Apa itu PHP? Dalam pengembangan website, salah satu bahasa pemrograman yang wajib Anda pelajari adalah PHP. Karena, bahasa pemrograman yang satu ini mampu membuat website Anda lebih dinamis. 

Dari tahun ke tahun, perkembangan website telah melewati transformasi yang sangat signifikan. Hal tersebut karena terdapat pengembangan bahasa pemrograman yang lebih mudah dipelajari dan sangat variatif. Para developer banyak menggunakan bahasa pemrograman ini untuk website lebih dinamis. 

Nah, bagi Anda yang belum tahu bahasa pemrograman yang satu ini jangan cemas. Sebab, kini sudah ada tutorial dasar mengenai fungsi, sintaks dasar, dan kelebihan memakainya. Selain itu, Anda dapat mempelajari penggunaan framework.


Apa itu PHP?

PHP atau Hypertext Preprocessor merupakan bahasa pemrograman yang mempunyai sifat open source. Selain itu, berjalan menggunakan server side scripting. 

Untuk penggunaannya, Anda dapat membuat aplikasi dengan basis website secara dinamis. Dengan demikian bisa terintegrasi memakai database.

PHP berguna  untuk membuat website berbagai  kebutuhan. Misalnya saja sistem informasi, landing page, dan ecommerce. Banyak yang  menggunakannya karena bahasa pemrograman ini berbasis server-side.

Selanjutnya server akan memproses script yang digunakan. Pada umumnya, jenis server yang sering digunakan adalah LiteSpeed, Apache, dan Nginx.

Setelah mengetahui apa itu PHP, lantas siapakah yang menjadi penciptanya. Rasmus Lerdorf adalah pencipta dari bahasa pemrograman tersebut.

Dia merupakan seorang ahli pemrograman bahasa C. Tujuan penggunaan bahasa pemrograman ini adalah mencatat banyaknya jumlah pengunjung yang masuk di halaman homepage atau brand.

Pada tahun 1995, PHP/FI telah rilis untuk membangun tampilan aplikasi web. Selain itu,  kemampuannya dapat  mendukung data pada MySQL dan melakukan pemrosesan form. 

Kemudian pada tahun 1997, pengguna internet semakin banyak. Lalu Rasmus Lerdorf menyerahkan pengembangan pada tim developer. meliputi Andi Gutmans and Zeev Suraski. 

Pada akhirnya tercipta versi  3.0. Memiliki dukungan terhadap database yang luas. Antara lain Oracle dan MySQL.

Hingga saat ini telah berkembang dukungan HTML5 dalam penggunaan website. Mulai dari versi 4.0 sampai versi 8.0.

PHP juga menyematkan fitur yang optimal dan lebih fungsionalitas. Bahasa pemrograman dapat menangani website lebih advanced. Tentunya menggunakan skala taik yang kompleks dan besar. 


Fungsi PHP

Setelah Anda mengenal apa itu PHP, tentu harus mengetahui  juga fungsinya. Pada umumnya, berfungsi dalam hal pengembangan website. 

Entah itu untuk website dinamis dengan berbagai fitur pendukung untuk toko online. Atau website statis seperti yang ada pada situs berita. Namun tidak akan memerlukan banyak fitur. 

Akan tetapi, pemakaiannya tidak terbatas pada pengembangan website saja. Namun berguna untuk membuat aplikasi pada komputer. Jadi, bahasa pemrograman yang satu ini mempunyai fleksibilitas tinggi. 


Sintaks Dasar PHP

PHP mempunyai aturan coding tersendiri. Kemudian, dasar untuk membuka dan menutupnya. Kode tersebut mempunyai arti khusus dan merupakan kode wajib yang harus ada untuk membuka program PHP. Sementra untuk mengakhirinya wajib menggunakan kode khusus dan menggabungkannya dengan bahasa pemrograman seperti HTML. 

Bahasa pemrograman mempunyai sintaks dan simbol yang hampir sama. Bahasa yang digunakan merupakan pengembangan sebelumnya.


Contoh Kode PHP

Apa itu PHP dan contoh kodenya dalam pemakaian dengan bahasa pemrograman lain sangat kompleks. Misalnya saja HTML memakai  editor kesukaan anda dan menyisipkannya 

Kode ini akan disisipkan dalam tubuh HTML. Adanya perintah echo maka browser akan menampilkan hasil teks berdasarkan instruksi. 

