Sebelum membahas mengenai pengertian apa itu JSON, ada baiknya kita menyimak terlebih dahulu bagaimana perjalanan sebuah teknologi. Pada zaman dahulu sangat masih jarang terjadi suatu pertukaran data antar web satu dengan web yang lain atau aplikasi.

Tetapi semenjak ada Extensible Markup Language (XML), sudah mulai banyak web yang menerapkan pertukaran data antar web. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan teknologi pertukaran data XML tersebut.

Setelah beberapa tahun kemudian hingga pada akhirnya memunculkan teknologi pertukaran data yang bernama JSON. Dari kemunculannya JSON tersebut bukan berarti XML hilang begitu saja. Lalu apa kegunaan JSON sendiri? Mari kita simak pembahasan berikut ini!


Apa Itu JSON?

JSON kependekan dari JavaScript Object Notation yang merupakan sebuah format untuk menyimpan atau mentransfer data. Berbeda lagi dengan XML maupun format lain yang memiliki kegunaan serupa.

Pasalnya JSON sendiri juga memiliki struktur data yang lebih sederhana dan mudah untuk kita pahami. Kemudian, format ini sering digunakan untuk API. 

Sementara itu JSON terdiri dari dua macam struktur yang berbeda yaitu daftar value berurutan dan kumpulan value yang berpasangan.

JSON sendiri juga tidak hanya bisa kita gunakan dengan menggunakan JavaScript saja. Selain itu ada beberapa macam bahasa pemrograman yang mampu mendukung format seperti Python, PHP, Perl, C++ dan Ruby.


Sejarah JSON

Setelah mengetahui apa itu JSON sebaiknya Anda juga harus tahu mengenai sejarah singkat mengapa bisa terlahir. Awalnya JSON kali pertama di populerkan oleh seorang yang bernama Douglas Crockford.

Ia merupakan seorang software engineer yang terlibat juga dalam pengembangan suatu bahasa pemrograman berupa JavaScript. Memang istilah JSON sendiri juga tidak hanya ditemukan oleh orang satu saja dan dulu namanya bukan itu.

Melainkan orang-orang zaman dahulu hanya bisa mengenal istilah itu adalah Objek JavaScript yang bisa dikirim melalui jaringan. Sejak munculnya teknologi yang bernama AJAX pada 2000, maka muncullah JSON pada tahun 2001 dan semakin populer hingga saat ini.


Fungsi JSON

Salah satu fungsi dari apa itu JSON adalah berguna untuk membaca data dari server web serta untuk menampilkan data pada halaman web. Nah, jika Anda akan membuat perangkat lunak, maka Anda perlu menggunakan JSON tersebut untuk format datanya.

Namun jika menggunakan format XML sepertinya sudah ketinggalan zaman karena itu sudah ada sejak lama. Sebab dalam sebuah kasus komunikasi dari server ke server akan lebih baik jika Anda menggunakan Apache Avro sebagai kerangka kerja.

Sehingga jika Anda menggunakan JSON adalah pilihan yang tepat dan kemungkinan besar juga masih sesuai dengan apa yang Anda butuhkan. Sementara jika menggunakan database berupa NoSQL, maka Anda juga akan terhambat dengan dan segala hal yang diberikan oleh database tersebut.

Karena JSON merupakan Format De Facto yang berguna untuk mengirim sebuah data browser maupun server web. Bahkan juga memiliki desain serta fleksibilitasnya yang lebih sederhana yang membuatnya lebih mudah untuk Anda baca dan pahami.


Penerapan dalam Bahasa Pemrograman

Biasanya apa itu JSON akan berguna untuk sebagai format standar serta untuk menukar data antar sebuah aplikasi. Meski demikian ternyata masih ada banyak fungsi lain dari istilah tersebut.

Sementara itu penerapan JSON juga cukup banyak misalnya untuk tempat sebagai penyimpanan data. JSON juga akan sebagai format guna bertukar data client dan aplikasi atau antar server.

