamu tinggal mengisi data-datanya dengan format yang sama seperti tanda kurung pertama. Kamu bisa melakukan hal ini terus-menerus sesuai jumlah data yang ingin kamu masukkan ke dalam tabel. Query akhirmu akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

Belajar query database untuk input data

Meskipun kita menggunakan contoh query pertama untuk kasus ini, tetapi kamu tetap bisa mengaplikasikannya pada query kedua ya, teman-teman.

Itulah cara untuk memasukkan data ke dalam tabel database! Bagaimana, teman-teman? Belajar query database untuk meng-input data ternyata tidak sulit ‘kan? Nah, semoga artikel kali ini bisa membantu kamu untuk belajar query database dengan lebih mudah ya, teman-teman! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!