Halo, Learners! Bicara soal industri 4.0 tentu kita tidak akan pernah kehabisan topik. Banyak bidang teknologi yang memainkan peranan penting dalam mewujudkan era industri 4.0, dimana dunia fisik akan terintegrasi dengan internet dan banyak hal dalam kehidupan akan terotomatisasi karena berbasiskan kecerdasan buatan. Secara tidak langsung, era industri 4.0 juga akan membuka banyak lapangan pekerjaan yang tentunya menjanjikan, lho! Kira-kira, apa saja ya profesi yang menjanjikan di era industri 4.0 yang serba digital ini? Yuk kita bahas!

1. Programmer

Programmer merupakan profesi yang saat ini masih banyak digandrungi dan akan terus diminati di era industri 4.0 nanti. Selain karena gaji dari seorang programmer yang terbilang menarik, kebutuhan akan tenaga programmer juga akan terus meningkat, karena program baik itu berbasis desktop, web, atau mobile app merupakan core bisnis dari setiap industri yang berjalan di era digital. 

Sebagaimana kita tahu mulai dari industri transportasi, kesehatan, travel, logistik, food & beverages, dan lainnya sudah tidak ada yang tidak menggunakan software dalam menjalankan layanannya. Tenaga programmer akan terus meningkat kebutuhannya seiring meningkatnya proses digitalisasi layanan-layanan perusahaan di era industri 4.0 yang sudah di depan mata ini. Untuk menjadi tenaga programmer yang kompeten, teman-teman bisa memulai dari memilih terlebih dahulu domain dari programming apa yang ingin teman-teman tekuni.

2. Data Scientist

Profesi data scientist mendapat julukan sebagai “the sexiest job of 21st century” oleh Harvard Business Review. Lho kok bisa? Karena tak ada perusahaan yang mengambil keputusan perusahaannya tanpa data! Karena itu, kebutuhan dan gaji seorang Data Scientist pun jumlahnya terus meningkat. 

Sebenarnya, apa sih yang dilakukan oleh seorang data scientist? Data scientist bekerja dengan data, mulai dari mengeksplorasi data, mengolah data, interpretasi data, hingga mengambil insight dari data dan menuangkannya ke visualisasi data yang nantinya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan perusahaan. Dengan kata lain, seorang data scientist berperan secara tidak langsung terhadap pengambilan keputusan suatu perusahaan. Mungkin teman-teman bertanya, seorang Data Scientist pastilah harus seorang yang berlatar-belakang matematika. Nyatanya, tidak demikian. Siapapun bisa menjadi seorang data scientist. Tetapi, tentunya teman-teman harus bisa menunjukkan kemampuan dan kapabilitas yang oke serta semangat belajar yang tinggi ya!

3. Digital Marketer

Media marketing konvensional seperti brosur, spanduk, bahkan telemarketing sudah mulai ditinggalkan. Tentu bukan berarti media marketing konvensional sudah tak ada lagi, namun karena exposure audience sekarang sudah banyak bergeser ke dunia digital, lebih-lebih di media sosial. Tentu tujuan dari marketing adalah agar suatu brand dikenal luas oleh audience. Maka ‘campaign’ marketing haruslah dijalankan di mana terdapat ‘crowd’. Dan di era industri 4.0, ‘crowd’ itu tentulah banyak menghabiskan waktu di internet dan media sosial. Oleh karena itu, tenaga seorang digital marketer yang tahu bagaimana mendesain digital campaign yang tepat untuk brand yang diusung, serta pada platform apa audience-nya berkumpul, menjadi tenaga yang akan semakin dibutuhkan di era industri 4.0.

4. AI Engineer

Teman-teman pasti tahu Tesla kan? Itu lho perusahaan mobil listrik yang dalam beberapa tahun terakhir cukup menarik perhatian! Bukan hanya karena sosok CEO-nya yaitu Elon Musk yang cukup “nyentrik”, tetapi juga karena produk mobil Tesla yang inovatif di mana ia memiliki fitur autopilot dengan berbasis Artificial Intelligence. Tentu untuk mewujudkan mobil yang bisa berjalan sendiri dengan navigasi yang canggih tidaklah instan. Dibutuhkan tangan dingin seorang AI Engineer dalam mendesain sistem dan algoritma yang rumit serta mempertimbangkan banyak parameter ketika mobil itu benar-benar dilepas di jalanan. Dan kabar baiknya, tenaga seorang AI Engineer tentu bukan akan semakin menurun, tetapi malah akan menjadi salah satu profesi yang menjanjikan di era industri 4.0. yang sudah di depan mata. Artificial Intelligence juga bisa diterapkan di banyak bidang. Dan tentunya, gaji seorang AI Engineer itu fantastis loh teman-teman!

5. UI/UX Designer

Yang menjadi reputasi layanan suatu perusahaan digital dengan customer-nya adalah interface dan pengalaman pengguna, baik itu untuk layanan berbasis web, desktop, ataupun mobile. Pengguna akan bisa menilai baik tidaknya layanan suatu perusahaan digital dari pengalaman mereka menggunakan aplikasi perusahaan digital tersebut. Apakah tampilan (UI) dari layanannya sesuai dengan selera user, apakah pengalaman penggunaan (UX) layanannya baik, tidak rumit digunakan, dan lain-lain. 

Di era industri 4.0 dimana semua industri mau tidak mau harus go digital, perancangan UI/UX yang baik dari suatu layanan menjadi mutlak diperlukan, agar layanannya dapat bersaing dan memenuhi selera pengguna. Di sinilah tenaga seorang UI/UX designer dibutuhkan. UI Designer lebih menitikberatkan pada tampilan. Mereka mendesain apa yang akan pengguna lihat. Sedangkan UX Designer lebih ke pengalaman pengguna. Mereka mempertimbangkan berbagai macam parameter agar ketika pengguna menggunakan layanan mereka, pengguna akan mendapatkan pengalaman yang mengesankan dan akan bersedia untuk terus menggunakan layanan mereka. Tentunya, gaji seorang UI/UX Designer yang berpengalaman tak main-main loh teman-teman!Nah, itulah 5 profesi yang menjanjikan di era industri 4.0. Tentu masih banyak profesi yang menjanjikan lainnya di era industri 4.0 yang mungkin tidak penulis sebutkan. Tapi, semoga artikel ini bisa memberikan referensi ya untuk teman-teman yang sedang mempertimbangkan untuk mengasah keahlian dan atau mengubah karier untuk menjawab demand tenaga profesional di era industri 4.0 yang sudah di depan mata ini. Semoga bermanfaat!