Tidak hanya itu saja, melainkan juga sangat berguna untuk menyimpan sebuah konfigurasi project seperti file misalnya. Selain itu, untuk menyimpan konfigurasi serta penyimpanan sebuah data dalam Hugo. Sementara sebelum adanya JSON, maka XML-lah yang sering digunakan.


Komponen JSON

Untuk menyusun kode dari apa itu JSON, sebaiknya Anda perlu menggunakan komponen yang benar supaya program bisa berjalan lancar. Pasalnya di dalam objek JSON sendiri terdapat dua elemen inti yang berbeda, yaitu berupa Key dan Value.

Key sendiri merupakan salah satu komponen yang berupa string dan biasanya akan diawali dan diakhiri dengan menggunakan tanda kutip. Sementara itu, Value sendiri berupa string, boolean, number/angka, objek maupun array.

Untuk komponen pasangan antara Key dan Value yaitu Key/Value Pair yang akan mengikuti sintaks spesifik. Biasanya di elemen key akan diakhiri menggunakan tanda titik dua lalu di akhiri dengan Value. Jadi pasangan antara keduanya bisa dipisahkan dengan tanda koma.


Cara Menggunakan JSON

Setelah tahu dan paham mengenai apa itu JSON sebaiknya Anda mengetahui bagaimana menggunakannya untuk pemrograman. Seperti yang kita ketahui bahwa dari setiap bahasa pemrograman akan memiliki cara yang cukup berbeda-beda.

Di dalam JavaScript itu sendiri, Anda juga dapat menggunakan fungsi dari JSON.stringify() guna membuat JSON dari objek tersebut. Misalnya saja dalam Java, maka Anda dapat menggunakan Library JSON dan melakukan serialisasi serta deserialisasi data JSON.

Sementara itu, di dalam bahasa pemrograman Python, Anda bisa menggunakan modul JSON dan membuat atau membaca data tersebut. Untuk bahasa pemrograman PHP, Anda dapat menggunakan salah satu fungsi json_encode() guna menghasilkan JSON tersebut dari Array Asosiatif. Pada intinya, dari setiap bahasa pemrograman memang akan memiliki modul library dan fungsi tersendiri guna membuat atau membaca data JSON tersebut.


Utilitas Penggunaan JSON

Jika Anda ingin memeriksa atau memanipulasi data berkode JSON dengan secara langsung tanpa harus menulis kode sendiri. Pasalnya ada beberapa utilitas online yang bisa dengan mudah untuk membantu Anda.

Seluruh program yang sama dengan pustaka kode, Anda juga bisa memotong atau menempelkan kode JSON tersebut ke alat yang berbasis browser. Salah satunya untuk membantu Anda dalam memahami apa itu JSON lebih baik lagi serta melakukan analisis lebih cepat.

Keberadaan JSON sendiri juga tidak serta merta akan menggusur penggunaan XML juga sebagai alat untuk menukar data internet. Karena dengan kelebihan maupun kekurangan masing-masing, maka para programer juga berhak untuk memilih mana yang menurut mereka cocok dan baik.


Keuntungan Menggunakan JSON

Salah satu keuntungan yang bisa Anda rasakan adalah lebih cepat dan mudah untuk Anda gunakan. Sebab dalam programnya hanya cukup menggunakan tanda (->) saja sebagai sintaks.

Sehingga eksekusi dan parsing data tidak akan rumit dan mampu membuatnya untuk menjadi lebih ringan lagi dan dapat mengeksekusi respon cepat. Selain itu JSON juga didukung pula oleh berbagai macam jenis browser yang berbeda-beda tentunya.

Bagi Anda yang ingin melakukan bahasa pemrograman maupun hal lain, maka bisa menggunakan Coding Studio yang akan memudahkan Anda. Karena keberadaannya juga mampu untuk meningkatkan lagi skill Anda supaya lebih baik lagi dan maju.

Bagaimana setelah mengetahui pengertian maupun hal lain mengenai apa itu JSON? Apakah Anda siap untuk menggunakan? Sebab semua cara-cara maupun fungsi sudah kita bahas pada pembahasan awal.