Meskipun banyak anggapan tentang bahasa penulisan skrip ini tidak mempunyai tujuan khusus, namun pengembng web banyak yang memakainya. Hal tersebut karena memiliki fitur yang mampu disematkan ke file HTML. 

Kemudian penggabungan antara CS dan HTML. Output yang diberikan akan mempunyai atribut CSS. Misalnya saja ukuran font dan warna.

Selanjutnya menggunakan kode gabungan dengan JavaScript. Selain itu, Anda juga bisa menggabungkan penggunaanya secara bersama-sama. Yakni antara HTML, CSS, dan JavaScript.


Kelebihan PHP

Apa itu PHP, apakah memiliki keunggulan? Ya, dalam penerapannya banyak sekali keunggulan dari bahasa pemrograman yang satu ini. Kelebihannya dalam hal merancang website sangat dinamis.

PHP ini terintegrasi dengan server secara umum. Kemudian mempunyai sistem basis data. Kelebihan lain adalah mempunyai sifat open source dan terkoneksi mudah dengan berbagai database. Misalnya saja Postgre, Oracle, MySQL, dan yang lainnya. 

Penggunaan PHP secara statistik di seluruh dunia mencapai sekitar 79% sebagai pengembang web. Dengan demikian, bahasa pemrograman ini  memiliki kemampuan untuk membaca dan mengirimkan data user menggunakan bermacam-macam sistem informasi. Agar dapat masuk ke dalam database dan koneksi server. 

Kelebihan lainnya adalah mempunyai komunitas yang besar. Bahasa pemrograman yang satu ini memiliki banyak blog dan forum yang membahasnya. Jadi, kaitannya dengan proses development anda tidak perlu cemas untuk mengajukan beberapa pertanyaan. 

Banyak programmer yang menggunakan PHP untuk dokumentasi lengkap. Karena bahasa pemrograman ini memiliki berbagai fungsi dan fitur menarik. 

Selain itu, banyak pula yang menggunakannya sebagai pembuatan blog, media sosial, sistem informasi, situs e-commerce, dan website dinamis yang lain. 

Banyak pengguna yang telah memakai bahasa pemrograman ini. Faktor yang mempengaruhi adalah PHP termasuk dalam bahasa yang mudah diakses siapa saja. Selain itu, mempunyai sifat yang open source. 


Struktur Penulisan PHP

PHP mempunyai dua jenis struktur penulisan. Apa itu PHP dari struktur penulisan? Pertama Native, kemudian yang berikutnya adalah Framework. 

PHP Native merupakan bentuk penulisan dengan memakai PHP mulai dari nol. Tujuannya untuk merancang sebuah halaman web. 

Para developer yang memiliki kemampuan khusus dalam hal coating biasanya sering menggunakan jenis PHP ini. Selain itu, penggunaan Native biasanya untuk menyusun sebuah algoritma dan struktur data yang lebih baik lagi. 

Dengan demikian memungkinkan untuk memiliki fungsionalitas tinggi. Kemudian dapat membuat alur kerangka kerja yang maksimal. 

Membahas tentang framework, maka akan lebih menitikberatkan pada rancangan sebuah alur kerja yang baik. Oleh karena itu, memungkinkan PHP bekerja dengan lebih akurat, cepat, dan optimal. Untuk membantu tugas dari pengembang aplikasi berbasis web, maka bahasa pemrograman ini  memiliki framework khusus. 

Banyak PHP populer yang hingga saat ini masih banyak yang menggunakannya. Misalnya saja Laravel, Symfony, Yii, Codelgniter, dan Zend framework. 

Hal positif dari penggunaan kerangka kerja yaitu dapat berjalan lebih cepat pada proses pengembangan software. Kemudian sistem keamanannya akan lebih terjamin. 

Jadi, alangkah lebih baik bial memulai pekerjaan memakai sebuah framework. Apalagi Anda mempunyai latar belakang yang mahir dalam bidang native. 

Bahasa pemrograman yang satu ini berguna untuk mengembangkan website yang dinamis. Selain itu, memungkinkan untuk berjalan pada server side scripting dengan struktur penulisan native dan framework.


Di era yang serba digital, tentu website menjadi salah satu aset penting, baik untuk personal maupun bisnis. Setelah membaca ulasan dari kami, tentu Anda sudah memahami apa itu PHP. Anda bisa mengikuti kursus di Coding Studio untuk membuat website yang kreatif dan modern.